Cara Mengendarai Motor Bebek di Tanjakan, Pasti Bisa !

Cara Mengendarai Motor Bebek di Tanjakan, Pasti Bisa ! - Kendaraan berupa sepeda motor bebek saat ini sudah begitu banya peminatnya. Hampir semua masyarakat modern sudah emiliki motor bebek. Jika anda gemar melakukan perjalanan ke luar kota, maka harus sangat di persiapkan. Terutama, untuk anda yang masih baru dan belum paham bagaimana caranya. Karena itu, anda harus paham cara mengendarai motor bebek di tanjakan.

Bagi sebagain orang merasa bahwa melewati tanjakan dengan motor. Ternyata, memang untuk melewati tanjakan butuh keahlian khusus. Terutama, untuk anda yang tidak pernah mencoba motor bebek. Maka, jangan sampai salah anda dalam mengerdarai mtoor di daerah tanjakan. Berikut beberapa cara mengendarai motor bebek di tanjakan

Cara Mengendarai Motor Bebek Di Tanjakan

Jangan sampai salah dalam melakukan berkendara melalui tanjakan. Berikut kami sampaikan beberapa caranya: 
Mengendarai motor di tanjakan
Mengendarai motor di tanjakan

1. Masuk gigi 1 atau 2 untuk tanjakan curam
Sudah seharusnya, para pemotor paham akan penggunaan mesin dalam mengendarai. Termasuk saat berada di tanjakan. Maka, sangat di sarankan untuk dapat memainkan putaran dari mesin. Setidaknya, motor bebek memiliki 4 perpindahan. Untuk itu, jika ingin naik usahakan dalam posisi yang memang kuat untuk menanjak. Anda bisa memperkirakannya sebelum masuk ke tanjakan.

Paling aman memang menggunakan gigi 2 untuk tanjakan yang agak tinggi, pada saat menanjak kecepatan menjadi pertimbangan nomor sekian. Yang terpenting adalah kuat menanjak terlebih dahulu, jadi masuk gigi 2 dengan kecepatan konstan. Ketika sudah hampir sampai pucuk, bisa ditambah gigi percepatan untuk meningkatkan kecepatan.

2. Ambil ancang-ancang
Jika Anda tahu bahwa setelah jalan ini ada tanjakan, maka cobalah untuk dapat mengambil ancang-ancang dari arah yang agak jauh. Kemudian, lakukan pemanjatan dari tanjakan tersebut. Maka, dapat di pastikan bahwa motor akan tetap lancar dalam segala situasi. Yang perlu diperhatikan adalah, jika tanjakannya itu pendek maka Anda bisa masuk gigi 3 dan kecepatan yang agak tinggi.

Tapi kalau tanjakannya itu panjang dan agak tinggi, maka bisa menggunakan gigi 2 dengan kecepatan konstan. 

3. Kurangi Gigi Percepatan Jika tidak Kuat
Jika motor tidak kuat menanjak, maka bisa dengan mengurangi gigi percepatan ke gigi-1. Harap diperhatikan, proses penggantian ini kalau bisa dilakukan dengan cepat. Jangan sampai menunggu motor berjalan mundur dulu atau sampai berhenti. Karena kalau sudah sampai berhenti, motor agak susah untuk menanjak. Jadi kapan? Ketika motor itu mulai ngga kuat, di saat itulah kalian kurangi gigi ke yang lebih rendah.
 
4. Lakukan Pengereman Secukupnya
Biasanya, dalam tanjakan bisa saja mengalami kemacetan. Bagi para pengguna motor bebek, mungkin kerap menggunakan pengereman saat berada di tanjakan. Padahal, hal ini sangatlah tidak di lakukan. Karena, pengereman pada motor justru dapat mengurangi tingkat kinerja dari motor. Hasilnya, sudah pasti sangat baik dan begitu berukualitas. Dijamin, motor bebek anda tidak akan mati meskipun tingkat kemiringannya cukup tinggi. 

5. Mengendarai motor di Pegunungan
Pengalaman pribadi waktu di pegunungan di mana jalan itu naik dan turun, dan jumlahnya tidak hanya satu melainkan banyak sekali tanjakan curam maupun turunan. Waktu itu ketika saya akan ke Gunung Sindoro, berboncengan dengan teman saya di belakang. Motor yang saya kendarai adalah Supra X 125, dan di tengah-tengah perjalanan motor saya panas (over heating), sehingga seperti ngga ada tenaga (lemes) pokoknya ngga kuat lah untuk menanjak. Nahh, pada saat mengendarai motor di pegunungan ada beberapa tips nih :

- Saat di tanjakan lurus, ambil ancang-ancang secepat mungkin bisa masuk gigi 2 atau 3. Tapi jangan sampai mesin itu gasnya terlalu besar (rpm tinggi) / nggereng.

- Saat turun masukkan ke setengah presneling saja, sehingga mesin tidak terbebani oleh transmisi. Kalau pada motor kopling, maka tekan kopling secara penuh. Bisa juga masukkan ke gigi yang lebih tinggi (4 atau 5). Tapi ingat, ini berlaku untuk tanjakan lurus yaa. Karena sangat berbahaya jika tanjakan berkelak-kelok kemudian kecepatan tinggi.

- Saat ditanjakan yang berbelak-belok gunakan gigi 2 atau 3 dengan kecepatan stabil, atau gigi 4 jika tanjakan tidak terlalu curam.

- Jika motor sudah tidak kuat, berhenti dulu dan diamkan sampai mesin itu agak dingin. Biasanya mesin akan menimbulkan bau terbakar, bisa kampas remnya atau kampas koplingnya. Yang membuat motor tidak kuat adalah selip pada koplingnya.


Itulah beberapa cara mengendarai motor bebek di tanjakan. Bagaimana, sangat mudah bukan? Sudah pasti, dan tentu bisa anda pelajari lagi lebih dalam. So, jangan sampai anda tidak memperlajarinya. Semoga bermanfaat!

Belum ada Komentar untuk "Cara Mengendarai Motor Bebek di Tanjakan, Pasti Bisa !"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel