Cara Memeriksa Minyak Rem Mobil Berbagai Merek

  • Whatsapp
cek minyak rem mobil berbagai merek
Letak tabung minyak rem

Cara Memeriksa Minyak Rem Mobil – Rem mobil terdiri dari beberapa komponen yang mana ketika pedal rem mobil di tekan, maka akan membuat cairan ditekan oleh master cylinder sampai menekan piston yang terdapat pada wheel cylinder (untuk jenis rem tromol) atau caliper (pada rem cakram). Piston yang tertekan ini akan menekan kampas rem sehingga bersentuhan dengan cakram, disaat itulah terjadi pengereman.

Untuk bisa memastikan bahwa sistem minyak rem pada mobil bekerja dengan baik, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memerika jumlah minyak rem. Seperti yang kita ketahui, minyak rem memiliki fungsi vital dalam sistem rem hidraulis, karena dia merupakan penghantar tekanan sampai terjadi pengereman.

Jika saja jumlah minyam rem berkurang/habis, maka sistem rem bisa-bisa bermasalah. Untuk itulah sangatlah penting dilakukan pengecekan secara rutin.

Cara melakukan pemeriksaan pada minyak rem mobil pun juga bisa dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan praktis sehingga Kamu tidak perlu membawanya ke bengkel.

Cara Memeriksa Minyak Rem Mobil

Untuk langkah-langkah dalam melakukan pemeriksaan minyak rem pada mobil, Kamu bisa mengetahuinya melalui pada penjelasan berikut ini yaitu :

1. Silahkan periksa ketinggian pada minyak rem

Untuk melakukan pemeriksaan di bagian ini Kamu dapat membuka kap mesin mobil ketika berada di tempat yang datar dan pastikan bahwa mesin mobil dalam kondisi dingin.

Setelah itu Kamu dapat mencari master silinder yang terletak di bagian ruang mesin belakang pada sisi pengemudi. Untuk mobil yang baru memiliki tabung yang berwarna transparan yang dilengkapi dengan garis min and max.

cek minyak rem mobil berbagai merek
Letak tabung minyak rem

Pastikan bahwa minyak tersebut berada pada kedua garis tersebut. Sementara untuk mobil keluaran tahun 1980 mempunyai tabung metal sehingga membuat Kamu harus membuka tutupnya terlebih dahulu. Biasanya tutup dapat diputar menggunakan tangan.

Apabila minyak rem berada di bawah garis minimum maka Kamu harus melakukan penambahan minyak rem. Namun, kamu juga harus waspada dengan masalah lain pada sistem remnya. Ada dua kemungkinan mengapa cairan rem bisa berkurang yaitu :

# Kampas rem aus: Jika jumlah minyak rem berkurang secara perlahan-lahan, misal berkurang selama pemakaian 6 bulan maka bisa jadi itu disebabkan karena kampas rem aus. Apabila kampas rem mulai menipis, piston di caliper akan maju. Minyak rem juga ikut maju, akibatnya jumlah di reservoir terlihat berkurang.

#Kebocoran: Jika minyak rem berkurang secara tiba-tiba, patut diwaspadai itu sebagai akibat kebocoran sistem rem.

2. Periksa kondisi minyak rem, bila perlu lakukan penggantian.

Selain dari segi jumlah atau kuantitasnya, minyak rem juga perlu diperiksa kualitasnya. Dalam hal ini kondisi minyak rem dapat dilihat dari segi warnanya. Apabila minyak berwarna hitam atau gelap maka minyak rem perlu diganti.

Biasanya rekomendasi pabrik menyarankan untuk melakukan penggantian minimal 1 tahun sekali. Penggunaan selama 18 bulan lebih dapat menjadikan minyak rem mengandung air sebanyak 3% dan hal ini dapat menurunkan pada titik didihnya hingga 50%.

3. Lakukan Pemeriksaan pada Komponen Lain Jika Jumlah Minyak Rem Berkurang Drastis

Untuk pemeriksaan pada bagian sistem rem cakram ini bisa dilakukan secara visual yaitu dengan memeriksa pada ketinggian minyak rem yang terdapat di dalam reservoir master silinder dan melakukan pemeriksaan di bagian sistem hidrolik crane.

Bagian inilah yang lebih memungkinkan apabila terjadi kebocoran. Jika cairan atau minyak rem tersebut berkurang dari batas minimalnya maka Kamu harus melakukan pemeriksaan terhadap kebocoran ini.

Cara memeriksa minyak rem mobil ini memiliki tujuannya supaya Kamu bisa mengetahui apakah di dalamnya terjadi kebocoran sistem atau tidak. Jika di bagian sistem mengalami kebocoran maka Kamu harus melakukan perbaikan secepatnya.

Baca juga : 15 Tanda Rem Mobil Perlu Di cek Ke Bengkel

Pemeriksaan Komponen Rem Yang Lain

Minyak rem hanyalan bagian kecil dari sistem rem, pemeriksaan minyak rem saja tidaklah cukup untuk meyakinkan bahwa rem mobil dalam kondisi yang normal. Diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan komponen lainnya seperti kampas rem, booster rem, master silinder, wheel cylinder dan lain sebagainya. Sebagai gambaran, periksa beberapa komponen berikut ini :

1. Selalu periksa keausan pad rem

Pemeriksaan keausan pada pad rem ini bisa dilihat dari segi indikator keausannya. Pada beberapa kendaraan tebal pad rem sudah bisa dilihat dari luar, jika pad rem sudah terlihat tipis dan hampir menyentuh besi lebih baik dilakukan pemeriksaan selanjutnya.

Selain melakukan pemeriksaan secara langsung, pad rem yang mengalami keausan biasanya akan menyebabkan gejala-gejala yang abnormal seperti timbul suara cit-cit, rem tidak pakem dan suara abnormal pada saat pengereman.

2. Waspada Jika Rem Ngocok

rem mobil blong

Rem ngocok adalah kondisi dimana rem baru pakem ketika sudah diinjak beberapa kali. Penyebab utama kondisi ini adalah setelan rem yang tidak pas, atau bisa juga karena terdapat udara didalam sistem rem.

Jika Anda mengalami hal ini, lebih baik segera dibawa ke bengkel deh biar langsung diperbaiki.

Baca juga : 6 Penyebab Utama Rem Mobil Blong

Pabrik mobil akan memberikan anjuran kapan pemilik harus mengganti minyak rem dengan cara melakukan pemeriksaan di bagian buku petunjuk manual supaya Kamu dapat mengetauinya lebih jelas. Untuk itu apabila Kamu belum mengetahui bagaimana tata cara memeriksa minyak rem mobil maka Kamu bisa memperhatikan dari penjelasan yang ada di atas maupun bisa juga dengan buku membaca buku pedoman.

Pos terkait