Pengertian dan Fungsi Wheel Aligment / Geometri Roda

  • Whatsapp
pengertian dan fungsi wheel aligment

Pengertian dan fungsi geometri roda / wheel aligment – Pernahkah anda membawa mobil ke bengkel untuk sporing? Nah, sporing inilah yang disebut dengan geometri roda.

Geometri roda disebut juga dengan wheel aligment. Mungkin artikel ini lebih cocok buat mereka yang masih sekolah, karena ketika di SMK wheel aligment ini juga dipelajara di kelas 2 dan kelas 3 smk.  

Gabungan dari sistem kemudi dengan sistem suspensi harus menghasilkan stabilitas kendaraan, yaknni stabilitas dalam hal mengemudi mobil dan juga daya balik kemudi yang baik.  

Jadi untuk menghasilkan stabilitas kendaraan, maka sistem suspensi dan sistem kemudi perlu diatur/di setel. Pengaturan inilah yang disebut dengan spooring atau wheel aligment.   

Pengertian Wheel Aligment

Wheel aligment adalah penyetelan sudut geometeris seperti camber, steering axis incination, caster, toe angle dan turning radius untuk menghasilkan stabilitas kendaraan, stabilitas pengemudian serta membuat komponen-komponen yang berkaitan (komponen sistem kemudi, sistem suspensi, ban dll) menjadi lebih awet.

Definisi dari wheel aligment juga dapat diartikan sebagai suatu penyetelan yang meliputi komponen suspensi dan steering, roda dan rangka kendaraan.  

Front Wheel aligment terdiri dari penyetelan sudut geometris dan ukuran yang terdapat pada roda-roda depan, komponen dari sistem suspensi, komponen sistem kemudi setelah terpasang pada body.   

Fungsi Wheel Aligment (Geometri Roda)

Fungsi dari wheel aligment atau geometri roda ini adalah untuk memaksimalkan kerja sistem kemudi, menstabilkan kendaraan, menghasilkan daya balik kemudi yang baik dan mencegah terjadinya keausan yang lebih cepat.  

Setiap kendaraan memiliki pengaturan wheel aligment yang berbeda-beda, hal tersebut tergantung dari model sistem suspensi, sistem penggerak roda dan sistem kemudi.

Faktor-faktor Wheel Aligment

Wheel aligmen terdiri dari beberapa faktor-faktor yaitu :

1. Camber

camber positif
Camber Positif

Camber adalah kemiringan roda bagian atas ke dalam atau keluar terhadap garis vertikal jika dilihat dari depan kendaraan.

Camber diukur dalam satuan derajat kemiringan dari posisi vertikal. Ada dua macam camber yaitu camber positif dan camber negatif.

Camber positif terjadi ketika roda miring ke arah luar, sedangkan camber negatif roda miringnya ke arah dalam.

Fungsi Camber

Camber positif berfungsi untuk mengurangi beban pada steering knuckle. Selain itu roda-roda juga terdorong ke dalam, untuk mengikat roda-roda agar tidak lepas.

Sementara itu camber negatif berguna untuk menjaga agar kendaraan dapat berjalan lurus dan stabil. Camber negatif juga akan mengurangi kemiringan kendaraan pada saat berbelok sehingga kendaraan dapat berbelok dengan aman dan stabil.

Camber negatif biasa diterapkan pada kendaraan sedan dan mpv yang menggunakan mesin depan penggerak roda depan.

2. Steering Axis (King Pin) Inclination

steering axis inclination

Steering axis merupakan sumbu (pusat) roda berputar saat berbelok kiri atau ke kanan. Axis (sumbu) ini merupakan garis imajinasi antara bagian atas dari shock absorbers upper support bearing dan lower suspension arm ball joint.

3. Caster

Pengertian caster adalah kemiringan sumbu putar kemudi (king pin) terhadap garis tengah roda vertikal jika dilihat dari samping kendaraan.

caster
Caster pada Wheel Aligment

Sama seperti camber, caster juga dibagi menjadi caster positif dan negatif. Caster positif apabila steering axis miring ke arah belakang bila dilihat dari arah samping kendaraan. Sebaliknya, caster negatif adalah steering axis miring kearah depan bila dilihat dari arah samping kendaraan.

4. Toe Angle (Toe In & Toe Out)

Gambar toe in dan toe out
Gambar Toe Angle

TOE adalah selisih jarak antara roda bagian depan dengan roda bagian belakang jika dilihat dari atas kendaraan. Apabila jarak roda bagian depan lebih kecil daripada jarak roda bagian belakan (roda mengarah kedalam bila dilihat dari atas) disebut toe in.

Sebaliknya, apabila jarak roda bagian depan lebih besar dibandingkan jarak roda bagian belakang disebut dengan toe out.

Pengaturan sudut sudut ini setiap kendaraan berbeda-beda, semuanya tergantung dari sistem suspensi yang digunakan, jenis sistem kemudi dan sistem penggerak roda yang digunakan.   Di lain kesempatan akan saya jelaskan tentang faktor faktor wheel aligment secara lebih rinci.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan