Fungsi Piston Pin (Pena Torak) dan Pemeriksaan Pena Piston

  • Whatsapp
Fungsi Piston Pin (Pena Torak) dan Pemeriksaan Pena Piston – Ketika membongkar piston atau torak maka kita akan menemukan sebuah komponen bernama piston pin (pena torak). Komponen ini berbentuk panjang seperti tabung berlubang dibagian tengahnya. Komponen ini terletak di ujung connecting rod (small end) dan di dalam piston.

Fungsi Piston Pin

Piston pin ini disebut juga dengan pena torak. Fungsi utama dari piston pin adalah menghubungkan torak (piston) dengan small end pada connecting rod (batang torak) dan untuk meneruskan tekanan pembakaran yang diterima oleh piston ke batang torak.
Fungsi Piston Pin
Fungsi Piston Pin
Piston dengan connecting rod dihubungkan dengan piston pin seperti pada gambar di atas. Pada model full floating, piston pin tidak terikat pada bushing torak atau batang torak sehingga dapat bergerak bebas. Pada ujung pena di tahan oleh 2 buah pegas pengunci (snap ring).
Pada model semi-floating, piston pin dipasang dan dibaut dengan connecting rod agar tidak terlepas, atau bagian small end terbagi menjadi dua bagian dan pena torak di baut antara keduanya. Pada model fixed, pena torak ini dibaut pada torak.

Pemeriksaan Piston Pin

Ketika akan mengganti piston, maka piston pin akan dilepas dengan cara membuka snap ring di sisi samping, kemudian pakai tracker atau di pukul.
Karena itulah terkadang dalam proses pelepasan piston pin yang kurang benar dapat membuat piston pin tergores dan rusak. Jadi pemeriksaan piston pin dapat dilihat secara visual apakah ada cacat, goresan, atau keausan pada piston pin. Piston pin yang aus akan membuat piston sangat mudah digerakkan, istilahnya kocak dan membuat suara berisik.
Untuk itulah kebanyakan orang yang mengganti piston, biasanya diikuti dengan penggantian piston pin. Selain lebih aman, harganya juga tidak seberapa dibandingkan ongkos bongkar mesin. Repot kan kalau sudah terpasang semua, kemudian piston pinnya ternyata trouble.

Pemeriksaan Piston Pin
Pemeriksaan Piston Pin
Gambar di atas adalah salah satu bentuk pemeriksaan terhadap piston dan piston pin, ketika piston digerakkan kanan dan kiri maka seharusnya agak seret (berat). Jika terlalu ringan berarti sudah mengalami keausan, begitu juga jika gerakannya kasar seperti ada yang mengganjal maka juga perlu diperiksa lebih lanjut.
Demikian artikel mengenai fungsi piston pin dan pemeriksaan pada pena piston yang semoga dapat membantu kalian semua dalam belajar otomotif. Terimakasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *