9 Tips Menggunakan Mobil Matic Dengan Mudah

Tips menggunakan mobil matic - Menyetir mobil memerlukan konsentrasi dan koordinasi visual motorik dengan baik. Pertama, konsentrasi diperlukan untuk memperhatikan lalu lintas. Lalu konsentrasi mengelola kopling dan perseneling, dan konsentrasi ketika mengatur kecepatan kendaraan. Hal ini berlaku jika menggunakan kendaraan dengan transmisi manual. Beruntungnya, saat ini sudah banyak kendaraan transmisi matic dengan berbagai merk mobil matic. Anda hanya perlu mengetahui tips menggunakan mobil matic terbaik.
 
Letak kenyamanan dari mengendarai mobil matic yaitu pengemudi cukup menggunakan gas dan rem saja. Mereka tidak lagi direpotkan dengan adanya kopling, gas, dan persneling. Apabila Anda belum pernah mengendarai mobil matic sebelumnya, tips menggunakan mobil matic yang akan dijelaskan di artikel ini akan sangat membantu. Mobil matic bekas maupun baru tidak ada bedanya untuk cara mengendarainya. Hanya saja, peletakan posisinya saja dari tiap merk mobil berbeda.

Ini Dia Tips Menggunakan Mobil Matic Langsung Bisa

tips menggunakan mobil matic

Mengemudi dengan cara yang benar dan aman untuk para pengemudi sangat diperlukan agar transmisi matinya tidak mudah rusak. Cara mengendarai mobil matic setiap merek pada dasarnya sama saja, tidak ada perbedaan yang signifikan. Itu seperti ketika kamu mengendarai sepeda motor dari merek Yamaha, Honda, Suzuki, sama saja kan?. Di bawah ini akan dijelaskan apa saja tips menggunakan mobil matic untuk yang baru belajar : :
 
1. Pelajari Buku Manual
Di setiap pembelian mobil baru pasti disertai buku manual yang informatif dan mudah dipahami. Buku manual adalah buku yang berisi tentang panduan-panduan dari mulai penggunaan sampai pada perawatannya.  

Jadi, ketika mobil sudah di rumah, jangan buru-buru mengoperasikannya. Baca terlebih dahulu buku manual dengan seksama. Apabila ada hal yang kurang dipahami, kamu bisa menghubungi call center yang biasa tercantum. Atau lebih mudahnya kamu tanyakan saja ke temanmu yang memiliki mobil matic, pasti deh dia mau bantu kamu untuk menggunakan mobil matic.

Mengapa harus membaca buku manual?
Membaca buku manual akan membantu kita memahami fitur-fitur pada mobil matic, entah itu tentang bagian-bagiannya, fungsi-fungsinya dan dasar-dasar penggunaannya. Intinya membaca buku manual akan membuat kita lebih memahami lebih dalam mengenai mobil tersebut. 

Jika ternyata tidak dapat buku manual karena membeli mobil matic bekas, maka bisa coba-coba cari buku manual di internet, sepertinya banyak kok yang menyediakan buku manual grati dan tidak harus sama mobilnya, kamu bisa download buku manual dari mobil matic merek lain.

2. Ingat Posisi dan Kode Persneling 
Kode pada mobil matic
Kode pada mobil matic
Tips menggunakan mobil matic yang kedua adalah pahami dan ingat posisi/kode pada presneling. Kode persneling ini berbeda dengan mobil manual yang penuh angka. Pada mobil matic menggunakan kode-kode meliputi: P (Parking) yang berarti mobil dalam kondisi parker, R (Reverse) yang berarti mobil berjalan mundur, N (Netral) yang berarti tanpa gigi, dan D (Drive) yang berarti mobil berjalan ke depan.
Anda perlu mempelajari dan menghafal kode tersebut agar lancar ketika berkendara. Selain 4 fungsi utama pada persneling tersebut, bisa jadi Anda menemukan tambahan kode 1, 2, dan 3 selain yang kode sebelumnya. Tambahan ini biasa digunakan untuk kondisi spesial seperti ketika menuju jalanan menanjak atau membutuhkan kecepatan yang lebih dari akselerasi biasa.
3. Awali Dari P atau N
Anda perlu membiasakan diri dengan mengawali mobil matic dari P atau N untuk mencegah tumbukan akibat mobil yang bergerak secara tiba-tiba. Biasakan juga dengan menginjak rem sebelum memindahkan persneling ke posisi “D”. Ketika dinyalakan, cek persneling bila mobil tidak mau dinyalakan. Hal ini dikarenakan ada beberapa tipe mobil yang tidak bisa dinyalakan bila persneling tidak pada posisi tersebut. Cara ini juga berlaku sebagai cara mengendarai mobil matic ayla.

Ketika Anda ingin menyalakan atau mengendarai mobil matic, Anda harus pastikan tuas mobil dalam posisi P (Parkir) atau N (Netral). Desain transmisi matic telah diciptakan oleh produsen mesin mobil sehingga ketika mesin mobil bisa hidup apabila i posisi tuas berada di P (Parkir) atau N (Normal).

4. Gunakan Kaki Kanan 
Jangan gunakan kaki kiri untuk menginjak rem, karena feeling ketika menginjak menggunakan kaki kiri dan kaki kanan sangat berbeda. Kaki kiri yang biasa digunakan untuk menginjak kopling sedalam-dalamnya, tentu akan berbeda dengan kaki kanan yang sudah biasa menginjak rem seperlunya. Ketika akan menggeser tuas atau menjalankan mobil, pastikan rem sudah ditekan. Jika akan menggeser tuas dari P ke R dan N ke D atau sebaliknya, maka rem bisa untuk menghindari kerusakan mesin.

Bagi beberapa orang juga biasanya menganggap rem sebagai kopling. Kebiasaan ini biasanya dilakukan kepada rem yang diinjak secara pelan-pelan ketika menginjak gas. Kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang salah dan dipastikan akan mempercepat kerusakan girboks.

5. Mulailah Melaju dengan Pelan 
Apabila akan memulai perjalanan dengan kondisi normal, maka perhatikan tuas sudah di posisi “D”. Posisi ini berguna untuk berjalan maju, sedangkan tuas di posisi “R” berarti jalannya akan mundur ke belakang. Ketika mengendarai mobil, tidak serta merta hanya melewati jalan yang lurus saja. Anda akan melaju di jalan tanjakan, turunan, hingga licin.

Ketika Anda menemui jalan tanjakan, maka membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine brake). Dari sini, Anda memerlukan adanya pergeseran tuas ke posisi 2. Apabila perjalanan yang dialami menanjak atau menurun yang ekstrim, maka tuas harus digeser ke posisi 1 atau L.JI

6. Pilih Mode Pengoperasian Ekonomis
Tips menggunakan mobil matic selanjutnya adalah dengan memilih pada mode ekonomis. Namun tidak semua mobil matic tersedia mode ini. Jadi apabila mobil matic Anda memiliki mode pengoperasian ekonomis, maka bisa dipilih untuk mode tersebut. Kegunaan mode ekonomis ini biasa digunakan untuk kondisi ketika berada di perjalanan kota yang macet. Tentu pengemudi pasti ingin menghemat penggunaan BBM. Kemudian apabila pengemudi ingin sekedar mengendarai kendaraan secara santai, maka bisa juga memilih mode ekonomis.

7. Lakukan Akselerasi dengan Mulus
Pada mobil matic, terdapat tombol OD atau menggeser tuas ke posisi 3. Fungsi tombol ini untuk membantu berakselerasi menggunakan gigi 3. Apabila ingin melaju lebih cepat dan ingin mendahului mobil di depan, maka harus menggunakan kecepatan di sekitar 60-80 km/jam. Nah, kecepatan ini juga bisa digunakan ketika berada di area tanjakan panjang dan harus dengan menggunakan gigi 3. Jika tombol OD/OFF menyala, menandakan perpindahan dalam percepatan dibatasi hanya di gigi 3.

8. Tips Berkendara Di Tanjakan dengan Mobil Matic
Apabila mobil Anda berada di daerah tanjakan seperti di pedesaan atau pegunungan, maka menggunakan mode D saja tidak cukup. Kecepatan 0-30 km/jam tersebut harus diganti menggunakan transmisi D2 (kecepatan 40-50 km/jam) agar bisa digunakan menanjak dengan mudah. Di awal untuk memindahkan transmisi D ke D3, D2, atau D1, maka tidak usah menekan rem penuh. Anda bisa menekan pada tombol switch di persneling dan selanjutnya pindahkan.

9. Tips Berkendara Di Kemacetan dengan Mobil Matic
Ketika Anda berkendara dengan mobil matic dan berada di area kemacetan, hal tersebut bisa sangat  mudah untuk dilewati. Mobil matic membutuhkan cara tersendiri saat berada di kemacetan dan saat posisi tanjakan. Mobil matic lebih mudah daripada mobil manual. Pada mobil manual, pengemudi diwajibkan untuk menginjak rem dan memindahkan kopling gigi ke N (Normal). Sedangkan mobil matic hanya perlu menahan rem sebentar saja agar mobil berhenti beberapa detik.

Baca juga : Arti huruf dan angka pada presneling mobil matic

Bagaimana? Setelah Anda mengetahui tips menggunakan mobil matic di atas, apakah masih tertarik dengan mobil manual? semakin canggih teknologi, maka akan semakin mudah mengendarainya dan makin tinggi keamanannya. Sekian pembahasan artikel ini, semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian.

Belum ada Komentar untuk "9 Tips Menggunakan Mobil Matic Dengan Mudah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel