BBM Boros dan Kemudi Berat? Bisa Jadi Karena Ban Kempes

  • Whatsapp

Ban Kempes Jangan Di Biarkan, Ini Bahayanya – Ban adalah satu-satunya komponen mobil yang langsung berhubungan dengan jalan, ibarat manusia ban itu ya telapak kaki, jadi sangat penting fungsinya. Apabila salah satu ban saja itu bocor, tentu kendaraan tidak bisa jalan. Tidak hanya ban bocor yang menyebabkan masalah, ban kempes pun sebenarnya akan membawa dampak yang tidak baik bagi kendaraan anda. Untuk itu ban pada kendaraan harus dalam kondisi yang baik apabila mobil akan digunakan untuk perjalanan jauh. Termasuk tekanan bannya juga harus sesuai, jangan lebih dan jangan kurang.

Ban kempes atau tekanannya kurang akan membuat permukaan gesek antara permukaan ban dengan jalan bertambah, sehingga gaya gesek yang ditimbulkan menjadi lebih besar. Membuat tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil bertambah. Karena bertambahnya tenaga yang dibutuhkan ini membuat bahan bakar menjadi lebih boros apabila dibandingkan dengan ban yang tekanannya masih standar.

Selain membuat bbm lebih boros, tekanan ban yang kurang juga akan membuat kemudi menjadi lebih berat, membuat pengemudi menjadi cepat lelah atau letih. Kemudian kerugian yang selanjutnya apabila ban kempes adalah keausan pada ban yang tidak ratas. Ban yang kempes bila terus dibiarkan akan berdampak pada keausan, terutama bagian tengah akan cekung, dan beban akan tertumpu pada shoulder sehingga akan aus lebih cepat daripada bagian tengah. Lihat pada gambar di bawah ini :

Keausan ban kempes
Keausan ban kempes

Ban yang tekanannya kurang akan lebih lentur dan lebih cepat panas, dapat berisiko ban pecah pada kecepatan tinggi. Selain itu juga berisiko ban selip pada genangan air (hidroplanning) ketika kecepatan tinggi.  Kemudian apabila yang kempes hanya salah satu sisi saja maka mobil akan cenderung berbelok ke arah ban yang tekanan anginnya kurang. Sehingga akan membahayakan pengemudi dan penumpang.

Baca juga : Tips Membeli Ban Mobil Bekas Yang Tepat dan Berkelas

Maka dari itu sebaiknya tekanan angin ban diperiksa setiap akan pergi jauh, atau minimal satu bulan sekali. Lebih sering diperiksa semakin baik. Jika repot ke bengkel, lebih baik beli alat pengukur tekanan angin ban, sehingga lebih mudah kalau ingin memeriksa tekanan angin ban, ditambah lagi anda juga harus tahu tekanan standar angin ban anda, lihat di buku manual atau tanya sama mekanik bengkel mobil terdekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *