Cara Mengetahui Oli Mobil Kurang atau Tidak Jumlahnya

Cara Mengetahui Oli Mobil Kurang atau Tidak Jumlahnya - Oli merupakan salah satu bagian dari sistem pelumasan yang fungsinya melumasi komponen-komponen mesin yang bergerak, sehingga keausan dapat dicegah dan meminimalisir terjadinya panas yang berlebihan akibat gesekan antara logam dengan logam.

Setiap mesin memiliki kapasitas atau kuantitas oli yang berbeda-beda, jumlah tersebut sudah disesuaikan dengan kerja dan kebutuhan dari mesin tersebut. Jika terlalu banyak maka efeknya tidak baik, apalagi jika jumlahnya kurang atau terlalu sedikit.

Jika jumlahnya terlalu banyak akan membuat mesin menjadi lebih berat, j
ika kurang tentu saja akan membuat pelumasan menjadi tidak sempurna. Ketika itu terjadi kemungkinan akan mempercepat keausan komponen seperti silinder, ring piston, metal/bantalan poros engkol rusak dan lain sebagainya. Belum lagi efek panas yang berlebihan (over heating) bisa-bisa membuat kepala silinder (silinder kop) melengkung.

Kita sudah tahu betapa pentingnya hubungan jumlah oli terhadap kinerja mesin, lalu bagaimana cara untuk memeriksa dan mengetahui oli mobil kurang atau tidak? Berikut ini adalah cara-caranya :

Cara Mengetahui Oli Mobil Kurang atau Tidak Jumlahnya


1. Gunakan Stick Oli
Cara yang pertama untuk mengetahui jumlah oli adalah dengan menggunakan stick oli, setiap mobil pasti ada stick olinya. Cara memeriksanya cukup mudah, tinggal ikuti langkah-langkah berikut ini :
  • Kondisi mesin dalam keadaan mati, jika baru hidup tunggu sebentar sampai oli pada turun ke kalter (oil pan).
  • Siapkan majun/lap/gombal.
  • Tarik stick oli dan lap dengan majun. 
  • Masukkan kembali dan lihat hasilnya
Analisa : Ada garis L dan F. "L" berarti low dan "F" berarti Full. Jika oli berada di garis F maka itu artinya oli sudah pas. Yang perlu ditambah adalah ketika oli berada di bawah tengah-tengah antara garis L dan F, jika digaris L atau dibawahnya berarti jumlah oli kurang agak banyak. Segera di tambah yaa.

Memeriksa Jumlah Oli
Memeriksa Jumlah Oli

 
2. Indikator Tekanan Oli
Indikator tekanan oli dipasang sebagai tujuan untuk memberi isyarat teknan oli di dalam mesin, ketika tekanan oli rendah maka indikator ini akan hidup. Tekanan oli yang rendah dapat disebabkan oleh beberapa seperti oli tidak naik akibat pompa oli rusak, filter oli tersumbat atau jumlah oli mesin yang kurang. Jadi waspadalah ketika indikator tekanan oli dalam mobil ini hidup.

Tips Menjaga Jumlah Oli Agar Selalu Pas

1. Ganti Oli dan Filter Oli Secara Rutin
Untuk mencegah terjadinya kekurangan oli dapat dilakukan dengan selalu rutin mengganti oli, dengan begitu jumlah oli akan selalu terkontrol. Apalagi sebagian kecil kasus kurangnya jumlah oli (oli habis) disebabkan oleh telatnya ganti oli mesin. Baca juga : Cara Mengganti Filter Oli Mobil

2. Waspada Kebocoran
Oli yang berkurang juga bisa disebabkan karena terjadinya kebocoran. Nah, kebocoran ini pasti ada tanda-tandanya, misalnya ada oli yang menetes, atau blok mesin yang basah terkena oli. Jadi ketika ini terjadi, lebih sering-sering cek jumlah oli ya guys !.
 
3. Waspada Asap Putih di Kenalpot
Hanya ada dua kemungkinan oli mobil berkurang, kalau ngga bocor keluar ya ikut terbakar di dalam mesin. Nah, salah satu ciri oli ikut terbakar adalah asap kenalponya yang berwarna putih dan berbau oli terbakar.


Mungkin itu sedikit tips untuk mengetahui oli mobil kurang atau tidak jumlahnya, semoga bermanfaat dan terimakasih banyak.

0 Response to "Cara Mengetahui Oli Mobil Kurang atau Tidak Jumlahnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel