Charcoal Canister: Fungsi, Gambar dan Cara Kerjanya

  • Whatsapp
cara kerja charcoal canister

Fungsi Charcoal Canister – Salah satu gas yang berbahaya bagi manusia dan mencemari lingkungan adalah gas Hidrocarbon yang dihasilkan dari dalam tangki bahan bakar. Uap bahan bakar berupa gas HC ini tidak boleh dikeluarkan ke udara luar, untuk itu perlu dicegah.

Pada beberapa mesin, uap bensin disimpan sementara di dalam suatu tempat saat mesin mati dan baru kemudian dikirimkan ke ruang bakar untuk melakukan pembakaran pada saat mesin sudah hidup kembali.

Alat untuk menampung uap bensin ini biasa disebut sebagai charcoal canister.

Fungsi Charcoal Canister

Charcoal canister berfungsi untuk menampung sementara uap bensin yang berasal dari ruang pelampung pada karburator dan uap bensin yang dikeluarkan dari saluran emission pada saat tekanan di dalam tangki bahan bakar naik karena bertambahnya temperatur di dalam internal canister agar tidak terbuang keluar.

Singkatnya charcoal chanister berperan sebagai tempat penampungan sementara bagi uap bahan bakar (bensin) yang ada di tangki bahan bakar serta ruang pelampung mesin karburator.

Selama mesin mobil mati charcoal canister akan menyimpan uap bahan bakar, baru ketika mesin sudah hidup uap bahan bakar tersebut dialirkan ke ruang bakar.

Selain alasan efisiensi agar tidak terbuang sia-sia, pembakaran uap bahan bakar juga mencegah agar gas hidrokarbon yang berbahaya tersebut tidak membahayakan kesehatan maupun mencemari lingkungan.

charcoal canister

Cara Kerja Charcoal Canister

Gambar Charcoal Canister
Gambar Charcoal Canister

1. Pada Saat Mesin Mati

Pada saat mesin dalam kondisi mati setelah digunakan, suhu mesin tidak langsung dingin karena pendinginan juga sudah tidak berlangsung.

Pada saat kondisi tersebut bahan bakar di tanki dan di ruang pelampung karburator menguap. Uap tersebut kemudian akan dialirkan ke tabung charcoal canister melalui selang velintasi.

Uap bahan bakar tersebut masuk ke charcoal canister melalui port inlet yang kemudian diserap oleh partikel arang yang ada di dalam tabung charcoal canister.

2. Pada Saat Mesin Hidup

Pada saat mesin hidup, kevakuman dalam intake manifold yang diakibatkan oleh proses kerja mesin membuka katup canister dan menghisap uap bahan bakar yang tersimpan dalam charcoal canister. Udara yang berisi gas HC ini akan dihisiap ke manifold mesin dan ikut terbakar di ruang bakar mesin.

Perlu diketahui, dalam charcoal canister terdapat katup searah (hanya bisa mengalirkan dari charcoal canister ke ruang bakar). Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran gas pada saat mesin mati.

Katup canister sendiri bekerja satu arah saja (menuju ruang bakar), tujuannya mencegah risiko terjadinya kebocoran gas saat mesin dalam kondisi mati.

Pos terkait