Fly Wheel : Fungsi, Cara Kerja dan Karakteristik Roda Gila

Kembali lagi dengan saya Kang Parjo dalam website bisaotomotif.com belajar otomotif semakin mudah dan gampang. Oke guys, walaupun sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang Fly Wheel ini, tapi rasa-rasanya di artikel tersebut belum begitu lengkap. Maka dari itu akan saya lengkapi dengan artikel berikut ini.

Roda gila? Haah, roda bisa gila? Jika ada manusia yang memiliki gangguan jiwa, kira-kira apa ciri-cirinya? Tidak mandi, tidak pakai baju, rambut kusut, kulit hitam, tidak memakai sandal, kuku panjang, dan ketawa-ketawa sendiri. Betul tidak? Nhaa, bila ada salah satu ciri tersebut ada pada kamu, bisa jadi kami termasuk orang gila :).

Dari semua ciri diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa orang gila itu tidak bisa di atur, bertingkah semau mereka, tak peduli dengan apa yang dikatakan orang. Nah kalau roda gila?

Ada miripnya sih, tapi kalau roda gila fungsinya untuk mempertahankan momen inertia, kecepatan putaran roda gila tergantung dari usaha yang dihasilkan oleh mesin. Bingung?? Bagus kalau bingung.

Tahu Hukum 1 Newton? Itu lhoo yang isinya bahwa suatu benda akan mempertahankan kedudukannnya, bila semula diam maka akan tetapi diam bila tidak ada gaya yang mempengaruhinya. Contoh realnya gini, misal kamu sedang naik bus dengan kecepatan tingkat tinggi, tiba-tiba ada monyet nyebrang. Karena sopirnya kaget melihat kamu, eh melihaat monyet maka dengan gerakan reflek sopir tersebut menginjak rem sedalam-dalamnya. Hasilnya, mobil tersebut berhenti mendadak, kamu yang tidak tahu apa-apa kira-kira reaksinya apa? Yes maju ke depan, tersungkur, terjedok. Mengapa itu bisa terjadi, ya itu hukum newton 1 atau kamu sedang mempertahankan gerak semula.

Apa hubungannya dengan fly wheel? Oke ada contoh real lagi yang semoga kamu bisa makin paham dengan cara kerja fly whell.

Kamu tahu mesin jahit yang masih manual? Yang kalau menggunakannya harus mengayunkan kaki, tahu? Disitu juga ada roda yang berputar, yang kerjanya mirip dengan fly wheel. Bila tanpa ada roda tersebut, maka seorang penjahit akan terus mengayun-ayunkan kakinya. Teruss, karena tidak ada yang melanjutkan atau menjaga momen putarnya. Berbeda jika ada fly wheelnya, maka seorang penjahit tidak perlu memutar terus-terusan, mungkin 3 kali ayunan kemudian tidak diayun tapi mesin jahitnya masih berputar. Nah, prinsip kerja fly wheel mirip-mirip seperti itu.

Fly Wheel : Fungsi, Cara Kerja dan Karakteristik Roda Gila

Fly wheel atau roda gila berfungsi untuk mempertahankan putaran mesin dan memungkinkan mesin bekerja (berputar) dengan lembut walaupun tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak konstan (stabil). Dapat juga dikatakan untuk menyimpan energi/momen putar. 

Pada fly wheel jumlah energi yang tersimpan akan sebanding dengan kuadrat kecepatan putaran. Energi dari crank shaft (poros engkol) ditransfer ke fly wheel dengan menggunakan torsi, sehingga meningkatkan kecepatan putaran pada fly wheel, sehingga akan energinya akan tersimpan dalam putaran. 



Karaketristik Fly Wheel
Karakteristik Fly Wheel
Karakteristik Fly Wheel


Fly wheel umumnya terbuat dari bahan baja tuang yang memiliki kualitas bagus, fly wheel kemudian diikatkan dengan bagian belakang para crank shaft (poros engkol), ini khusus pada kendaraan yang menggunakan transmisi manual.

Kemudian pada bagian terluarnya, terdapat ring gear yang terlekat kuat. Sehingga fungsi fly weel selanjutnya adalah berfungsi untuk menerima tenaga putar dari motor starter, yang kemudian meneruskannya ke poros engkol. 

Apakah pada kendaraan matic terdapat fly wheel? Pasti ada roda gila di setiap mobil, hanya saja mungkin bentuk dan namanya yang berbeda. Pada mobil matic yang fungsinya mirip dengan fly wheel dinamakan dengan torque converter. 

0 Response to "Fly Wheel : Fungsi, Cara Kerja dan Karakteristik Roda Gila"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel