Fungsi Sistem Pendingin Pada Mobil dan Motor

Fungsi Sistem Pendingin Pada Mobil - Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, pada motor bakar energi bahan bakar akan dibakar (dirubah menjadi energi panas) yang kemudian dirubah ke dalam energi kinetik (gerak) yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Dari energi panas saat pembakaran ini, hanya sekitar 25% saja yang dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai tenaga. Energi juga akan hilang akibat gesekan yang terjadi (6% + 3 %). Sebagiannya lagi berupa residu akan dikeluarkan menjadi gas buang (34 %).

Sistem Pendingin
Sistem Pendingin
Masih terdapat energi panas sebesar 30 % yang diserap oleh mesin itu sendiri, dan jika tidak dibuang panasnya maka akan memiliki pengaruh negatif pada komponen mesin. Sebagian besar komponen mesin terbuat dari alumunium campuran besi, yang akan memuai ketika mendapatkan panas. Sehingga apabila melebihi titik muainya tentu dapat membuat gesekan semakin besar dan mempercepat keausan.

Untuk itulah panas yang diserap oleh mesin harus dibuang. Sistem yang membuang panas ini disebut dengan sistem pendingin. Setiap kendaraan baik motor maupun mobil pasti terdapat sistem pendingin. Sistem pendingin berfungsi untuk mendinginkan dan mencegah panas yang berlebihan.

Sistem pendingin umumnya terdapat dua macam yaitu sistem pendingin udara dan sistem pendingin air. Sistem pendingin udara dapat kita temui pada kendaraan roda dua, dalam blok mesinnya terdapat sirip-sirip yang berguna untuk memperluas luas penampang bidang pendinginan. Ketika motor berjalan, maka udara akan melewati sirip-sirip mesin dan mendinginkannya.

Pada sistem pendingin air, kontruksi lebih rumit karena di dalam blok silinder akan dibuat aliran sebagai jalan sirkulasi air untuk mendinginkan. Air yang telah mendinginkan mesin akan ditampung dalam radiator yang kemudian didinginkan oleh aliran udaran dan kipas. Umumnya semua kendaraan roda empat (mobil) menggunakan sistem pendingin ini, ada juga motor yang menggunakan sistem pendingin air, biasanya ditemui pada motor ber-cc besar.

Jadi, apa fungsi sistem pendingin pada mobil dan motor??
Sistem pendingin pada mobil dan motor berfungsi untuk mendinginkan mesin dan mencegah panas yang berlebihan yang dapat mempercepat keausan mesin dan kerusakan. Sistem pendingin juga berfungsi untuk menjaga agar mesin berada pada temperatur kerja.
Panas yang berlebihan atau yang dikenal dengan over heating dapat berdampak buruk bagi kinerja mesin, selain dapat mempercepat keausan juga bisa membuat kepala silinder melengkung. Ketika kepala silinder melengkung, tentu saja akan membuat air dan oli bercampur sehingga membuat kendaraan/mobil macet.

Komponen Sistem Pendingin
Komponen Sistem Pendingin
Dalam sistem pendingin mobil terdapat thermostat, pada saat mesin masih dingin air ditahan dan tidak bersirkulasi. Sehingga mesin akan lebih cepat mencapai temperatur kerja. Ketika mesin melebihi panasnya, thermostat akan membuka dan mengalirkan air ke radiator untuk didinginkan. Ketika mencapat suhu tertentu (temperatur kerja) thermostat kembali menutup agar suhu kerja mesin tetap terjaga.


Demikian artikel tentang fungsi sistem pendingin pada mobil dan motor, semoga bermanfaat yaa terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Fungsi Sistem Pendingin Pada Mobil dan Motor"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel