Tanda-Tanda Kiprok Rusak dan Cara Memperbaikinya

  • Whatsapp
tanda kiprok rusak

Tanda-tanda Kiprok Rusak – Mungkin sebagian orang masih asing dengan komponen ini. Padahal fungsi kiprol sangatlah penting. Salah satu fungsi utama nya adalah mengatur arus pada rangkaian listrik yang ada di motor. Kiprok ini akan menjadi pengatur semua arus yang dibutuhkan pada sistem kelistrikan motor. Bagian ini akan menjadi penstabil arus, penyearah arus, bahkan menjadi penjaga berapa besaran arus yang akan masuk ke aki.

Kerusakan pada kiprok akan membuat kelistrikan motor menjadi terganggu. Dari lampu yang meredup bahkan yang paling parah adalah motor menjadi mati total. Kiprok yang rusak bisa membuat motor tidak bisa dihidupkan bahkan menggunakan kick starter sekalipun.

Pengertian Kiprok

Kiprok sendiri merupakan bagian kelistrikan yang ada pada motor. Di dalam kiprok terdapat beberapa part elektronik seperti resistor, dioda, dan transistor. Fungsi utama dari kiprok ini adalah sebagai penghubung dengan spul dan untuk mengarahkan arus listrik. Jika kiprok ini mengalami kerusakan maka sudah jelas sistem kelistrikan pada motor pun akan terganggu.

Sebagian orang juga mengenal kiprok dengan sebutan rectifier regulator. Karena fungsi nya maka bagian ini akan sangat berpengaruh dengan keawetan dari aki. Dalam banyak kasus, jika muncul masalah dengan kelistrikan dan pengapian maka komponen ini lah yang harus diperiksa.

Fungsi Kiprok

Secara sederhana bisa dijelaskan jika fungsi kiprok ini adalah untuk menstabilkan arus dan tegangan sebelum masuk ke aki. Aki harus mendapatkan arus yang sesuai dengan kebutuhan nya. Jika terlalu besar maka akan menyebabkan overcharging namun jika terlalu lemah justru akan menyebabkan aki menjadi tekor.

Fungsi lain dari kiprok juga adalah untuk menyearahkan arus. Jika sumber listrik berasal dari spul maka arus yang dihasilkan adalah AC. Di sini tugas kiprok adalah mengubah arus tersebut menjadi DC. Hal tersebut karena listrik yang akan disimpan pada aki haruslah DC. Ada beberapa jenis motor di mana lampu depan nya masih menggunakan sumber AC. Pada kasus seperti ini maka fungsi dari kiprok adalah menjaga kestabilan arus yang masuk ke lampu.

Tanda-Tanda Kiprok Rusak

Karena peran nya yang sangat penting, tidak aneh jika kerusakan pada komponen ini sangatlah dihhindari. Ketika komponen kiprok ini rusak maka akan ada beberapa gejala yang muncul. Beberapa tanda kiprok rusak diantara nya adalah :

1. Aki Tekor

Salah satu tanda yang muncul ketika kiprok rusak adalah aki yang menjadi tekor. Pada kondisi kiprok yang normal maka tegangan baterai akan stabli pada 12 volt. Namun ketika kiprok mengalami kerusakan maka input listrik tidak bisa memenuhi kebutuhan yang ada. Inilah yang akan membuat listrik di dalam baterai terkuras dan menyebabkan aki menjadi tekor.

2. Lampu Meredup dan Kelistrikan Melemah

Tanda lain yang mengindikasikan kerusakan pada kiprok adalah lampu kendaraan yang meredup dan juga arus kelistrikan menjadi lemah. Biasanya ketika kiprok melemah maka sumber kelistrikan akan disuplai dari tegangan sisa yang ada baik dari kiprok ataupun baterai.

Lama kelamaan tegangan akan melemah. Arus listrik pun akan ikut melemah, salah satu tanda nya adalah dengan lampu yang mulai meredup. Pada beberapa kasus, lampu akan kembali terang ketika Anda menarik gas hingga RPM menjadi tinggi.

Hal seperti itu juga akan membuat aki menjadi tekor. Jika tidak diperiksa dengan benar, kebanyakan orang akan menyalahkan aki sebagai sumber masalah. Inilah mengapa dalam kondisi seperti ini pengecekan kendaraan harus dilakukan dengan benar dan seteliti mungkin.

3. Motor Tidak Bisa Distarter

Jika kondisi kiprok yang melemah maka motor masih bisa distarter atau setidaknya masih bisa menggunakan kick starter.

Pada kondisi tersebut sumber kelistrikan akan disuplai dari tenaga sisa yang ada pada kiprok. Namun ketika kiprok sudah benar – benar rusak maka tidak ada lagi sumber tegangan yang menyuplai kebutuhan kelistrikan pada motor.

Akibat hal ini adalah ketika tegangan aki benar – benar drop karena kiprok rusak maka motor akan mogok dan mati total. Bahkan tidak bisa dihidupkan meskipun menggunakan kick starter.

Mesin motor membutuhkan listrik terutama untuk sistem pengapian. Jika tidak ada listrik maka tidak ada api pada busi hal ini karena sistem pengapian yang tidak berfungsi.

4. Overcharging

Hal lain yang juga menjadi tanda dari rusak nya kiprok adalah regulator yang mengalami overcharging. Overcharging ini merupakan kondisi di mana kiprok tidak mampu mengatur besaran arus listrik dari altenator. Gejalan overcharging ini akan dirasakan terutama pada saat RPM sedang tinggi. Beberapa gejala overcharging ini diantara nya adalah :

  • Lampu putus. Lampu motor memiliki batas maksimal tegangan. Biasanya batas tersebut berada di 15 volt. Ketika ada tegangan yang lebih dari 15 volt maka lampu akan langsung putus.
  • Suara mesin kasar. Hal ini akan dirasakan ketika mesin di gas. Kondisi pengapian menjadi tidak stabil karena input tegangan yang menjadi lebih besar. Hal ini akan menyebabkan percika api pada busi menjadi tidak terkendali. Ini yang akan menyebabkan suara mesin menjadi kasar bahkan bisa menjadi penyebab knocking.

Baca juga : Sistem Pengapian CDI

Cara Memperbaiki Kiprok Yang Rusak

Setelah mengetahui tanda kiprok rusak maka Anda juga harus paham bagaimana cara memperbaiki nya. Pada dasar nya karena kiprok ini merupakan alat kelistrikan maka untuk membenarkan nya pun perlu pemahaman akan kelistrikan.

Jika masalah pada kiprok ini muncul maka biasanya hal ini terjadi karena ada bagian di dalam nya yang terbakar. Secara visual hal ini akan dengan mudah terlihat. Cukup dengan melepaskan bagian kiprok nya saja.

Untuk memperbaiki nya maka Anda harus paham jika di dalam kiprok terdapat beberapa komponen elektronika seperti resistor, IC, transistor, dan juga dioda. Rangkaian elektronika pada kiprok ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan rangkaian elektronika yang lain nya.

Jika Anda paham dengan elektronika maka cukup mengganti komponen yang rusak dengan komponen yang nilai nya sama. Namun jika Anda tidak memiliki pemahaman tersebut maka langkah yang bisa diambil adalah dengan melakukan penggantian komponen secara keseluruhan. Pada dasar nya bagian kiprok ini memang tidak didesain untuk diperbaiki part per part. Mengganti bagian secara utuh akan lebih sering dilakukan.

Penggantian unit ini juga lebih disarankan karena setiap motor memiliki model serta jalur kabel kelistrikan yang berbeda. Baik dalam penggunaan warna maupun jumlah. Dalam hal ini proses penggantian secara penuh dinilai jauh lebih aman daripada harus mengganti komponen per komponen.

Salah satu cara untuk menjaga kiprok Anda awet adalah dengan berkendara dengan kecepatan standar. Hal ini akan membuat kiprok tidak cepat aus. Berkendara dengan kecepatan standar juga sudah bisa memenuhi semua kebutuhan listrik.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang tanda kiprok rusak. Dengan paham gejala nya setidak nya Anda bisa langsung melakukan penanganan dengan cepat dan terhindar dari masalah yang lebih besar.

Baca juga : Fungsi Alternator Sistem Pengisian

Pos terkait