5 Kebiasan Pengemudi Yang Menyebabkan Kopling Cepat Aus

  • Whatsapp
kebiasaan pengemudi penyebab kopling cepat aus

5 Kebiasan Pengemudi Yang Menyebabkan Kopling Cepat Aus – Keausan pada plat kopling memang sesuatu yang umum terjadi, cuman ketika keausannya terjadi dalam waktu yang cepat dan tidak abnormal tentu ada penyebab khususnya. Entah itu karena kualitas plat koplingnya yang buruk atau karena kebiasaan pengemudi yang buruk.

Umumnya sebuah plat kopling itu mampu bertahan selama 5 tahun pada kondisi pemakaian normal, bahkan bisa lebih dari itu. Plat kopling merupakan piringan yang letaknya diantara transmisi dan mesin, fungsinya menyalurkan putaran dari mesin ke transmisi.

Plat kopling yang aus akan menyebabkan transfer putaran/tenaga ini menjadi terganggu, paling sering ya selip. Sehingga terjadi kehilangan banyak tenaga, efek yang paling dirasakan bagi pengemudi seperti mobil digas tidak mau jalan, tidak kuat ditanjakan dan seperti di setengah kopling padahal tidak (diinjak setengah).

Lalu kebiasaan apa saja yang bisa membuat kopling cepat aus? Bisaotomotif.com telah merangkum 5 kebiasaan yang sepatutnya untuk Anda hindari.

1. Pedal Kopling di Injak Terus

Biasanya pengemudi menaruh kakinya di atas pedal, kondisi ini tidak terlalu buruk apabila injakannya tidak mengaktifkan kopling. Tapi, jika mengaktifkannya tentu akan membuat kopling setengah terhubung setengah tidak.

Jika itu terjadi, plat kopling sama saja seperti diamplas / digosok.Kondisi ini tentu akan membuat kopling cepat aus.

Maka dari itu, jangan malas untuk mengangkat kaki dari pedal. Lebih baik kaki ditaruh di lantai daripada di kopling yang justru berdampak buruk.

2. Setengah Kopling

Setengah kopling hampir sama dengan poin yang nomor 1, hanya saja kalau poin ini biasanya disengaja oleh pengemudi. Biasanya sih para pengemudi melakukan setengah kopling ketika di lampu merah.

Lebih baik ketika dilampu merah, gunakan handrem untuk berhenti dan posisikan transmisi ke netral.

Kondisi setengah kopling merupakan kondisi dimana kopling berada di antara tertekan dan tidak. Terlalu sering melakukan setengah kopling akan membuat kopling cepat aus.

3. Memulai Dengan Roda Gigi 2

Ketika pengemudi baru belajar biasanya gigi 2 memang lebih mudah karena tidak terlalu galak. Namun kebiasaan ini akan membuat kinerja kopling semakin berat, karena mengangkat kendaraan dengan momen yang dihasilkan tidak sebesar ketika posisi satu.

Mulai sekarang, dimulai dari gigi 1 ya ketika Anda akan mulai berjalan dengan mobilmu. Baru setelah mobil di kecepatan tertentu, pindah gigi ke-2.

4. Malas Memindah Gigi ke Netral

Ketika di lampu merah biasanya orang malas untuk mengganti ke posisi netral, mereka lebih injak peda kopling dan pasang handrem. Ketika sudah hijau, mereka tinggal lepas hand rem dan injak gas bersamaan dengan melepas injakan pedal kopling.

Tapi kondisi ini justru bisa membuat kopling cepat aus. Bahkan cukup berbahaya, bayangkan jika saja Anda tidak sengaja melepas injakan, kemungkinan terkecil Anda menabrak mobil yang ada di depan.

5. Ragu-ragu di Tanjakan

Ragu di tanjakan bisa saja terjadi, keraguan ini biasanya membuat orang sering memindahkan gigi ketika mau ditanjakan. Jika tanjakannya satu sih tidak masalah, tapi kalau di pegunungan?

Maka tidak heran jika banyak orang yang sambat karena koplingnya habis setelah diajak untuk naik bukit. Tugas Anda perbanyak pengalaman mengemudi di tanjakan, dengan begitu Anda akan terbiasa dan tidak ragu lagi.

Baca juga : Bahaya, Ini Akibat Kampas Kopling Mobil Habis !!

Demikian artikel tentang 5 kebiasaan buruk pengemudi yang menyebabkan kopling cepat aus. Semoga bermanfaat !

Pos terkait