Perbedaan Mendasar Mesin Bensin dengan Mesin Diesel

Perbedaan Mendasar Mesin Bensin dengan Mesin Diesel - Dalam dunia permobilan kita mengenal dua jenis mesin jika dilihat dari jenis bahan bakar yang digunakan, yaitu mesin yang menggunakan bahan bakar bensin disebut dengan mesin bensin, dan mesin yang berbahan bakar solar disebut dengan mesin diesel. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tapi pada dasarnya keduanya adalah sama-sama mesin yang berguna untuk menghasilkan power yang dibutuhkan untuk memutar roda. Walaupun sama-sama mesin, tapi keduanya itu berbeda mulai dari prinsip kerjanya, komponenya, setinggannya, karakteristiknya dan lain sebagainya.  Sebelum membuat artikel ini, sebelumnya juga sudah saya buat artikel serupa dengan judul : Perbandingan Mobil Bensin dan Mobil Diesel

Kalian mungkin sedang bingung, mau pilih mobil berbahan bakar bensin atau solar. Tenang, kalian dapat memperhitungkan item-item berikut ini sebelum kalian membeli sebuah mobil. Tapi ingat !!, yang kami jabarkan di bawah ini hanya terfokus pada bagian "MESIN" saja karena letak perbedaan keduanya memang pada mesin, sementara komponen lain seperti pemindah daya, interior, eksterior, fitur-fitur tidak di masukkan disini. Berikut ini adalah perbedaan mendasar antara mesin bensin dengan mesin diesel :

Perbedaan Mendasar Mesin Bensin dengan Mesin Diesel

Perbandingan Mesin Bensin dan Mesin Diesel
Perbandingan Mesin Bensin dan Mesin Diesel

1. Siklus Kerja (Siklus Pembakaran)
Siklus dalam mesin bensin seringkali disebut dengan siklus otto yang terdiri dari empat langkah mulai dari pemasukan, kompresi, usaha dan buang. Pada mesin diesel dikenal dengan siklus sabathe, yang sama-sama terdiri dari 4 langkah juga. Perbedaan keduanya adalah pada waktu kapan bahan bakar masuk ke dalam ruang bakar, dan pembakarannya.

Pada mesin bensin, campuran udara dan bahan bakar dicampur (di karburator) sebelum dimasukkan ke dalam ruang bakar, yang kemudian kedua-duanya akan dikompresikan dan dibakar menggunakan percikan bunga api pada busi.

Sementara pada mesin diesel, pada langkah pemasukan hanya udara saja yang dimasukkan. Pada saat kompresi, juga udara saja yang dikompresikan. Hingga pada langkah usaha, bahan bakar disemprotkan oleh injector dan akan terbakar dengan sendirinya. TANPA BANTUAN BUSI seperti pada mesin bensin. Baca lebih lanjut : Proses Kerja Motor Diesel 4 Tak

2. Perbandingan Kompresi/Tekanan kompresi
Perbandingan kompresi merupakan perbandingan antara volume langkah dengan volume ruang bakar, di dapat tekanan kompresi. Pada mesin diesel, pembakaran terjadi dengan sendirinya tanpa ada bantuan busi seperti pada mobil bensin. Maka, pada mesin diesel diperlukan tekanan kompresi yang tinggi untuk mendapatkan panas yang tinggi sehingga terjadi pembakaran di ruang bakar. Jadi, tekanan kompresi mesin diesel lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan kompresi milik mesin bensin. Perbandingan kompresi mesin diesel berada di kisaran 15 - 22, dan tekanan kompresinya mencapai 26 - 40 kg/cm2.

3. Bentuk Ruang Bakar
Dari segi bentuk ruang bakar mesin diesel lebih rumit, ada bagian ruang bakar yang dinamakan pre combustion chamber yang merupakan tempat awal terjadinya pembakaran. Sementara pada mesin bensin, ruang bakarnya langsung tanpa pre combustion chamber karena sudah ada busi yang akan langsung membakarnya.

4. Getaran dan Suara
Karena pada mesin diesel memiliki tekanan kompresi yang tinggi, umumnya mesin diesel getarannya akan lebih tinggi dan suara yang dihasilkan lebih besar. Berbeda dengan mesin bensin yang lebih halus, dan tenang.

5. Pemakaian Bahan Bakar
Dari konsumsi bahan bakar, mesin diesel lebih unggul dan lebih irit. Itu dikarenakan dengan bahan bakar solar dan tekanan kompresi yang tinggi, diperoleh tenaga yang besar. Sementara pada mesin bensin, untuk mendapatkan tenaga yang besar dibutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.

6. Tenaga dan Kecepatan
Mesin diesel memiliki kelebihan dari segi power, namun dari segi rpm (kecepatan) masih kalah dengan mesin bensin. Sebaliknya, mesin bensin memiliki tenaga yang lebih kecil tapi dapat memiliki rpm (kecepatan) yang lebih tinggi. Karena apa? karena pada mesin diesel pembakarannya secara mandiri (secara alami), berbeda pada mesin bensin yang di bantu dengan busi.
 
Untuk lebih memahami perbedaan antara mesin bensin dan mesin diesel dapat dilihat pada tabel berikut ini :


ITEM
Mesin Diesel
Mesin Bensin
Sikus pembakaran
Siklus sabathe
Siklus Otto
Tekanan kompresi
15 – 22
6 – 12
Bentuk ruang bakar
Lebih rumit
Lebih sederhana
Percampuran bahan bakar
Diinjeksikan pada akhir langkah kompresi
Dicampur di dalam karburator
Metode pengapian
Terbakar sendiri
Percikan api busi
Metode bahan bakar
Pompa injeksi
Karburator
Bahan bakar
Light oil (solar)
Bensin
Getaran & suara
Besar
Kecil
Efisiensi panas (%)
30 – 40
22 – 30
Pemakaian bahan bakar, spesifik (gr/PK-jam)
160 – 225
200 - 250


Bagaimana terkait perbedaan mendasar dari mesin bensin dan mesin diesel? Apakah ada yang perlu ditanyakan? Jika ada jangan sungkan untuk bertanya melalui komentar di bawah ini yaa. Jangan lupa like & subcribe channel website ini di YouTube : BISA OTOMOTIF TV.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Mendasar Mesin Bensin dengan Mesin Diesel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel