Reaksi Kimia Baterai (Aki) Kendaraan, Ini Yang Terjadi !

  • Whatsapp
reaksi kimia ketika baterai mengeluarkan arus
Gamba reaksi kimia ketika baterai mengeluarkan arus

Reaksi Kimia BateraiAki merupakan sebuah komponen dalam kendaraan yang berfungsi sebagai sumber arus listrik bagi semua komponen kelistrikan ketikan mesin mati, baterai juga berfungsi sebagai sumber arus litrik bagi motor starter dan sistem pengapian pada saat start. Sementara itu pada saat mesin hidup, baterai atau aki akan menerima pengisian dari sistem pengisian.  

Baterai kendaraan berfungsi untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia, setiap kali baterai mengeluarkan arus maka didalamnya terjadi reaksi kimia. Begitu juga ketika mengalami pengisian, didalamnya juga terjadi reaksi kimia. Siklus pengeluaran dan pengisian pada baterai ini terjadi berulang kali secara terus menerus.

Bacaan Lainnya

Baca juga : Fungsi Baterai dan Bagian-bagian Baterai (Aki)  

Lalu reaksi kimia seperti apakah yang terjadi pada aki kendaraan? Dikutip dari buku new step 1 Toyota, berikut adalah reaksi kimia yang terjadi pada aki kendaraan.

1. Reaksi Kimia ketika Baterai Mengeluarkan Arus

PbO4   +   2H2O    +  PbSO4  PbO2  >  2H2SO4 + Pb

Ketika baterai digunakan untuk menghidupkan komponen kelistrikan, dalam hal ini baterai mengeluarkan arus listrik (discharge), plat positif maupun plat negatif bereaksi dengan SO4, sehingga membentuk PbSO4.

Dengan adanya reaksi tersebut maka H2SO4 sedikit demi-sedikit berubah menjadi H20. Akibatnya berat jenisnya akan turun karena konsentrasi electrolytenya berkurang.

2. Reaksi Kimia pada waktu Baterai Diisi (Charge)

Pb04 + 2H2O + PbSO4 > PbO2 + 2H2SO4 + Pb

Ketika mesin hidup maka baterai akan di isi oleh charging system, pada saat pengisian ini reaksi yang terjadi adalah kebalikan dari pengeluaran (discharge).  

Reaksi kimia pada waktu pengisian
Reaksi kimia pada waktu pengisian

H2SO4 terpisah dari PbSO4 pada tiap-tiap plat, sehingga plat positif akan terdapat Pb02 dan plat negative terdapat Pb. Dalam reaksi ini H2SO4 akan terbentuk kembali di dalam elektrolit sehingga berat jenisnya naik lagi.   

Itulah reaksi kimia yang terjadi pada baterai (aki) kendaraan, baik pada saat pengeluaran arus maupun pada saat pengisian. Baca juga : Komponen-komponen Baterai pada Kendaraan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *