29+ Macam SST (Special Service Tools) dan Fungsinya

  • Whatsapp
macam-macam sst di bengkel otomotif

Macam-macam SST dan Fungsinya – Pernahkah Anda kesulitan ketika akan membuka filter oli?. Mungkin kebingungan Anda akan bertambah karena tidak menemukan kunci yang pas. Ini merupakan hal yang wajar.

Karena untuk membuka filter oli diperlukan alat khusus. Alat tersebut biasa disebut dengan SST atau Special Service Tools. Singkatnya alat – alat tersebut diciptakan khusus untuk melakukan pekerjaan yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan alat standar

Pengertian SST (Special Service Tools)

SST atau special service tools, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa SST adalah alat yang didesain khusus untuk melakukan suatu pekerjaan, dimana pekerjaan tersebut tidak bisa dilakukan jika hanya mengandalkan alat yang standar sehingga membutuhkan alat khusus.

Biasanya, SST ini akan digunakan untuk melakukan pekerjaan yang rumit atau untuk melepas dan memasang suatu komponen penting yang kompleks. Fungsi utama nya tentu saja untuk mempermudah pekerjaan tersebut. Salah satunya adalah alat untuk mengganti filter oli. Tentu saja akan sangat merepotkan bukan jika membuka filter oli menggunakan alat standar?

Dengan SST pekerjaan servis kendaraan di bengkel dapat diselesaikan dengan cepat, tepat dan efisien tanpa merusak komponen yang sedang dikerjakan.

Pemilihan SST kendaraan sangat ditentukan oleh jenis pekerjaan, model serta spesifikasi kendaraan. Jenis pekerjaan yang dimaksudkan adalah pekerjaan pemongkaran, perakitan, penyetelan dan lain sebagainya.

SST sendiri terdiri dari banyak jenis. Setiap jenis tentu memilik peruntukannya masing – masing. Setiap alat biasanya hanya bisa untuk satu pekerjaan. Inilah mengapa alat tersebut menjadi spesial. Bahkan tidak jarang ada orang yang sengaja membuat SST dengan versi dirinya sendiri hanya untuk memudahkan pekerjaannya.

Macam – Macam SST dan Fungsinya

Ada banyak SST yang biasa dipakai di bengkel. Namun secara umum ini beberapa SST yang akan sering digunakan.

1. Bearing Puller Attachment

Bearing Puller Aachment
Gambar 1 Bearing Puller Atachment

Bearing Puller Atachment adalah alat yang didesain untuk melepas bearing yang posisi nya sulit dijangkau. Bearing puller attachment ini akan digunakan ketika posisi bearing tidak bisa dijangkau oleh puller biasa. Cara kerja dari alat ini adalah dengan memasang bearing splitter sedemikian rupa sampai bearingnya lepas.

Untuk melepas bearing dari tempatnya cukup dengan mengencangkan baut pengikat pada bearing splitter sampai mendorong bearing untuk lepas dari tempatnya.

2. Bearing Cup Puller

Gambar 2 Bearing Cup Puller
Gambar 2 Bearing Cup Puller

Alat ini fungsinya hampir mirip dengan bearing puller attachment. Namun penggunaannya berbeda. Bearing cup puller akan digunakan untuk melepas bearing.

Area tersebut akan membuat bearing harus didorong dari dalam untuk melepasnya. Cara menggunakan alat ini  adalah dengan memasukan kaki – kaki ke silinder tempat bearing lalu tarik tuas sampai bearing terlepas.

3. Oil Seal Puller

oil seal puller
Gambar Oil Seal Puller

SST lainnya yang juga sering digunakan adalah oil seal puller. Fungsinya adalah untuk melepas seal perapat pada oli. Biasanya alat ini akan melepas seal oli pada bagian seperti transmisi, kaki, dan lainnya.

Bentuk alat ini mirip dengan palu dengan ujung yang lancip dan melengkung. Ujung dari alat ini lah yang akan digunakan untuk mengambil seal oli yang letaknya sulit dijangkau.

4. Universal Puller

Gambar Universal Puller
Gambar 4 Universal Puller

Ini merupakan spesial tool yang diciptakan untuk mempermudah pelepasan ataupun pemasangan dari sebuah komponen dengan menghindari cara memukul atau menekan yang tidak rata.

Alat ini akan bekerja denga cara menarik komponen di mana setiap kaki alat ini akan dipasang pada tiap sisi komponen. Hal ini lah yang akan membuat proses penekanan menjadi rata.

Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memanfaatkan setiap kaki yang dipasang pada tiap sisi komponen. Kaki – kaki tersebut akan terhubung dengan baut yang ada di tengah. Baut ini nantinya akan diputar menggunakan kunci ring. Semakin dalam baut masuk maka komponen tersebut akan semakin tertarik dan nantinya akan terlepas.

6. Clutch Aligning Tool / Center Clutch

Gambar Center Clutch
Gambar Center Clutch

Center clutch adalah alat yang fungsi untuk meletakan plat kopling dan melihat apakah posisinya sudah benar atau belum. Alat ini akan memastikan posisi kopling berada di tengah sebelum memasang baut penekan.

Tujuan dari hal ini adalah ahat pemasangan transmisi menjadi mudah. Cara kerja dari alat ini adalah dengan dimasukan ke lubang poros transmisi. Lalu dilakukan pengencangan baut pada plat yang akan membuat posisi kampas kopling menjadi berada di tengah.

7. Sliding Hammer

Gambar Sliding Hammer
Gambar 7 Sliding Hummer (https://uniortools.com/)

Alat ini merupakan SST yang bertujuan untuk melepas sebuah bagian yang tidak terdapat bagian atau permukaan untuk melakukan tekanan balik. Alat ini biasa digunakan ketika akan melepas bagian seperti bearing roda.

Cara kerja dari alat ini adalah dengan menghubungkan bagian handle yang terdapat pengait ke bagian komponen yang akan dilepas. Kemudian gerakan bagian hammer untuk membuat komponen terlepas.

8. Piston Ring Compressor

Gambar Piston Ring Compressor
Gambar 8 Piston Ring Compressor

Piston Ring Compression adalah alat yang digunakan untuk menekan ring piston saat dipasang. Tujuannya agar ring piston bisa masuk ke dalam silinder. Alat ini berbentuk silinder yang ukurannya bisa disesuaikan dengan ukuran piston.

Cara kerja alat ini juga cukup sederahana. Tinggal memasukan alat ini ke dalam piston yang telah dipasang ring dan ring oli. Gunakan kunci L untuk membuat ring compressor menekan ring piston. Masukan piston yang sudah ditekan ke lubang silinder lalu tekan piston tersebut sampai masuk ke dalam silinder seluruhnya.

9. Piston Ring Plier

Gambar 9 Piston Ring Plier
Gambar 9 Piston Ring Plier

Ini merupakan alat yang digunakan untuk melepas ataupun memasang ring piston agar tidak rusak. Alat ini dibuat dengan desain sedemikian rupa agar bisa memberikan tekanan yang merata pada ring piston.

Cara penggunaan alat ini juga cukup sederhana. Masukan ring piston ke bagian ujung alat. Pastikan celah piston berada pada bagian dalam. Lalu tekan handle sampai ring piston melebar. Setelah itu masukan ring piston ke dalam torak.

10. Oil Filter Remover

oil filter remover
Gambar 11 Oil Filter Remover

Oil filter remover adalah special service tools yang digunakan untuk melepas dan memasang filter oli. Alat ini digunakan untuk memudahkan proses pelepasan dan memastikan tidak ada kebocoran pada saat proses pemasangan. Ada banyak bentuk dari filter oli. Bentuk alat ini pun akan menyesuaikan dengan bentuk filter oli yang ada.

12. Coil Spring Compresor

Gambar coil spring compressor
Gambar 12 Coil Spring Compressor (Amazon.com)

Ini merupakan alat yang berfungsi untuk membuat tekanan pada pegas koil. Guna alat ini adalah untuk membantu memudahkan proses pemasangan bagia shock absorber.

Alat ini juga berfungi untuk menjaga agar pegas tidak loncat saat komponen dari suspensi lain dilepas. Cara kerja alat ini juga cukup mudah. Hanya dengan memasang pengait apda bagian pegas suspensi lalu kencangkan baut sampai pegas menjadi tertekan.

Baca juga : Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil

13. Ball Joint Separator

Gambar Ball Joint Separator
Gambar Ball Joint Separator

Dengan melihat namanya saja sudah terlihat jika fungsi utama alat ini adalah untuk melepas ball joint. Ball joint sparator ini juga memiliki tiga jenis yaitu ball joint splitter puller, splitter scissor, dan fork. Semua jenis ini memiliki fungsi yang sama.

14. Tie Rod Remover

Gambar Tie Rod Remover
Gambar Tie Rod Remover

Tie rod remover adalah alat spesial yang digunakan untuk melepas tie rod. Cara kerja alat ini cukup dengan memasangkannya pada ball joint tie rod  lalu kencangkan baut sampai menekan ball joint tie rod tadi terlepas dari sambungan knuckle arm.

15. Disc Brake Piston Compresor

Disc Brake Remover adalah alat yang digunakan ketika akan memasang kampas rem baru. Alat ini akan bekerja dengan cara menekan piston rem agar berada pada posisi awal. Posisi ini dibutuhkan agar piston rem tidak menekan kampas rem yang akan dipasang. Cara ini lah yang akan memudahkan proses pemasangan kampas rem yang baru.

16. Differential Flange Holder

Differential Flange Holder
Gambar 16 Differential Flange Holder

Ketika Anda akan melepas drive pinion maka akan ada kemungkinan flange pinion ikut bergerak atau berputar. Untuk mencegah hal itu terjadi maka digunakan differental flange holder ini. Alat ini akan bekerja dengan menahan pinion tersebut dengan mengunci gerakannya memanfaatkan permukaan rata.

17. Oil Seal Protector Sleeve

oil seal protector sleeve
Gambar 17 Oil Seal Protector Sleeve

Ini merupakan alat spesial yang akan digunakan ketika memasang seal oli. Alat ini akan berfungsi untuk menjaga seal oli agar tidak rusak. Karena terbuat dari rubber, maka seal oli akan mudah rusak oleh gesekan. Alat ini lah yang akan melindungi seal oli tersebut.

18. Impact Driver

gambar impact driver
Gambar Impact Driver

Ini merupakan alat yang digunakan untuk melepas baut yang keras. Penggunaannya adalah dengan memberikan hentakan saat akan melepas baut tersebut. Impact driver bekerja dengan cara dipukul. Pukulan ini yang akan menimbulkan hentakan dan memudahkan untuk melepas baut yang keras tadi.

19. Injector Tester

Injector cleaner tester
Gambar Injector Cleaner & Tester

Injector cleaner & tester adalah alat khusus yang digunakan untuk memeriksa tekanan pada injector. Alat ini digunakan untuk mengetahui apakah tekanan tersebut masih sesuai atau tidak. Selain untuk memerika kerja injector, alat ini juga dipakai untuk membersihkan ijector dari berbagai kotoran yang dapat menyumbat port-port dalam injector.

20. Torque Wrench (Kunci Momen)

Gambar Torque Wrench
Gambar Torque Wrench

Torque wrench (kunci momen) adalah special tools yang digunakan untuk mengencangkan baut dan mur dengan tingkat kekencangan tertentu. Alat ini biasa dipakai untuk menjamin baut dan mur benar – benar terpasang dengan kuat sesuai dengan tingkat kekencangannya.

Selain itu torque wrench juga berfungsi untuk menyeragamkan kekencangan baut / mur, sebagai contoh dipakai dalam mengencangkan baut kepala silinder. Mengapa harus seragam? Kekencangan baut kepala silinder yang tidak seragam bisa membuat kepala silinder bengkok.

Baca juga : Urutan Pengencangan Baut Kepala Silinder

21. Screw Extractor (Alat Pembuka Baut Rusak)

Screw Extractor (Alat Pembuka Baut Rusak)
Gambar Screw Extractor (Alat Pembuka Baut Rusak)

Screw extractor adalah alat yang berfungsi untuk melepas baut dalam kondisi tertentu (rusak). Biasanya alat ini digunakan untuk melepas baut yang patah atau kondisinya tidak memungkinkan untuk dilepas secara normal.

Screw extractor juga berfungsi untuk membantu mengeluarkan baut yang patah, terutama patah di dalam lubang yang sangat susah dikeluarkan tanpa menggunakan alat.

Cara Menggunakan Screw Extractor :

  • Dipakai untuk mengeluarkan baut ulir kanan (pada umumnya).
  • Bor di tengah baut yang patah dengan ukuran yang lebih kecil (0,5x lebih kecil) dibandingkan dengan ukuran baut.
  • Pilih screw extractor yang sesuai dengan ukuran lubang bor tadi.
  • Masukkan pahat screw extractor ke lubang, kemudian pukul perlahan dengan palu sampai ulir screw extractor mencangkeram lubat baut yang patah.
  • Ketika sudah kuat, putar perllahan pahat screw extractor dengan tap handle berlawanan arah jarum jam.
  • Agar lebih ringan, gunakan oli (pelumas) atau semprotan anti karat.
  • Lakukan secara perlahan-lahan dan hati-hati sampai baut terlepas.

22. Clamp G

Gambar Clamp G
Gambar Clamp G

Ini merupakan sebuah alat sederhana yang fungsi utamanya adalah menjepit dan menahan sebuah benda agar tidak bergeser.

23. Camshaft Lock Holder

Camshaft Lock Holder
Gambar 23 Camshaft Lock Holder

Ini merupakan alat yang digunakan untuk menahan camshaft agat tidak berputar ketika akan dilepas atau dikencangkan. Hal ini berguna untuk mempermudah camshaft sprocket dipasang atau dilepas. Camshaft yang bergerak – gerak akan membuat posisi timing mesin berubah.

24. Chain Breaker Removal

Chain breaker remover
Gambar 24 Chain Breaker Remover

Sesuai dengan namanya alat ini akan digunakan untuk memotong mata rantai. Baik pada bagian pembangkit maupun rantai pada roda.

25. Tang Ring Expander

Tang Ring Expander
Gambar 25 Tang Ring Expander

Ini merupakan special service tools yang digunakan untuk melepas dan juga memasang ring piston. Fungsi utamanya adalah mencegah terjadinya kerusakan selama proses pemasangan.

26. Adjustable C Spanner

Adjustable C Spanner
Gambar 26 Adjustable C Spanner

Fungsi C Spanner adalah untuk mempermudah proses pemasangan atau pelepasan cylinder rod head, spanner nut, atau pun sprocket retaining nut pada bagian mesin.

27. Punch

Gambar Punch
Gambar Punch

Pin punch dipakai untuk membuka atau memasang pin. Long tappered punch untuk menggaris. Solid punch berfungsi untuk mendorong. Center punch dipakai untuk membuat titik pada saat akan melakukan pengeboran (agar tidak meleset).

28. Valve Spring Compressor (Alat Pelepas Katup)

Valve Spring Compressor
Gambar 28 Valve Spring Compressor

Valve spring compressor berfungsi untuk melepas dan memasang katup pada kepala silinder. Alat ini akan sangat memudahkan dalam pelepasan maupun pemasangan, tanpa ditakutkan terjadi kerusakan.

29. Magnetic Pick-up Tool Telescopic

Gambar Magnetic Pick Up Telescopic
Gambar Magnetic Pick Up Telescopic

Magnetic Pick-up Tool Telescopic dipakai untuk mengangkat benda-benda kecil seperti screw, nut, dan bolt yang jatuh ke tempat yang sulit dijangkau oleh tangan. Selain itu, bisa juga dipakai untuk mencegah kehilangan benda kecil (masuknya benda ke mesin) ketika berada di area sempit.

Penggunaannya adalah dengan menempatkan tools ini di dikat benda yang akan dilepas. Benda ini juga ada telescopic untuk melihat di area-area yang susah dijangkau mata.

Di dalam tools ini terdapat magnet silindris dengan diameter 12 mm dan panjang 90 mm yang kemudian dihubungkan dengan handle telescopic.

Untuk memudahkan, handle telescopic dapat diatur panjang pendeknya menyesuaikan kebutuhan

Kesimpulan :

Itulah beberapa contoh dari special service tools yang biasa digunakan. Selain jenis seperti di atas masih banyak jenis lainnya yang sering digunakan untuk melakukan pekerjaan tertentu. Special service tools juga selain alat dengan standar seperti di atas bisa juga dibuat sendiri oleh teknisi. Biasanya alat seperti ini dibuat berdasarkan pengalaman dari teknisi itu sendiri.

Pos terkait