Apa itu CCA (Cold Cranking Ampere) dan RC (Reserve Capacity) Pada Baterai/Aki?

  • Whatsapp

Apa itu CCA (Cold Cranking Ampere) dan RC (Reserve Capacity) Pada Baterai/Aki? – Batarai memilki kegunaan untuk menyediakan sumber energi bagi motor starter dalam menghidupkan mesin pertama kali. Baterai juga berguna sebagai sumber energi bagi komponen kelistrikan lainnya seperti lampu, tape, dll. Energi yang dibutuhkan motor starter cukup besar untuk itu baterai harus dalam kondisi yang baik. Setiap kendaraan memiliki ukuran motor starter yang berbeda-beda, dan tenaga yang dibutuhkan untuk menstarter mobil pun juga berbeda-beda. Maka dari itu spesifikasi baterai setiap kendaraan juga berbeda.

Aki/Baterai Pada Mobil
Aki/Baterai Pada Mobil

Apa itu CCA (Cold Cranking Ampere)

Dalam baterai ada salah satu istilah yaitu CCA (Cold Cranking Ampere) yang menyatakan terkait kemampuan baterai (masih penuh terisi) untuk mengeluarkan arus (satuan Ampere) beban penuh pada temperatur 0 derajat Fahrenheit (-17,8 derajat celcius) selama 30 detik. Tegangan dipertahankan pada 1,2 v pada tiap sel, itu artinya bila dalam satu baterai ada 6 sel maka tegangan keseluruhan adalah 7,2 v pada baterai 12 volt. Nilai dari CCA ini bervariasi, bisa antara 350 A sampai dengan 560 A tergantung dari jenis dan tipe baterai.

Berdasarkan terjemahannya, ada kata cold yang berarti dingin dan crangking yang berhubungan dengan starter. Jadi CCA merupakan kemampuan baterai yang penuh terisi dalam mengeluarkan arus untuk menstarter mobil dalam kondisi spesifikasi seperti di atas (temperaur 0 derajat F, dll) selama 30 detik.

Apa itu RC (Reserve Capacity) / Kapasitas Cadangan

Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa baterai berguna menyediakan energi listrik yang besar untuk menstart mobil, selain itu sebuah baterai juga harus memiliki kapasitas cadangan untuk sistem pengapian, sistem kelistrikan bodi seperti lampu” dan aksesoris apabila charging system tidak bekerja. Kapasitas cadangan atau reserve capacity menyatakan waktu (menit) suatu baterai yang terisi penuh untuk mengalirkan arus sebesar 25 A dan tegangan pada tiap sel dipertahankan 1,75 V atau 10,5 untuk enam sel pada baterai 12 V. Nilai RC ini dapat berkisar antara 55 sampai 115 menit, tergantung dari spesifikasi dan tipe baterai.

Baca juga : Perbandingan Aki Kering dan Aki Basah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *