15 Tanda Rem Mobil Harus di Cek Ke Bengkel

  • Whatsapp
tanda rem mobil harus di cek

Apa tanda-tanda rem mobil harus di cek atau diganti? Salah satu komponen pada mobil yang mempunyai kegunaan sangat penting dan membutuhkan perhatian khusus para penggunanya yaitu bagian kampas rem.

Jika kampas rem mobil berada pada kondisi yang tidak baik, maka hal ini akan membuat ketidaknyamanan selama berkendara. Ada beberapa tanda rem mobil harus di cek selain rasa tidak nyaman.

Muat Lebih

Kampas rem memang harus rutin diganti agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti rem tidak pakem atau bahkan sampai rem blong. Penggantian kampas rem biasanya direkomendasikan agar dilakukan secara rutin, mengingat fungsinya yang sangat vital pada kendaraan, yaitu untuk menghentikan putaran roda.

Sehingga wajar saja jika kampas rem akan lebih mudah habis atau terkikis. Bahkan Kamu pun juga harus menggunakan rem mobil dengan tepat supaya tidak mempercepat kampas rem habis.

Cepat atau tidaknya kampas rem akan habis tergantung dari intensitas pemakaian, bahkan penggunaan atau model mengendarai kendaraan juga berpengaruh terhadap cepat tidaknya kampas rem.

Selanjutnya, performa mobil tidak akan bekerja dengan baik apabila bagian kampas rem mobil habis. Dalam kondisi ini tentu akan sangat membahayakan bagi keselamatan pengendara mobil. Terlebih lagi ketika dikendarai pada kecepatan yang tinggi.

Banyak kasus-kasus kecelakaan terjadi akibat rem yang bermasalah, untuk itulah pentingnya kita mengetahui tanda-tanda rem perlu di cek berikut ini. Sehingga kita bisa mengantisipasinya dan minimal dapat meminimalkan risiko kecelakaan akibat rem mobil yang bermasalah.

Tanda Rem Mobil Harus di Cek dan Diganti

Supaya Kamu lebih mudah untuk mengenali tanda bahwa rem mobil harus di cek, baca sampai selesai penjelasan berikut ini ya:

1. Rem Tidak Pakem

Tanda yang paling sering terjadi, ya rem tidak pakem atau kurang pakem. Kondisi seperti ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti kampas rem habis, kebocoran pada sistem, sistem kemasukan udara, kerusakan pada master silinder atau kerusakan pada wheel cylinder.

Rem yang tidak pakem tentu akan membahayakan pengemudi dan penumpang, maka jika kamu menemukan kondisi seperti ini sebaiknya langsung dicekkan saja agar langsung diperbaiki.

2. Rem Ngocok

Tahu kan maksudnya rem ngocok itu gimana? Rem ngocok artinya rem membutuhkan beberapa kali pijakan agar pakem (berfungsi), misal butuh 3 kali injakan baru bisa pakem.

Penyebab utama rem ngocok adalah setelan kampas yang kurang tepat, bisa juga kampas rem yang terlalu tipis sehingga diperlukan beberapa langkah untuk benar-benar membuat kampas rem bersentuhan dengan tromol rem jika itu pada rem jenis tromol.

3. Pijakan semakin dalam

Jika kamu menginjak rem terlalu dalam, maka hal ini bisa dijadikan sebagai tanda rem mobil harus di cek karena kampas rem pada mobil telah habis. Kamu bisa membedakan antara pijakan rem yang semakin dalam dengan pijakan rem yang sebelumnya.

Pijakan pedal rem yang semakin dalam ini normal, karena kampas rem akan semakin tipis dan piston rem pun juga semakin maju. Yang jadi masalah adalah ketika pedal rem semakin dalam terjadi secara tiba-tiba, kemungkinan besar bisa terjadi pada master cylindernya atau pada bagian wheel cylindernya. Jika dalam kondisi ini maka jangan menunda untuk melakukan pergantian kampas rem.

4. Rem mengalami getar

Getaran-getaran pada mobil dapat terjadi pada saat kampas rem sudah mulai habis atau terkikis. Hal ini akan terasa apabila kamu mengendarai mobil pada kecepatan yang sangat tinggi dan melakukan pengereman saat itu juga.

Apabila kampas rem telah habis maka permukaan nya akan menjadi tidak rata. Bahkan Kamu pun juga akan seringkali merasakan getaran tersebut sampai di bagian setir mobil jika kondisinya sudah sangat parah.

pengecekan rem cakram
Gambar ilustrasi pengecekan rem cakram mobil

5. Mengeluarkan bunyi

Bunyi yang disebabkan oleh rem yang aus akan muncul ketika kamu melakukan pengereman. Sementara untuk suara yang timbul hampir mirip seperti logam yang mengalami gesekan antara logam yang satu dengan logam yang lainnya.

Bisa juga berbunyi “cit cit cit”, yang pasti bunyi diakibatkan karena kampas rem pada mobil telah habis sehingga logam pada kampas rem akan bergesekan dengan logam pada cakram.

Baca juga : 4 Penyebab rem bunyi

Apabila hal ini dibiarkan secara terus-menerus maka akan mengeluarkan bunyi bunyi yang lebih mengganggu. Bahkan untuk kerusakan pada komponen mobil yang lainnya pun juga dapat terjadi.

6. Penurunan pada minyak rem

Gambar ilustrasi pengecekan jumlah minyak rem mobil
Gambar ilustrasi pengecekan jumlah minyak rem mobil

Tanda rem mobil harus di cek yaitu jumlah minyak rem mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan apabila kampas rem sudah mulai habis dan terkikis minyak rem akan turun sedikit demi sedikit.

Selain akibat menipisnya kampas rem, berkurangnya minyak rem juga bisa disebabkan karena kebocoran sistem. Coba cek deh ada rembesan atau tetesan minyak rem atau tidak?

Sebaiknya Kamu mulai mengenali hal ini supaya kampas rem dapat segera diganti dengan yang baru apabila kampas rem sudah habis. Apabila kamu telah menggantikan kampas rem dengan yang baru maka kamu bisa menambah minyak rem kembali sampai batas full. Untuk itu pentingnya bagi para pemilik mobil untuk melakukan pengecekan kampas rem.

7. Terdapat serbuk kampas

Tanda lain yang bisa kamu kenali yaitu adanya serbuk kampas yang ada di bagian pelek mobil paling dalam. Serbuk kampas diakibatkan karena tidak normalnya gesekan antara kampas rem dengan caliper, bisa karena kemasukan kerikil atau benda-benda yang lain.

Apabila mobil kamu sudah berada dalam kondisi seperti ini maka jangan menunda lagi karena kamu harus segera mengganti bagian kampas rem mobil supaya tidak menimbulkan kerusakan yang dapat merembet ke bagian komponen mobil yang lain.

Kamu harus segera membawanya ke bengkel supaya mendapatkan penanganan yang intensif. Sebaiknya kamu tidak menunda dalam melakukan perbaikan agar terus akan segera ditangani dengan baik.Sangat disarankan bagi kamu untuk datang ke bengkel resm

8. Kampas rem semakin menipis

Tanda yang menunjukkan ciri paling jelas ketika kampas rem membutuhkan pengecekan atau pergantian yaitu kondisi kampas rem yang semakin menipis.

Jika ketebalan dari kampas rem telah menipis maka mau tidak mau kamu harus segera menggantinya dengan kampas rem yang baru. Untuk melihat ketebalan dari kampas rem mobil tidak perlu membawa ke bengkel.

Apabila kamu belum mengetahui bagaimana cara untuk melihat ketebalan kampas rem maka kamu bisa melihat dari celah yang ada di bagian velg melalui penggunaan senter. Dengan cara ini Kamu tidak perlu untuk membuka roda. Untuk penggantian rem kampas dapat diganti apabila ketebalan pada kampas berada pada kisaran 2,5 mm hingga 3mm.

9. Cakram mengalami gesekan

Tanda selanjutnya yang bisa kamu kenali yaitu bagian cakram mengalami gesekan yang disebabkan karena bagian tromolnya yang tidak berada dalam kondisi bersih.

Untuk itu selalu disarankan bagi kamu untuk membersihkan tromol dan penampang cakram secara rutin supaya tetap berada dalam kondisi yang bersih.

Pada kondisi ini biasanya beban kampas akan sedikit terasa berat karena tekanan kampas tidak sama rata.

10. Bau Kampas Rem Terbakar

Untuk tanda kampas rem perlu dicek dan diganti selanjutnya yaitu kemunculan bau tajam di bagian kampas rem. Hal ini seringkali terjadi apabila melakukan pengereman secara berulang-ulang.

Terlebih lagi jika Kamu sedang mengendarai nya di jalanan yang menanjak seperti gunung atau jalan terjal. Dalam kondisi inilah yang dapat meningkatkan temperatur di bagian kampas rem mobil. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus maka tidak hanya menimbulkan bau yang tajam saja, namun juga menghasilkan panas yang berlebihan akibat performa mobil yang tidak baik.

Untuk mengatasi hal ini maka Kamu harus mengatasinya dengan mengganti kampas rem. Ketika ingin melakukan pemeriksaan maka sebaiknya tunggulah hingga kampas rem dalam kondisi dingin. Cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi kampas rem secara langsung yaitu dengan mengecek kondisi rem mobil itu sendiri.

11. Pelek Panas Banget

Pernahkah mengalami pelek panas? Ini biasa terjadi ketika mobil diajak untuk menjelajahi pegunungan. Namun, bisa juga terjadi pada kondisi jalan normal. Penyebabnya adalah piston rem yang macet atau piston rem tidak mau kembali ke posisi semula. Akibatnya kampas rem akan terus tertekan dan bergesekan dengan caliper pada rem cakram atau dengan tromol rem pada jenis rem tromol.

Jika terus bergesekan tentu akan menimbulkan panas bukan? Panasnya ini akan menjalar sampai ke pelek. Selain panas, sebenarnya bisa juga dirasakan melalui performa mesin yang terasa berat.

12. Pelek Kotor Akibat Minyak Rem

Kebocoran pada sistem rem membasahi tromol dan pelek
Kebocoran pada sistem rem membasahi tromol dan pelek

Saya sempat menemui beberapa kendaraan yang karena remnya mengalami kebocoran membuat pelek sangat kotor dan berbau minyak rem. Jika pelek roda mobil Anda sangat kotor dan ditemukan indikasi kebocoran sistem rem, sebaiknya segera diperiksa yaa.

Baca juga : Begini kondisi rem tromol apabila rem bocor

13. Injakan Rem Terasa Berat/Gangguan Pada Booster Rem

Mobil-mobil sekarang umumnya memakai booster rem untuk meningkatkan daya tekan pedal rem, sehingga injakan pedal rem terasa lebih ringan. Jika disuatu hari kamu menemukan gejalan rem terasa berat sekali, patut dicurigai terjadi masalah pada booster remnya.

Namun, kerusakan pada booster rem ini terbilang jarang terjadi. Paling sering adalah pada komponen utamanya seperti master silinder, caliper dan kampasnya.

14. Setir Banting Kesalahsatu Sisi ketika Di Rem

Pada rem jenis tromol ada langkah penyetelan rem atau penyetelan jarak kampas dengan tromol rem. Ketika penyetelannya tidak sama antara kiri dan kanan maka bisa menyebabkan setir banting kesalah satu sisi ketika di rem.

Kondisi ini juga bisa disebabkan ketika salah satu roda remnya bermasalah, misal roda sisi kiri terjadi kebocoran sementara sisi kanan normal. Maka ketika di rem, mobil akan cenderung belok ke kanan.

15. Handrem Tidak Pakem

Handrem atau rem tangan akan sangat berguna ketika parkir atau berhenti di turunan/tanjakan. Tanpa handrem kita akan kerepotan, harus mengganjal lah, harus tekan rem terus lah. Untuk itu handrem ini harus berfungsi dengan baik.

Dengan mengenali tanda rem mobil harus di cek, maka kamu dapat mengetahui apakah kampas rem pada mobil perlu diganti atau tidak. Namun sayangnya tidak semua pemilik mobil dapat melakukan hal ini karena mengingat minimnya informasi seputar otomotif atau mobil. Namun kamu tidak perlu khawatir karena dengan datang ke suku cadang atau bengkel resmi Kamu bisa menanyakan hal ini secara mendetail.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *