Fungsi dan Bagian-bagian Busi (Spark Plug) Pada Sistem Pengapian

Selamat datang di blog bisaotomotif.com yang akan selalu update dengan berbagai informasi otomotif yang kali ini kita akan membahas mengenai Funsi dan Bagian-bagian Busi (Spark Plug). Busi merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pengapian, tanpa adanya busi suatu mesin tidak dapat hidup. Bahkan hanya mati satu buah busi saja akan membuat mesin abnormal seperti pincang ataupun brebet istilah bengkelnya. Busi dipasang di tiap ruang pembakaran pada kepala silinder, fungsinya adalah untuk memercikkan bunga api yang digunakan untuk membakar campuran udara dan bahar bakar di dalam silinder pada saat langkah akhir langkah kompresi. Jadi fungsi busi itu apa om? masih belum jelas nih.

Fungsi Busi (Spark Plug)

Busi memiliki fungsi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder pada saat akhir langkah komprei dengan jalan memercikkan bunga api di antara elektroda positif (tengah) dan elektroda negatif. 

Mengapa busi bisa memercikkan bunga api? Busi dialiri arus tegangan tinggi yang telah dibangkitkan di koil pengapian, tegangannya dapat mencapai 10 k - 15 k volt. Tegangan yang tinggi tersebut kemudian akan melewati busi, dan di ujung elektroda positif akan meloncat ke arah elektroda negatif. Nah disinilah peran celah busi, yang akan membuat arus di elektroda positif akan meloncat ke arah elekroda negatif, loncatan ini akan menghasilkan percikan bunga api. 

Lhoo kalau begitu busi meloncatkan bunga api terus dong? Ya ngga, karena disana ada peran distributor yang membagikan arus. Setelah mengalirkan arus ke busi 1, lanjut mengalirkan arus ke busi 3, lanjut ke busi 4 dan terakhir ke busi 2. Begitu seterusnya, tergantung dari firing order kendaraan tersebut. Setelah kita tahu fungsinya, selanjutnya kita bahas tentang bagian-bagiannya. 

Bagian-bagian Busi (Spark Plug) 

Pada dasarnya busi terdiri dari tiga komponen utama yaitu electrode, isolator dan shell. Elekctorde atau elektroda ini dibagi menjadi dua seperti yang saya sebutkan diatas, yaitu elektroda positif dan elektroda negatif. Elektroda positif dan negatif ini memiliki celah busi yang biasanya akan selalu di setel, celah busi yang tidak sesuai akan mempengaruhi performa busi.

Bagian-bagian Busi (Spark Plug)
Bagian yang kedua adalah issolator, isolator berfungsi untuk menghindari terjadinya kebocoran tegangan yang bisa saja terjadi pada elektroda tengah maupun inti busi. Bila terjadi kebocoran tegangan maka percikan busi akan lemah, atau bahkan tidak dapat memercikkan bunga api karena arus sudah pergi ke massa terlebih dahulu melalui bagian yang bocor. Maka dari itu isolator adalah bagian yang sangat penting, isolator harus memiliki daya isolasi yang sangat baik terhadap listrik selain itu juga harus memiliki daya tahan terhadap panas yang tinggi mengingat busi akan dialiri arus yang tinggi dan terletak di atas ruang bakar. Bahan pembuat isolator ini adalah keramic, sehingga memilki daya sekat yang sangat baik.

Bagian selanjutnya adalah shell, shell merupakan logam yang mengelilingi isolator dan sekrup agar bisa dipasang kepala silinder. Lebih lengkapnya dapat dilihat pada gambar diatas ya guys. Baca juga : Cara Memeriksa, Membersihkan dan Menyetel Busi. Demikian artikel fungsi dan bagian-bagian busi (spark plug), semoga bermanfaat dan terimakasih.

0 Response to "Fungsi dan Bagian-bagian Busi (Spark Plug) Pada Sistem Pengapian"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel