Selain Sebagai Pelumas, Ini Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan

Selain Sebagai Pelumas, Ini Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan - Setiap beberapa bulan sekali kita melakukan penggantian oli mesin untuk motor ataupun mobil kita, kalau mobil maka akan ketambahan mengganti oli transmisi dan oli gardan. Oli mesin yang diganti ini akan menjadi menghitam seiring pemakaian, hal dikarenakan adanya ktoran berupa carbon, asam dan kotoran lainnya dari sisa-sisa pembakaran. 

Jika oli sudah kotor maka kinerjanya dalam melumasi komponen mesin menjadi kurang maksimal, sehingga perlu diganti. Ngomong-ngomong masalah fungsi oli, mungkin kita tahunya oli itu untuk pelumasan saja, padahal oli sejatinya tidak hanya sebagai pelumasa yang melumasi setiap komponen mesin agar licin (mengurangi gesekan).

Oli Mesin pada Kendaraan
Oli Mesin pada Kendaraan
Memang fungsi utama oli adalah sebagai pelumas, namun sifatnya oli yang seperti itu membantu mesin dalam melakukan kinerjanya. Berikut ini bisaotomotif.com sampaikan beberapa fungsi oli mesin yang mungkin saja belum kalian tahu sebelumnya :

1. Sebagai pelumasan
Fungsi utama oli mesin adalah untuk melumasi permukaan komponen mesin yang bersinggungan dengan cara membuat lapisan film oli. Lapisan oli atau film oil ini akan mencegah kontak langsung antara permukaan metal atau mencegah gesekan secara langsung yang berakibat pada keausan dan kehilangan tenaga.

Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan
Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan

2. Sebagai pendingin
Oli selain sebagai pelumas juga membantu dalam proses pendinginan, oli akan membantu menyerap panas pada komponen mesin, yang kemudian panas itu akan ikut bersirkulasi dan merembet ke komponen mesin lain untuk didinginkan. Baca juga : Sistem Pendingin (Cooling System) Pada Mobil

3. Sebagai perapat
Oli akan membentuk lapisan (oil film) diantara piston dan silinder, pada kondisi seperti ini oli berfungsi sebagai perapat (seal) yang dapat mencegah hilangnya tenaga mesin. Mengapa? Ketika tidak adanya perapat, maka campuran udara dan bahan bakar yang dikompresikan akan bocor dan masuk ke bak engkol, tentu ini akan membuat tenaga yang dihasilkan tidak maksimal.

4, Sebagai pembersih
Ketika oli di tap atau di ganti, maka warnanya tidak seperti baru lagi. Warnanya akan berubah menjadi warna hitam yang banyak kotorannya seperti lumpur, carbon dan sisa-sisa pembakaran. Kotaran ini jika tidak dikeluarkan bisa-bisa membuat masalah baru seperti menyumbat saluran atau memperbesar gesekan yang mengakibatkan keuasan.

Oli mesin akan membawa kotoran-kotoran ini dan membawanya ke kalter (oil pan), sehingga tak heran apabila ketika diganti oli mesin sangat kotor dan berwarna hitam.

5. Sebagai penyerap tegangan
Oli mesin menyerap dan menekan tekanan lokal yang bereaksi pada komponen yang dilumasi, serta melindungi agar komponen tersebut tidak menjadi tajam saat terjadinya gesekan-gesekan pada bagian-bagian yang saling bersinggungan.


Demikian artikel mengenai fungsi oli mesin pada kendaraan selain sebagai pelumas, semoga bermanfaat dan jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kalian ya. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Selain Sebagai Pelumas, Ini Fungsi Oli Mesin Pada Kendaraan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel