Fungsi Jangka Sorong dan Cara Membaca Hasil Pengukuran Jangka Sorong

  • Whatsapp
jangka sorong

Fungsi Jangka Sorong dan Cara Membaca Hasil Pengukurannya – Jangka sorong atau vernier caliper merupakan salah satu alat ukur tekhnik yang memiliki 3 fungsi pengukuran yaitu, mengukur diameter luar, mengukur diameter dalam dan mengukur kedalaman suatu benda.

Tingkat ketelitian dari jangka sorong yang sering digunakan adalah 0,02 dan 0,05. Semakin tinggi tingkat ketelitian jangka sorong, tentu akan semakin akurat dalam mengukur diameter atau kedalaman sebuah benda.  

Muat Lebih

Jangka sorong sebenarnya tidak hanya digunakan pada teknik otomotif saja, tetapi juga pada teknik-teknik lainnya. Hal tersebut dikarenakan alat ini cukup simple, mudah dibawa namun memiliki tingkat ketelitian yang sangat presisi.

Bagian-bagian Jangka Sorong

Jangka sorong memiliki dua skala pengukuran yaitu skala utama (main skale) dan skala vernier. Skala vernier dapat digeser-geser untuk menentukan pengukuran.

bagian bagian jangka sorong
bagian bagian jangka sorong

Ada 3 bagian pengukuran, yaitu pengukur diameter luar, pengukur diameter dalam dan pengukur kedalaman.

Pada jangka sorong juga terdapat baut pengunci yang bisa digunakan agar tidak bergeser sesaat setelah pengukuran. Bagian-bagian jangka sorong dapat dilihat pada gambar berikut : 

Cara Menggunakan Jangka Sorong Sesuai dengan SOP

Sebelum melakukan pengukuran bersihkan vernier caliper dan benda yang akan diukur, jangan sampai ada kotoran-kotoran yang dapat mengganjal dan mempengaruhi hasil pengukuran.

1. Pastikan bahwa skala vernier dapat bergeser dengan bebas, dan angka “0” pada kedua sekala bertemu dengan tepat di angka 0.

SOP menggunakan jangka sorong
SOP menggunakan jangka sorong

2. Pada saat pengukuran diameter luar, posisi benda berada di tengah-tengah atau mendekati ke skala utama. Jangan lakukan pengukuran pada bagian ujung.

SOP mengukur dengan jangka sorong
SOP mengukur dengan jangka sorong

3. Posisi jangka sorong juga tegak lurus dengan benda yang akan diukur.

posisi jangka sorong pada saat pengukuran
posisi jangka sorong pada saat pengukuran

4. Untuk mencegah salah baca, maka dapat langsung dibaca ketika pengukuran atau dikunci dengan baut pengunci.

5. Jika kurang yakin, lakukan pengukuran ulang.

6. Setelah selesai bersihkan jangka sorong.

Cara Membaca Hasil Pengukuran Jangka Sorong

Untuk membaca hasil pengukuran dari jangka sorong kita menjumlahkan nilai pada skala utama yang segaris dengan angka 0 pada skala vernier dengan nilai pada skala vernier (A) yang segaris dengan skala utama (B). 

Sebagai contoh perhatikan gambar di bawah ini, sebuah hasil pengukuran pada jangka sorong dengan tingkat ketelitian 0,05 mm. : 

cara membaca hasil pengukuran jangka sorong
cara membaca hasil pengukuran jangka sorong

Perhatikan angka 0 pada skala vernier (A), lurus dengan garis ke berapa pada skala utama, pada gambar di atas yaitu : 4 cm lebih 7 sterip (mm = 47 mm.   

Kemudian berfokus pada skala vernier, cari nilai mana yang sekala verniernya segaris lurus dengan skala utama (B). Pada gambar di atas yaitu 4 sehingga bernilai 0,40 mm.

Sehingga ketika dijumlahkan maka hasilnya adalah 47 mm + 0,40 mm = 47,40 mm.

#Contoh 1 Hasil Pengukuran dengan Jangka Sorong

contoh hasil pengukuran
contoh hasil pengukuran

Perhatikan gambar di atas, angka 0 pada skala vernier segaris dengan 3 lebih 2 strip sehingga bernilai 32 mm. Kemudian kita cari pada skala vernier yang garisnya lurus dengan skala utama, gambar di atas yaitu

angka 8 yang bernilai 0,80 mm. Sehingga ketika dijumlahkan maka nilai pada hasil pengukuran di atas adalah 32,80 mm.  

Dalam teknik otomotif, jangka sorong ini sangat berguna sekali seperti untuk :

  1. Mengukur diameter dalam silinder.
  2. Mengukur kedalaman paku keling pada clutch disc (untuk mengukur tingkat keausan kampas kopling).
  3. Mengukur panjang bebas pegas katup.
  4. Mengukur gigi jentara (sprocket) dari keausan.
    Mengukur gigi jentara dengan jangka sorong
  5.  dll

Baca juga : Nama-nama alat otomotif dan fungsinya

Demikian tentang fungsi jangka sorong dan cara membaca hasil pengukuran dengan jangksa sorong. Semoga bermanfaat.

Sumber gambar :
1. New Step 1 Toyota
2. http://staffnew.uny.ac.id/upload/197902072014041001/pendidikan/MATERI%20TAMBAHAN-menggunakan%20alat%20ukur.pdf

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *