Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus

Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus - Ada beberapa sebutan untuk lampu yang Anda sebut sebagai lampu indikator injeksi, tapi yang paling umum disebut dengan indikator check engine. Yang itu artinya, ketika lampu ini menyala maka yang harus dilakukan adalah "check engine" atau cek mesin. Indikator check engine ini hanya bisa ditemukan pada mobil-mobil yang sudah injeksi (EFI) dan tidak ada pada mobil yang masih menggunakan karburator dalam sistem bahan bakarnya.

Indikator check engine ini berguna untuk memudahkan pengemudi ketika terjadi kerusakan pada komponen-komponen mesin yang berada di bawah kendali ECU (Electronic Control Unit). Ketika ada satu komponen yang bermasalah, otomatis check engine ini akan menyala. Menyalanya ini biasanya juga disertai dengan penurunan performa mesin atau terjadi masalah seperti brebet, nglitik, pincang dll. Walaupun ada sebagian kecil kasus terjadi, check engine nyala namun tidak berpengaruh terhadap performa mesin. Tapi tetap saja kan, menyalanya indikator yang satu ini cukup mengganggu mata dan perasaan pengemudi. Baca lebih lanjut : Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) Pada Mobil 

Cara yang paling mudah untuk mengetahui penyebab dan memperbaikinya adalah dengan pergi ke-bengkel, selain butuh alat khusus yang sering disebut sebagai scanner juga butuh analisa yang kuat. Apalagi setelah diperbaiki, sistem juga perlu di reset agar check engine ini tidak menyala lagi. Tanpa di reset, maka sistem masih menyimpan trouble dan menggunakan rekaman terakhir yang dilaporkan ke ECU. Tapi tenang, untuk mereset caranya cukup mudah kok. Hanya dengan melepas terminal negatif dari baterai, dan diamkam selama 15 detik. Di beberapa mobil, cara tersebut bekerja dan sukses untuk mereset sistem yang trouble setelah perbaikan.

So guys, kalian masih tetap bisa memeriksa hal-hal kecil berikut ini sebelum kalian menyerah untuk dibawa ke montir bengkel. Bagaimana cara memeriksanya? Pantengi terus website ini, dan jangan lupa like fanspage kami ya guys, ingat ! like itu gratis kok :v.

Check Engine Menyala Terus
Check Engine Menyala Terus

1. Jika lampu indikator berwarna kuning
Pada beberapa kendaraan, lampu indikator check engine memiliki tingkatan-tingkatan tertentu yang disesuaikan dengan seberapa urgent (penting) trouble yang terjadi. Warna kuning, menandakan bahwa trouble pada mesin dalam kategori ringan. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, bisa berubah menjadi warna merah yang berarti dalam kategori berbahaya (berat). Ketika berwarna merah ini biasanya sudah menganggu performa mesin.

Oke, kita fokus pada lampu indikator yang masih berwarna kuning, ketika ini terjadi coba cek pada sistem gas buang, atau cek juga catalytic converter yang sering mengalami kerusakan. Selain itu, cek juga tutup tangki bensin. Karena belum pasnya dalam menutup atau malah belum ditutup dapat membuat indikator mesin ini menyala. Bukan karena pada tutupnya yang ada sensornya, melainkan tekanan dalam tangki yang rendah.

Amanya, indikator berwarna kuning adalah 1 minggu - 2 minggu. Jika dalam waktu tersebut indikator masih menyala maka segera bawa ke bengkel kepercayaan Anda.

2. Buka kap mesin, dan periksa mesin
Biasanya check engine menyala juga disebabkan oleh hal-hal sepele, seperti socket kendur/terlepas, sensor udara terlepas, atau kabel-kabel yang terputus. Maka cek dari socket-socketnya kemudian cek kabel yang menuju koil busi. Jika ditemukan ada kabel terputus, terbakar atau koil retak bisa jadi itu dia yang menyebabkan check engine menyala. Segera diperbaiki agar tidak merembet dan menyebarkan virus-virus kerusakan pada komponen yang lain.

3. Busi
Ketika check engine menyala setelah ganti busi, coba deh cek spek businya apakah sama dengan yang sebelumnya. Karena di beberapa kendaraan harus menggunakan busi yang sama dengan bawaannya, ketika dipasang dengan busi yang berbeda maka sistem ECU akan mendeteksi sebuah kesalahan. Akibatnya check engine nyala dan mesin sedikit brebet. 

Beberapa Komponen Yang Sering Jadi Penyebab Lampu Indikator Injeksi (Check Engine) Menyala

Selain komponen di atas, ada beberapa komponen lagi yang sering mengalami kerusakan. Entah mengapa, tapi masing-masing kendaraan biasanya memiliki kelemahan yang berbeda-beda :

Mesin Injeksi
Sumber : knowhow.napaonline.com


1. Air Temperature Sensor / Mass Air Flow Sensor
Dua buah sensor yang berfungsi untuk mengukur suhu udara dan jumlah (aliran) udara yang masuk ke mesin. Dengan hasil yang diperoleh sensor terkait dengan udara yang masuk, akan disesuaikan dengan bahan bakar yang disemprotkan oleh injector sehingga didapat campuran yang pas/ideal. Komponen ini sering mengalami kerusakan, terutama apabila filter udara terlalu kotor dan banyak debu-debu yang masuk. Misal digunakan pada lingkungan yang berdebu seperti tambang, dll.

2. Catalytic Converter
Sebuah komponen yang fungsinya untuk mengubah karbon monoksida dan senyawa lainnya menjadi senyawa yang aman bagi lingkungan sekitar. Ketika ini rusak, maka asap tidak dikonversi(dirubah) sehingga akan berimbas pada gas buang yang memiliki tingkat polisi tinggi. Berimbas juga pada tarikan mesin yang menjadi lebih berat.

3. Water Temperatur Sensor
Sebuah sensor untuk mengetahui temperatur dari sebuah air di dalam mesin. Ini juga sering mengalami kerusakan terutama apabila air yang digunakan tidak memiliki kualitas yang baik.

4. MAP Sensor
Maniforld Absoluter Pressure sensor merupakan sebuah sensor yang mendeteksi berapa tekanan yang ada di manifold, yang nanti digunakan sebagai bahan ecu untuk menentukan bahan bakar yang disemprotkan dalam mesin. Ya, hampir mirip dengan MAF sensor sih. 

Nah, itu adalah beberapa komponen dan penyebab lampu indikator injeksi menyala terus. Jangan lupa like dan subcribe channel kami untuk dapat informasi-informasi seputar dunia otomotif, dan yang pasti Gratis.

0 Response to "Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel