Pengertian, Perbedaan, Penggunaan Busi Panas dan Busi Dingin

Selamat datang di Bisaotomotif.com yang di kesempatan kali ini topik yang akan kita bahas adalah pengertian serta perbedaan busi panas dan busi dingin. Haa busi ada suhunya juga? Kok bisa ada busi panas dan busi dingin, apa busi panas itu saat mesin bekerja sehingga ketika dilepas dan dipegang suhunya akan panas, atau busi dingin saat dipagi hari sebelum mesin digunakan dan memegang busi terasa dingin. Apakah itu?

Tentu tidak busi panas dan busi ditentukan oleh panjang insulator yang menentukan cepat atau tidaknya sebuah busi dalam melepas panas. Busi yang cepat melepas panas disebut dengan busi dingin, sedangkan busi yang lambat dalam melepas panas disebut dengan busi panas.

Apa itu busi panas?
Lalu busi panas itu yang panjang insulatornya atau yang pendek? Nahh itu, bisa dengan logika. Busi panas adalah busi yang insulatornya panjang, sehingga lama dalam melepas panas. Mengapa lama melepas panas? Karena busi yang insulatornya panjang akan lebih cepat juga menerima panas (lebih mudah panas), dan daya hantar panasnya kecil sehingga busi panas ini akan relatif panas saat bekerja.

Apa itu busi dingin?
Busi dingin adalah busi yang insulatornya lebih pendek dan memiliki daya hantar yang lebih baik, sehingga busi dingin mudah melepas panas dan lebih mudah cepat dingin.

Busi Panas dan Busi Dingin
Busi Panas dan Busi Dingin

Pemakaian busi panas dan busi dingin
Busi panas tidak cocok untuk digunakan pada mesin yang memiliki temperatur yang tinggi, cocoknya untuk mesin dengan temperatur standar. Sedangkan busi dingin cocok untuk mesin yang memiliki temperatur tinggi, biasanya sih mesin-mesin berkapasitas besar dengan tingkat kompresi yang tinggi atau mesin yang sudah dimodifikasi.

Bila mesin yang memiliki temperatur ruang bakar yang tinggi, dan dipasangi busi panas. Bisa-bisa panasnya berlebihan dan mesin akan mengalami over heating.

Begitu juga sebaliknya, jika pada mesin yang suhunya standar kemudian dipasangi busi dingin. Maka temperatur pada ruang bakar sulit tercapai, akibatnya mesin akan sulit dihidupkan.

Bagaimana menentukan busi panas atau busi dingin?
Busi panas atau busi dingin bisa dilihat dari kode businya, setiap busi pasti ada kode businya yang menunjukan identitas dari busi tersebut. Untuk contoh kita dapat melihat kode busi pada merek NGK, yang mana semakin besar angka pada kode businya maka businya akan semakin dingin (busi dingin) yang lebih cepat melepas panas. Bila ada busi berkode NGK CR6HSA maka busi tersebut lebih panas ketimbang busi berkode  NGK CR8HSA. 

Tidak hanya pada busi NGK saja, pada busi merek DENSO juga demikian, semakin besar angkanya akan semakin dingin businya.

Sekarang sudah jelas tentang perbedaan busi panas dan busi dingin? Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Perbedaan, Penggunaan Busi Panas dan Busi Dingin"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel