BLOK SILINDER : Materi Lengkap, Pengertian, Fungsi dan Bagian-bagiannya

BLOK SILINDER : Fungsi, Bagian-Bagian dan Materi Lengkap - Blok silinder merupakan komponen utama di dalam rangkaian mesin, bahkan dapat dikatakan sebagai komponen terbesar dari mesin jika dilihat dari segi ukurannya. Karena itulah blok silinder menjadi tempat/dudukan/penopang dari sebagian besar komponen mesin mulai dari piston, kepala silinder, poros engkol dan masih banyak lagi. Komponen mesin tersebut dapat dipasang di bawahnya, di atasnya, di sampingnya dan di dalamnya.

Blok silinder terdiri dari silinder-silinder yang merupakan tempat piston bekerja, satu blok silinder bisa terdiri dari satu silinder, 3 silinder, 4 silinder bahkan sampai 12 silinder. Silinder-silinder ini disusun dengan berbagai metode, ada yang in line (sebaris), ada juga yang model v yang biasanya dipakai pada mobil-mobil sport dengan jumlah silinder di atas 6 silinder. Di bawah ini adalah contoh blok silinder dengan jumlah 8 silinder (v8).

Blok Silinder tipe V
Sumber : enginelabs.com
Karena kerjanya yang sangat berat, blok silinder harus dibuat dari bahan-bahan yang kuat dan tahan terhadap panas maupun tekanan tinggi. Saat ini blok silinder kebanyakan terbuat dari besi tuang dengan paduan alumunium untuk membuatnya lebih ringan.

A. Pengertian Fungsi Blok Silinder

Blok silinder terdiri dari beberapa silinder yang menjadi tempat untuk piston naik turun guna menghasilkan tenaga melalui proses pembakaran didalamnya.

Pada bagian atas blok silinder dipasangkan kepala silinder yang diberi perpak (gasket) sebagai perapat. Kepala silinder ini dibautkan dengan blok silinder.

Sementara pada bagian bawah, blok silinder menjadi dudukan dan rumah bagi mekanisme engkol yang kemudian ditutup dengan oil pan (bak oli).'

Blok Silinder
Blok Silinder
Pada bagian sisi depan blok silinder, terdapat gear poros engkol yang dihubungkan dengan gear cam shaft, tujuannya adalah untuk menggerakkan cam shaft (poros nok) yang dibutuhkan pada mekanisme katup. Metode menghubungkan crank shaft dan cam shaft ini ada beberapa macam seperti langsung, dengan timing chain dan timing belt.

Sementara pada bagian belakang blok silinder, menjadi dudukan bagi fly wheel (roda penerus). Pada sisi samping kanan dan kiri, blok silinder menjadi dudukan dari kelengkapan mesin seperti dudukan bagi motor starter, alternator, dll.

Jadi fungsi blok silinder adalah untuk :
1. Tempat silinder-silinder yang merupakan tempat piston naik turun untuk melakukan kerjanya
2. Sebagai dudukan dari kepala silinder
3. Sebagai dudukan dari poros engkol, atau sebagai rumah dari mekanisme engkol (poros engkol, connecting rod, piston dll).
4. Pada tipe OHV, sebagai rumah dari poros nok (cam shaft).
5. Sebagai dudukan fly wheel.
6. Terdapat water jacket yang berguna sebagai saluran air untuk mendinginkan komponen mesin.
7. Sebagai dudukan dari komponen-komponen lainnya seperti distributor, motor starter, kalter, dll.

B. Bagian-bagian Blok Silinder

Blok silinder terdiri dari silinder-silinder mesin yang berfungsi sebagai tempat piston bekerja, jumlah silinder setiap mesin mungkin berbeda-beda tergantung dari seberapa besar kapasitas mesin tersebut. Gambar di bawah ini adalah blok silinder yang dilihat dari atas, terlihat jelas lubang silindernya, ada juga water jacket yang merupakan jalur bersirkulasinya air pendingin.
water jacket dan silinder
Sumber : quora.com

1. Silinder
Silinder adalah lubang tempat piston bekerja, pada silinder ini terdapat lapisan khusus yang dibuat dari bahan yang berbeda dengan blok silinder, lapisan khusus ini disebut dengan cylinder lyner, Cylinder lyner dibuat lebih halus untuk mengurangi gesekan antara piston dengan dinding silinder, namun tidak dibuat sehalus mungkin juga karena akan membuat oli tidak dapat menempel. Sebaliknya dinding silinder yang terlalu kasar akan membuat gesekan terlalu besar, menimbulkan panas dan membuat ring piston cepat aus.

2. Water Jacket pada Blok Silinder
Ketika mesin bekerja, dinding silinder akan menerima panas dari piston dan hasil pembakaran. Dinding silinder ini kemudian menyalurkan panas ke water jacket yang ada pada block silinder, panas ini kemudian akan berpindah ke air dan dialirkan ke radiator untuk didinginkan. Jadi block silinder harus mampu menghantarkan panas secara baik.

Bagian-bagian setiap water jacket dibuat sedemikian rupa agar mampu menyerap panas secara optimal dan mencegah terjadinya udara dan uap di dalam sistem pendingin. Pada umumnya aliran umum cairan pendingin adalah ke atas, hal ini dikarenakan cairan panas akan naik secara otomatis di atas cairan yang dingin. Sehingga pada umumnya cairan pendingin akan mengalir dari blok silinder, naik ke atas ke kepala silinder dan ke radiator untuk didinginkan.

3. Saluran Minyak pada Blok Silinder
Saluran minyak merupakan jalan bagi oli untuk melumasi komponen-komponen yang ada pada blok silinder dan kepala silinder, oli yang ada pada oil pan (bak oli atau kalter) akan dipompa sehingga dapat naik melalui saluran oli ini dan sampai ke crankshaft dan kepala silinder.

Oli juga akan dilewatkan ke filter oli terlebih dahulu untuk dilakukan penyaringan, karena itulah filter oli juga melekat pada blok silinder. Selain filter oli, sensor tekanan oli juga ditempatkan pada blok silider.   

4. Crankcase
Source : https://www.howacarworks.com
Crankcase atau disebut juga bak engkol adalah rumah bagi poros engkol, terletak di bagian bawah dari blok silinder. Pada crankcase terdapat lekungan sebagai tempat dudukan dari poros engkol dan bantalannya. Baru setelah itu ditutup dengan tutup bantalan utama (main bearing caps).

5. Engine Mounting
engine mounting
Source : samarins.com
Engine mounting berfungsi untuk mengkaitkan mesin dengan bagian chassis, ditambah juga dengan karet untuk meredam getaran yang dihasilkan mesin.

C. Macam-macam Susunan Silinder

Susunan silinder
Susunan silinder
1. Tipe Sebaris
Susunan silinder yang paling sering kita jumpai di kendaraan roda empat mungkin adalah tipe sebaris, dimana silinder-silinder mesin disusun dalam satu baris. Hal tersebut karena memang kebanyakan mobil-mobil yang kita jumpai di Indonesia kebanyakan memakai mesin 4 silinder, seperti Toyota Avanza, Toyota Rush, Daihatsu Ayla, Honda Jazz.

Karakteristik susunan silinder tipe sebaris ini adalah :
- Konstruksi sederhana
- Tak banyak getaran
- Perawatan mudah
- Bila jumlah silinder lebih dari 4 konstruksi terkesan panjan.
- Keseimbangan getaran jelek jika jumlah silinder kurang dari 4.
2. Tipe V
Padahal selain model in-line atau sebaris, terdapat cara penyusunan yang berbeda. Ada tipe V, tipe ini digunakan pada kendaraan yang memiliki jumlah silinder lebih dari 4. Paling mudah bisa kita temui di mobil-mobil sport atau mobil super car.

Tujuan dari penyusunan ini adalah agar mesin tidak terlalu panjang, bayangkan saja ya kan ada mesin dengan 12 silinder dan disusun sebaris. Mungkin mobil itu bakalan panjang banget bukan?

Karakteristik blok silinder dengan susunan silinder tipe-V ini adalah sebagai berikut :
- Konstruksi pendek untuk silinder banyak.
- Poros engkol sederhana ( dua batang torak pada satu pena.
- Perlu 2 kolektor gas buang.
- Keseimbangan getaran lebih buruk dari motor sebaris.
 
3. Tipe Horizontal Berlawanan
Susunan silinder selanjutnya adalah tipe horizontal berlawanan, dimana pistonnya bergerak secara horizontal. Jika terdapat 6 silinder maka 3 silinder di sebelah kanan dan 3 lainnya disebelah kiri. Tipe ini memiliki karakteristik sebagai berikut : 
- Konstruksi pendek dan rendah.
- Keseimbangan getaran lebih baik dari lainnya
- Perlu 2 kolektor gas buang
- Saluran isap panjang jika hanya satu karburator

D. Bahan Dasar Blok Silinder
Blok silinder dibuat dengan cara menuangkan cairan besi yang sangat panas kedalam cetakan. Pada awalnya blok silinder dibuat dari bahan besi baja yang memiliki struktur kuat. Namun memiliki kekurangan yaitu berat berlebih sehingga kurang optimal, berpotensi karat, dan biayanya mahal.

Namun sekarang blok silinder dibuat dari besi dengan paduan alumunium, selain lebih ringan dan murah juga lebih tahan terhadap karat. Hampir semua mobil sekarang menggunakan paduan alumunium untuk blok silindernya.

E. Bagaimana Blok Silinder Dibuat?
Video di bawah ini menggambarkan proses pembuatan blok silinder yang dilakukan menggunakan mesin. Tonton videonya berikut ini :


Share yaa ke temenmu jika artikel ini bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "BLOK SILINDER : Materi Lengkap, Pengertian, Fungsi dan Bagian-bagiannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel