Mobil Sulit di Starter? Bisa Jadi Switch Starternya Bermasalah

  • Whatsapp
Mesin Sulit di Starter? Bisa Jadi Switch Starternya Lemah – Switch starter merupakan komponen starter yang berfungsi sebagai saklar magnet, artinya ia bekerja dengan membangkitkan kemagnetan. Kemagnetan untuk mendorong plunge agar pinion dapat berhubungan dengan ring gear. Yang kemudian ketika suadah berhubungan penuh, maka akan menjadi saklar dan arus yang besar langsung dari baterai akan mengalir ke field coil dan armature, sehingga putaran motor starter dapat menghidupkan mesin.
Seringkali terdapat kasus mobil susah di starter, walaupun demikian susahnya di starter tidak hanya disebabkan oleh trouble pada sistem starternya saja. Bisa jadi trouble pada sistem bahan bakarnya, sistem pengapiannya, atau malah pada aki atau baterainya. Tapi ada kemungkinan kerusakan terjadi pada sistem starter, dan belum tentu juga mesin sulit di starter disebabkan oleh switchnya yang rusak, karena bisa jadi brush habis, armatur terbakar, dan lain sebagainya. Artinya ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi.
Lalu bagaimana switch starter yang rusak bisa menyebabkan mesin pada mobil susah hidup atau susah di starter?

Switch Starter Lemah
Switch Starter Lemah
Ada tiga kemungkinan kerusakan pada magnetic switch, yaitu 
1. Hubungan terminal kurang baik
Hubungan kurang terminal kurang baik dapat menyebabkan arus tidak dapat mengalir secara maksimal, ini akan membuat putaran menjadi lebih lambat sehingga mesin susah hidup. Hubungan yang kurang baik ini bisa disebabkan oleh terminal yang berkarat, atau memang kurang kuat dalam pemasangannya.
2. Hubungan contact plate tidak baik (contact plate mencair)
Contact plate yang mencair bisa disebabkan oleh penggunaan motor starter secara terus menerus, sehingga suhunya terlalu tinggi dan akhirnya mencair. Hubungan yang tidak baik bisa juga disebabkan oleh karat yang ada pada contact plate. Tentu saja hubungan yang tidak baik pada contact plate ini akan membuat arus dari terminal 30 ke terminal C akan terganggu, itu sama artinya juga akan mengganggu arus yang mengalir ke armature. Ketika terganggu karena bertambahnya tahanan (hambatan) maka arus akan semakin kecil, dan putara motor starter pun tidak lambat yang berefek pada sulitnya mesin hidup.
3. Kumparan pull-in coil dan hold-in coil bocor
Ketika kedua kumparan ini bocor, artinya arus tidak melewati kumparan ini karena ada kebocoran arus yang membuat arus akan mengalir langsung ke massa tanpa melalui kumparan tersebut. Kondisi ini tentu sama saja membuat switch starter tidak berfungsi.
Bila mobil anda mengalami permasalahan seperti itu, anda bisa memeriksa switch starternya. Siapa tahu disebabkan oleh magnetic switch yang rusak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *