Fatal ! Inilah Akibat Pemasangan Ring Piston Terbalik

Fatal ! Inilah Akibat Pemasangan Ring Piston Terbalik - Sebuah komponen mesin seyogyanya harus terpasang sesuai dengan maksud dan tujuannya, sebagai contoh adalah spion. Coba bayangkan jika spion itu dipasang terbalik, kacanya tidak menghadap ke belakang tapi ke depan? Emmm mungkin lucu kali yaa.

Hal yang sama juga demikian, pada piston terdapat dua macam ring yaitu ring kompresi dan ring oli. Kedua-duanya harus terpasang secara benas dan tidak terbalik. Karena jika terbalik pasti akan berdampak pada performanya. Baca juga : 5 Fungsi Ring Piston: Disertai Gambar dan Macam-macamnya

Jadi pemasangan ring piston terbalik mesin bisa hidup? Hidup sih hidup, tapi performanya akan turun bahkan jika terus-terusan bisa berdampak pada over heating. Bagaimana bisa? 

Ada dua kemungkinan terbalik pada ring piston, yaitu :
1. Terbalik antara ring kompresi satu dan dua
2. Terbalik arah pemasangannya

Yang pertama adalah terbalik pemasangan antara ring kompresi 1 dengan ring kompresi nomor 2, ring 1 dipasang pada alur ring 2 dan ring 2 dipasang pada alur ring 1. 

Terbalik model seperti ini jangan sampai terjadi, karena ring 1 dan ring 2 itu berbeda. Ring kompresi 1 memiliki radius di bagian diameter luar yang lebih halus, sementara ring 2 lebih tajam.

Hal tersebut dikarenakan ring kompresi 1 letaknya di atas, sehingga harus minim gesekan dengan linier silinder. 

Sedangkan ring 2 dibuat lebih kasar (lebih rapat) agar gas dan bahan bakar yang lolos dari ring kompresi satu tidak bisa lolos dari ring kompresi. Selain itu, bentuk ring kompresi dua juga sedikit berbeda, pada bagian bawahnya dibuat agak meruncing yang berfungsi untuk menyapu oli berlebih yang menempel pada dinding silinder. 

Perbedaan ring kompresi 1 dan 2
Perbedaan ring kompresi 1 dan 2

Biasanya ring piston memiliki tanda "1" dan "2". Tanda "1" dipasangkan pada bagian paling atas (top ring), dan tanda "2" dipasangkan pada alur ring kedua.
 
Lalu jika terbalik?
Jika terbalik pemasangannya kemungkinan linier silinder akan tergores, kompresi bocor, dan knalpot akan mengeluarkan asap putih (ngebul).

Selain terbalik pemasangan 1 dan 2, jangan sampai juga terbalik pemasangan setiap ringnya. Untuk ring kompresi nomor 2 biasanya terdapat tanda khusus. Nahh, letakkan tanda tersebut di bagian atas. 
Tanda pada ring piston
Tanda pada ring piston
Jika itu sampai terbalik maka akan berakibat pada kemampuan ring kompresi dalam menahan campuran udara dan bahan bakar saat kompresi. Jika sampai kompresi bocor maka akan membuat tenaga yang dihasilkan juga tidak maksimal. Istilahnya "nglepeh", mesin susah untuk diajak akselerasi.

Selain pemasangan yang tidak boleh terbalik, perlu diperhatikan juga masalah pemasangan ujung-ujung ring. Jangan sampai ketiga celah pada ujung ring diletakkan sejajar, jika sejajar yaa sama saja akan membuat kompresi bocor.

Pemasangan Ring Piston
Pemasangan Ring Piston
Sudah tahu kan apa akibat pemasangan ring piston yang terbalik? Jangan sampai salah yaa, dan harus teliti dalam pemasangan ring piston ini.

Belum ada Komentar untuk "Fatal ! Inilah Akibat Pemasangan Ring Piston Terbalik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel