Fungsi Oli Gardan Pada Kendaraan Matic

  • Whatsapp
fungsi oli gardan

Fungsi Oli Gardan Pada Kendaraan Matic – Pada sebuah kendaraan ada banyak oli yang digunakan. Masing-masing oli tersebut memiliki fungsi dan perannya masing-masing, salah satunya adalah oli gardan. Secara umum oli memiliki fungsi untuk melindungi komponen mesin. Namun fungsi oli gardan ini sangatlah spesifik. Terutama untuk kamu yang menggunakan kendaraan dengan transmisi otomatis, maka sebaiknya kamu paham tentang fungsi oli ini.

Fungsi Oli Gardan

Oli ini akan sangat berguna terutama pada pemakaian kendaraan dengan transmisi otomatis. Beberapa fungsi tersebut antara lain:

1. Pelumas untuk Gear Ratio

Salah satu fungsi dari oli gardan ini adalah untuk melumasi gear ratio. Bagi kendaraan dengan transmisi otomatis, kerja kendaraan akan sangat tergantung pada gear ratio tersebut. Itulah mengapa menjaga kinerja gear ratio menjadi sangat penting.

Salah  satu akibat dari kinerja gear ratio yang tidak optimal adalah gesekan antar komponen yang akan semakin kasar. Ketika bagian ini rusak maka biaya yang kamu perlukan juga akan lebih mahal daripada ketika harus mengganti oli gardan.

2. Menghindari Suara Bising dari Mesin.

Hal lain yang juga menjadi fungsi dari oli gardan adalah menghindari munculnya suara bising dari mesin. Suara bising ini sendiri terjadi karena gesekan antar komponen pada gear. Hal ini juga akan mengakibatkan gear transmisi menjadi rusak.

3. Melindungi Komponen Transmisi

Sesuai namanya, maka fungsi utama oli adalah melindungi bagian gardan. Pada mobil dengan transmisi otomatis maka gardan akan berfungsi untuk mengatur kecepatan putaran roda. Ketika fungsi gardan ini terganggu bisa saja kecepatan putaran roda antara yang kanan dan kiri akan berbeda. Hal ini tentu akan menjadi masalah terutama ketika kamu akan berbelok.

Ketika putaran roda tidak sama maka kendaraan tidak akan bisa belok dengan sempurna. Ini juga akan menjadi masalah karena bisa saja mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

4. Mengurangi Gesekan pada Komponen Gardan

Gesekan antar komponen merupakan hal yang tidak bisa kamu hindari ketika mesin bekerja. Termasuk pada komponen gardan ini. Di sinilah fungsi oli gardan akan kamu butuhkan. Oli gardan akan meminimalisir gesekan tersebut. Gesekan yang terlalu keras bisa saja membuat laju kendaraan menjadi terhambat.

5. Mencegah Terjadinya Gesekan

Bagian gardan ini juga merupakan bagian yang akan menimbulkan panas. Hal ini terjadi karena banyak gesekan yang timbul. Oli gardan lah yang akan berperan untuk mendinginkan bagian ini. Dengan menjaga suhu bagian ini tetap stabil hal tersebut bisa menjadi cara untuk menjaga performa komponen ini tetap maksimal.

Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Oli Gardan?

Dengan semua fungsi oli gardan yang sangat penting, mengganti oli gardan haruslah kamu lakukan secara berkala dan teratur. Tidak mengganti oli gardan dalam waktu yang lama bisa membuat oli tidak bisa bekerja dengan maksimal. Selain itu tidak mengganti oli dalam waktu yang lama juga bisa membuat volume oli menjadi berkurang.

Untuk itulah waktu penggantian oli gardan ini sebaiknya kamu lakukan dengan tepat waktu. Pada umumnya waktu ganti oli gardan adalah setiap 4 bulan sekali. Namun beberapa jenis kendaraan juga bisa kamu lakukan pada setiap 6 bulan sekali. Selain masalah waktu, patokan lain untuk kita mengganti oli gardan adalah ketika jarak tempuhnya sudah mencapai 8000 kilometer.

Tanda-Tanda Oli Gardan harus Segera Kamu Ganti

Selain masalah waktu dan jarak tempuh, sebenarnya ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu untuk segera mengganti oli gardan. Namun biasanya faktor ini juga akan muncul ketika memang sudah waktunya kamu mengganti oli gardan. Beberapa tanda oli gardan harus segera kamu ganti antara lain:

1. Muncul Suara Dengung

Khususnya pada mobil, jika oli gardan lama tidak kamu ganti biasanya akan muncul suara dengung dari bagian bawah mobil. Suara ini muncul karena gear tidak terlumasi dengan baik, atau kondisi oli sudah tidak baik. Suara ini akan semakin kencang terdengar ketika kamu menambah kecepatan.

Hal ini juga akan terjadi pada sepeda motor. Tidak mengganti oli gardan akan membuat suara mesin menjadi kasar. Hal tersebut terjadi karena oli gardan untuk menggerakan transmisi otomatis kualitasnya tidak lagi bagus.

2. Kendaraan Terasa Bergetar

Hal lain yang juga menjadi tanda jika kamu harus segera mengganti oli gardan adalah ketika kamu merasa kendaraan bergetar. Getaran ini terutama akan kamu rasakan dalam kondisi jalan yang cenderung menurun. Hal tersebut karena gardan tidak bisa menahan beban mobil dengan sempurna akibat dari oli gardan yang sudah lama tidak kamu ganti.

3. Oli Gardan Terkontaminasi

Untuk mendapatkan fungsi yang maksimal maka oli gardan ini memiliki standar kekentalan tertentu. Pada mobil, standar kekentalan ini dinilai dengan satuan SAE 70. Sementara pada mobil ukurannya adalah SAE 140 atau SAE 90.

Ketika oli gardan terkontaminasi dengan cairan lain, maka bisa saja nilai itu akan berubah. Dan hal itu juga akan mempengaruhi kinerja dari oli gardan itu sendiri. itulah mengapa kamu harus segera mengganti oli gardan yang sudah terkontaminasi.

Berapa Harga Oli Gardan?

Setelah mengetahui fungsi oli gardan, maka mungkin kamu juga mencari tahu berapa harga oli gardan. Baik untuk motor ataupun mobil harga oli ini tergantung dari merk yang akan kamu gunakan. Untuk motor sendiri kisaran harganya berada pada puluhan ribu. Sementara untuk mobil maka kisaran harganya berada pada ratusan ribu.

Baca juga: Daftar Oli Gardan Yang Bagus

Cara Ganti Oli Gardan

Untuk cara ganti oli gardan ini sendiri kamu bisa menyerahkannya pada bengkel langganan kamu. Namun jika kamu ingin mengerjakan sendiri, maka prosesnya juga cukup mudah. Baik untuk mobil maupun untuk motor maka proses yang kamu perlukan kurang lebih sama saja. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Parkirkan Kendaraan pada Tempat yang Rata

Hal pertama ketika kamu akan mengganti oli gardan pastika kamu memarkir kendaraan kamu pada tempat yang rata. Pada mobil hal ini untuk memastikan kamu bisa menjangkau bagian gardan. Pastikan juga kamu menarik rem tangan agar aman.

Sementara pada motor, hal ini agar kamu bisa menjangkau kotak CVT dengan mudah. Pastikan juga kamu menggunakan standar dua.

2. Kuras Oli Lama

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menguras oli lama. Kuras sampai habis, hal ini untuk memastikan tidak ada kotoran dari oli lama yang tersisa. Pada motor, maka untuk melakukan hal ini maka kamu bisa membuka baut penguras oli yang terletak pada bagian bawah dekat kotak CVT.

Sementara pada mobil, kamu perlu masuk ke ruangan bawah. Di sana akan terdapat dua lubang, yang satu lubang buang dan satunya lagi adalah lubang untuk mengisi. Buka baut pengeras pada bagian lubang buang.

Tunggu sampai oli terkuras habis. Untuk mempercepat proses ini maka kamu bisa menggunakan kompresor. Selain itu, pastikan juga kamu sudah menyiapkan wadah untuk menampung oli bekas yang terbuang.

3. Pengisian Oli Baru

Setelah oli lama terbuang semuanya maka kamu bisa langsung mengganti dengan oli baru. Prosesnya juga cukup mudah. Untuk mobil, pastikan kamu sudah menutup erat lubang buang atau penguras oli. Lalu kamu bisa buka lubang pengisi. Setelah itu kamu bisa menuang oli baru melalui lubang tersebut. Pastikan kamu mengisi sampai volume maksimal yang sudah ditentukan. Jika sudah selesai maka pastikan kamu memasang kembali baut untuk lubang pengisi dengan erat. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebocoran.

Sementara itu, untuk motor langkah yang diperlukan juga kurang lebih sama. Tutup terlebih dahulu lubang penguras, buka lubang pengisi lalu isi oli sampai penuh. Setelah itu tutup lubang pengisi dengan erat untuk mencegah kebocoran.

Itulah beberapa fungsi oli gardan yang perlu kamu ketahui. Selain itu, karena perannya yang sangat penting maka mengganti oli gardan ini sebaiknya kamu lakukan dengan tepat waktu.

Baca juga:

Pos terkait