Sering Kesal Dengan Lampu Mobil Yang Silau? Laporkan Saja Biar Dipenjara !

Sering Kesal Dengan Lampu Mobil Yang Silau? Laporkan Saja Biar Dipenjara ! - Lampu depan mobil seyogyanya berfungsi untuk menerangi jalan didepannya, tapi ketika lampu ini diganti dengan lampu yang lebih terang atau warna yang berbeda dengan tujuan tertentu, maka bisa saja membahayakan pengendara lain dan memicu terjadinya kecelakaan.

Hal ini dapat terjadi apabila lampu depan terlalu terang dengan posisi mengarah agak ke-atas, sehingga membuat pengemudi di depannya silau. Saya sendiri juga sering merasa jengkel, dengan mobil yang sudah diganti lampunya menjadi warna putih.

Tidak hanya mobil sih, motor juga banyak. Kalau agak ditundukkan sih masih mending, tapi kalau agak dike-ataskan itu yang masalah. Saya yang berpapasan dengan kendaraan tersebut merasa silau, dan sulit untuk melihat jalan didepannya. Yaa, kalau jalannya mulus sih ngga papa, tapi kalau jalannya bergelombang? atau jalannya berkelok-kelok? Bisa-bisa masuk jurang ya kan..

Para pengemudi jail ini, selain mengganti lampu depan kadang lampu belakang atau rem juga diganti. Yang paling banyak saya temui sih, pengendara motor modifan yang biasanya dimiliki oleh anak-anak muda. Entah motivasi mereka mengganti lampu depan atau rem ini untuk apa, mungkin biar kelihatan beda dan kelihatan keren kali yaa. Padahal sih, biasa aja dan justru malah menimbulkan kesan negatif karena membuat kesal dan membahayakan pengendara lain.

Lampu Depan / Kepala
Lampu Depan / Kepala
Jika kalian menemukan pengendara seperti itu, catat nomor platnya dan laporkan polisi. Karena, mengganti warna lampu dengan warna yang tidak standar yang lebih terang merupakan tindakan berbahaya dan berisiko membahayakan pengendara lain. 

Tindakan tersebut bertentangan dengan peraturan lalu lintas yang sudah di atur dalam Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 279.

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Tidak hanya penggantian lampu, pemberian atau penggantian/pelapisan mika pada lampu juga dapat dikenakan sangsi. Mika berwarna transparan/bening pada lampu depan dibuat agar pancaran cahaya yang dihasilkan memecah dan mudar, sehingga dapat menerangi jalan dengan jalas.

Begitu juga bagian lampu belakang (rem) dibuat warna merah agar pencahayaannya meredup dan tidak terlalu membuat silau pengemudi dibelakangnya. Apalagi lampu belakang (rem) hanya dikhususkan sebagai lampu peringatan saja.

Mari tertib berlalu-lintas, kita berkendara tidak hanya sendiri. Ada pengendara lain yang juga menggunakan jalan yang sama, mari lebih santun dalam berkendara dan ciptakan jalan yang aman dengan tertib berlalu lintas.

Belum ada Komentar untuk "Sering Kesal Dengan Lampu Mobil Yang Silau? Laporkan Saja Biar Dipenjara !"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel