6 Penyebab Motor Ngebul Keluar Asap Putih

  • Whatsapp
penyebab motor ngebul
Ilustrasi motor ngebul keluar asap putih. Sumber : pxhere.com

Motor ngebul atau seringkali mengeluarkan asap berwarna putih menandakan bahwa telah terjadi permasalahan pada bagian sektor mesinnya. Untuk penyebab motor ngebul bisa ditimbulkan karena adanya oli yang ikut serta terbakar pada ruang bakar kendaraan. Jika kendaraan Kamu berada dalam kondisi seperti ini sudah saatnya Kamu mencari tahu permasalahn pada motormu..

Apabila terdapat oli yang masuk pada bagian ruang bakar maka hal ini berdampak adanya gas sisa pembakaran yang memiliki kandungan amilum cukup banyak. Apabila kondisi seperti ini sering terjadi dan diabaikan tanpa melakukan tindakan apapun maka akan menjadikan oli pada mesin berkurang secara terus-menerus.

Muat Lebih

Oli yang berkurang terus menerus tanpa kita sadari tentu tidak baik bahkan berisiko menyebabkan kerusakan yang lebih besar lagi. Maka sangatlah penting untuk mengetahui penyebab motor ngebul, agar kita bisa melakukan perbaikan dengan tepat dan cepat, sehingga kerusakan dapat dicegah.

Penyebab Motor Ngebul Yang Paling Sering Terjadi

Untuk mengetahui apa saja penyebab dari motor ngebul, maka Kamu dapat melakukan pengecekan pada bagian mesin kendaraan bermotor dan melakukan pengisian pada oli mesin. Apabila terdapat ring piston atau keausan liner maka akan menjadikan tenaga mesin kendaraan menjadi berkurang. Hal ini juga akan berdampak oli ikut serta terbakar dan menyebabkan kerak yang berlebihan pada ruang bakar.

Jika kendaraan bermotor dalam kondisi seperti ini, maka secara otomatis bagian pembakaran mesin akan terganggu. Untuk mengetahui apa saja penyebab motor ngebul, maka Kamu bisa melakukan pengecekan pada penjelasan berikut. Jika sudah mengetahui penyebabnya Kamu bisa langsung melakukan perbaikan secepat mungkin.

1. Ring Piston mengalami aus

Ring piston aus
Ring piston aus

Kehadiran asap putih atau motor ngebul bisa jadi disebabkan karena bagian ring pistonnya yang mengalami keausan. Untuk ring piston itu sendiri terdapat dua macam yaitu ring oli dan ring kompresi. Untuk ring oli mempunyai tugas untuk mengikis kelebihan oli pada dinding silinder, dan untuk membentuk lapisan oli tipis dan merata pada dinding silinder.

Sementara untuk ring piston jenis kompresi mempunyai tugas sebagai perapat pada celah antara blok silinder dan piston agar pada saat langkah kompresi tidak terjadi kebocoran. Jika dilihat dari segi bentuknya ring piston tidak berbentuk bulat utuh namun memiliki celah. Celah ring ini digunakan agar ring piston dapat dipasang di alur ring pada piston.

Namun sayangnya apabila kedua ring piston tersebut telah mengalami keausan maka akan menjadikan celah ring membesar. Jika hal ini terus dibiarkan maka mampu memberikan dampak yang buruk yaitu oli yang ada pada bak engkol dapat masuk kebagian ruang bakar dengan sangat mudah. Untuk gejala yang bisa Kamu lihat yaitu kendaraan memiliki performa yang kurang bagus atau mesin sulit dinyalakan ketika pagi hari.

Langkah yang bisa dilakukan dalam mengatasi ring piston aus ini adalah dengan melakukan penggantian ring piston satu set. Sayangnya ring piston terletak di jantung mesin, sehingga memerlukan overhaul yang lumayan besar. Mungkin saja motor kamu akan menginap 1 hari sampai benar-benar selesai diperbaiki. Jangan lupa untuk memeriksa piston dan dinding silindernya sekalian, tanggung kan sudah dibongkar tetapi tidak diperiksa.

2. Bagian silinder mesin mengalami keausan

Apabila bagian silinder mesin atau linear mengalami keausan maka secara otomatis bagian ini dan ring piston akan mengalami gesekan. Jika hal ini terus terjadi maka kedua komponen akan mengalami keausan dalam rentan waktu tertentu. Hal ini berdampak oli pada mesin bisa masuk ke bagian ruang bakar dengan mudah.

Untuk gejala yang bisa Kamu kenali pada kondisi ini yaitu mesin kendaraan bermotor akan sulit dihidupkan ketika dalam kondisi dingin atau terjadi loss power (motor tidak bertenaga). Salah satu langkah yang bisa dilakukan yaitu dengan membubut ulang pada liner silinder atau melakukan bore up.

3. Mengalami kebocoran bagian seal katup

Di setiap kendaraan motor tentu mempunyai seal sebagai perapat untuk mencegah kebocoran oli agar tidak masuk ke bagian manifold. Namun sayangnya seal ini bisa mengalami pengerasan yang disebabkan karena faktor umur sehingga membuat bagian ini mengalami penurunan pada daya rapatnya.

Jika dalam kondisi seperti ini maka oli secara otomatis masuk ke bagian manifold ataupun masuk ke bagian mesin. Untuk mengatasi kendaraan yang berada dalam kondisi seperti ini maka Kamu dapat mengganti bagian seal katup dengan seal katup yang baru. Untuk lebih memudahkan Kamu silahkan datang ke bengkel resmi supaya Kamu tidak perlu bingung dalam mengatasinya.

4. Batang katup mengalami bengkok

Batang besi yang telah terhubung pada bagian cam disebut sebagai batang katup. Di bagian batang inilah menjadi letak tumpuan pada saat katup ditekan. Pada posisi normalnya batang katup Ini harus 100% lurus tanpa mengalami kebengkokan sedikitpun. Apabila katup mengalami bengkok maka letaknya tentu tidak bisa senter lagi.

Di bagian lubang katup telah diset dengan senter menggunakan exhaust atau lubang intake. Apabila batang ini bengkok sedikit saja maka untuk salah satu dari sisi sealnya akan tertekan sehingga bagian yang lainnya akan lebih longgar. Dari kelonggaran tersebutlah yang bisa menjadikan jalan oli akan memasuki manopol dan menghubungkan ke ruang bakar.

Untuk mengatasi hal ini maka Kamu harus mengganti seal klep nya dan mengganti katup tersebut. Apabila Kamu mengganti katup tanpa mengganti seal klep nya maka dapat menimbulkan permasalahan yang sama pada hitungan beberapa hari saja. Salah satu solusinya yaitu dengan menggantikan kedua komponen tersebut. Seal katup murah kok, yang agak mahal justru katupnya.

5. Pemasangan yang tidak tepat

Pemasangan yang tidak tepat atau klep terganjal seringkali terjadi akibat kesalahan dalam pemasangan katupnya. Pastikan bahwa pemasangan kedua katup tidak tertukar. Jika hal ini terjadi maka beresiko adanya potensi kebocoran akibat dudukan katup yang tidak sesuai. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu dengan menyekir katup agar dudukan sesuai.

6. Kerusakan pada packing kepala silinder

Paking kepala silinder terletak di tengah sambungan dari kepala silinder dan blok silinder. Tugas dari bagian ini yaitu sebagai perapat ruang agar tekanan kompresi tidak menghilang serta untuk merapatkan bagian jalur oli dari bak oli ke bagian kepala silinder. Akan tetapi apabila permukaan dari packing mengalami kerusakan maka untuk tekanan kompresi bisa mengalami kebocoran.

Kebocoran tersebut lah yang akan membuat oli mengalir keluar dari jalur secara terus-menerus. Meskipun asapnya normal ketika oli tersebut keluar dari mesin namun akan ada banyak rembesan oli pada permukaan nya. Akan tetapi apabila oli mengarah pada bagian ruang bakar tentu akan menyebabkan asap pada knalpot berubah menjadi warna putih kebiruan.

Hal ini seringkali terjadi akibat mesin motor yang terlalu kotor maupun adanya rembesan oli. Bahkan suara knalpot yang terlalu keras juga bisa menjadi penyebabnya. Salah satu cara dalam mengatasinya yaitu dengan menggantikan packing kepala silinder dengan yang baru.

Bagaimana Mencegah Agar Motor Tidak Ngebul?

Motor ngebul menjadi salah satu momok tersendiri bagi sebagian pemilik kendaraan bermotor, pasalnya biaya perbaikan untuk motor ngebul tidaklah sedikit. Ditambah waktu untuk memperbaikinya juga sedikit memakan waktu karena mesin harus di OH.

Jika motor kamu sudah terlanjur ngebul, maka mau tidak mau ya harus segera diperbaiki. Namun hal tersebut bisa menjadi pelajaran agar kita lebih rajin lagi dalam merawat kendaraan bermotor yang kita miliki. Bagaimana cara merawatnya? Perawatan berikut ini akan sangat membantu mencegah motor mengalami kerusakan seperti motor ngebul.

1. Rutin Ganti Oli

Oli dalam sebuah kendaraan memiliki peran yang sangat penting, fungsinya sebagai pelumas komponen-komponen mesin. Ketika kualitas oli buruk atau bahkan jumlahnya tidak memadai, bisa berisiko membuat komponen mesin mengalami keausan yang berujung pada motor ngebul asap putih.

Pilih juga oli standar yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda. Motor matic ya gunakan oli untuk motor matic, motor bebek yang gunakan oli untuk motor bebek. Oli murah kok, lebih mahal ketika Anda harus memperbaiki motor ngebul.

2. Gunakan Secara Wajar

Ada kan orang yang sering menggunakan motor untuk gembor-gembor, pada saat musim pemilu nih biasanya. Tindakan ini ternyata berdampak kurang baik bagi motor, lebih baik gunakan motor secara wajar dan menggunakan komponen motor yang standar.

3. Lakukan Perawatan Rutin

Motor juga perlu dirawat, lakukanlah perawatan dan pengecekan rutin (tune up) seperti melakukan pengecekan oli secara berkala, membersihkan filter udara dan yang tidak boleh dilupakan adalah mengisi air radiator jika ada.

Kesimpulan

Tentu Kamu juga akan sering melihat beberapa kendaraan yang ngebul atau mengeluarkan asap putih ketika berada di jalanan. Dlam kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena para pemilik motor ngebul harus segera melakukan tindakan yang tepat agar tidak mengalami permasalahan lain yang lebih parah. dengan mengetahui beberapa penyebab motor ngebul di atas maka Kamu bisa mengantisipasinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *