Komponen-komponen Sistem Bahan Bakar Diesel dan Fungsinya

Komponen-komponen Sistem Bahan Bakar Diesel dan Fungsinya - Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas tentang perbedaan mendasar antara mesin diesel dan mesin bensin, dari situ kita mengetahui bahwa dalam prinsip kerjanya terdapat perbedaan sedikit. Jika dalam mesin bensin yang dikompresikan adalah bahan bakar dan udara, pada mesin diesel yang dikompresikan hanyalah udara saja.

Dan pada saat langkah usaha, pembakaran dihasilkan bukan dari percikan bunga api. Melainkan karena tingginya tekanan kompresi, panasnya udara dan bahan bakar yang sudah dikabutkan sehingga mudah terbakar.

Yess, bahan bakar harus dikabutkan agar mudah terbakar. Tugas pengabutan ini dilakukan oleh nozzle injektor. Karena dikabutkan, maka tidak heran apabila saluran-saluran dalam sistem bahan bakar terutama pompa injeksi dan nozle harus memiliki tingkat presisi yang sangat tinggi. Mengingat tingginya tekanan dalam bahan bakar untuk menghasilkan semprotan kabut yang sempurna.

Bagaimana sistem bahan bakar pada mesin diesel ini bekerja? Pada awalnya, pompa bahan bakar akan menghisap solar yang berada di tangki, kemudian akan melalui filter solar untuk disaring. Setelah itu akan melewati water sedimenter untuk memisahkan antara air dan solar. Baru setelah itu masuk ke bagian pompa injeksi bahan bakar.  Dari pompa injeksi akan disalurkan ke masing-masing nozle injektor sesuai dengan urutuan pengapiannya, dan terjadilah semprotan bahan bakar dalam bentuk kabut.

Fungsi Komponen-komponen Sistem Bahan Bakar Diesel

Komponen Sistem Bahan Bakar Diesel
Komponen Sistem Bahan Bakar Diesel
1. Tangki Bahan Bakar
Komponen dalam sistem bahan bakar yang berfungsi untuk menampung solar. Baca juga : Fuel Tank Pada Kendaraan Bermotor

2. Saringan Bahan Bakar
Berfungsi untuk menyaring solar dari berbagai kotoran yang terdapat di dalam solar. Kotoran-kotoran tersebut antara lain, kerak, partikel-partikel, tanah, dll.

3. Water Sedimenter
Water sedimenter berfungsi untuk memisahkan air yang terbawa di dalam aliran solar. 

4. Pompa Pengalir (Feed Pump)
Berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ke pompa injeksi.

5. Advans saat penyemprotan
Berfungsi untuk memajukan saat penyemprotan sesuai dengan putaran mesin (rpm mesin).

6. Pompa Injeksi
Berfungsi untuk memberikan tekanan pada solar yang akan diinjeksikan/disemprotkan oleh nosel. Pompa injeksi terdapat dua macam yaitu tipe in line (segaris) dan tipe distributor.

7. Governor
Governor dalam sistem bahan bakar diesel berfungsi untuk mengatur putaran motor dengan cara mengatur volume bahan bakar yang disemprotkan. Governor ini terdapat dua jenis yaitu governor sentrifugal (mekanis) dan governor pneumatic (vakum).

8. Nozle Injektor
Berfungsi mengabutkan bahan bakar ke ruang bakar. 

9. Busi Pemanas (Glow Plug)
Berfungsi untuk memanaskan udara di dalam ruang bakar mesin diesel saat mesin masih dingin. Sehingga mesin lebih mudah hidup.

Gimana sudah tahu kan komponen-komponen sistem bahan bakar diesel?? Selanjutnya akan kita pelajari tentang cara kerja dari masing-masing komponen tersebut. Woww, biar ngga ketinggalan jangan lupa like fanspage kami dan Subcribe channel Youtube kami di Bisa Otomotif TV.

Belum ada Komentar untuk "Komponen-komponen Sistem Bahan Bakar Diesel dan Fungsinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel