Fungsi dan Macam Tutup Kopling (Clutch Cover)

  • Whatsapp

 Fungsi dan Macam Tutup Kopling (Clutch Cover) – Salah satu sistem pada mobil adalah sistem pemindah tenaga atau power train system,  yang mana sistem ini terdiri dari kopling, transmisi, propeller, differential dan lain sebagainya. Salah satu komponen utama kopling adalah tutup kopling (clutch cover), selain clutch cover komponen dari sistem kopling adalah kampas kopling dan mekanisme penggerak.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan fokus membahas tentang fungsi atau kegunaan dari tutup kopling (clutch cover) beserta dengan macam-macamnya :

Fungsi tutup kopling (clutch cover)

Tutup kopling atau clutch cover pada kopling terpasang atau dibautkan dengan fly wheel (roda penerus), sehingga clutch cover ini akan berputar bersama-sama dengan fly wheel dan atau kampas kopling. Clutch cover terdapat plat penekan, plat penekan ini merupakan plat yang terbuat dari besi tuang, dan sisinya halus. Plat penekan ini nantinya akan bersentuhan langsung dengan kampas kopling.

Tutup kopling ini dilengkapi dengan sejumlah pegas spiral atau pegas diaphragma. tutup dan tuas penekan. Pegas digunakan untuk memberikan tekanan terhadap pelat tekan, pelat kopling dan roda penerus.

Macam-macam tutup kopling (clutch cover)

Macam macam tutup koplin (clutch cover)
Macam macam tutup koplin (clutch cover)

Terdapat dua macam pegas yang digunakan pada tutup kopling yaitu pegas spiran (atau pegas koil) dan juga pegas diaphragma. Dan berikut ini adalah penjelasannya :

Lihat gambar diatas, di bagian kiri adalah tutup kopling dengan pegas koil. Dan di bagian kanan adalah tutup kopling dengan pegas diafragma.

1. Tutup kopling (clutch cover) dengan pegas koil

Macam tutup kopling yang pertama adalah tutup kopling dengan pegas koil. Cultch cover yang satu ini terdiri dari pressure plate yang umumnya terbuat dari baja tuang yang diratakan dengan halus untuk menekan kampas kopling.

Clutch cover yang satu ini menggunakan pegas koil dan tiga buah pressure lever. Clutch cover dengan pegas koil banyak digunakan pada kendaraan berat seperti bus, truck dll.

2) Tutup Kopling dengan Pegas Diaphragma (Diaphragm Spring Type Clutch)

 Macam tutup koplin yang kedua adalah dengan pegas diafragma yang berfungsi untuk memberikan tekanan terhadap pelat tekan, pelat kopling dan roda penerus., kalau pada tipe ini pegas diafragma juga berfungsi sebagai pressure level. Bila pedal kopling di injak, release bearing akan mendorong ujung-ujung sirip pada pegas diafragma, plat penekan akan tertarik sehingga kampas kopling bebas. Tutup kopling tipe ini lebih banyak digunakan daripada tipe tutup koil dengan pegas koil. Hal ini dikarenakan tutup kopling dengan pegas diafragma memiliki beberapa kelebihan.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari pegas diafragma :

  1. Tidak memerluan tenaga yang berlebihan dalam membebaskan kopling dengan kata lain lebih ringan dalam membebaskan kopling
  2. Kemungkinan slip sangat kecil karena penekanan yang dihasilkan lebih merata
  3. Kontruksi lebih sederhana
  4. Ketika kecepatan tinggi, tegangan pada pegas diafragma tidak menurun, sedangkan pada pegas koil akan menurun karena efek dari gaya sentrifugal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *