Cara Memeriksa dan Menyetel Saat Pengapian Mobil Sesuai SOP

Cara Memeriksa Dan Menyetel Saat Pengapian Mobil Sesuai SOP - Pada kendaraan yang masih menggunakan sistem pengapian konvensional, terutama yang masih terdapat disributornya. Maka saat pengapian merupakan hal yang wajib untuk diperiksa dan disetel. Seperti yang kita tahu bahwa saat pengapian atau ignition timing ini merupakan waktu dimana busi meloncatkan bunga api  sebelum akhir langkah kompresi untuk membakar campuran udara dan bahan bakar agar terjadi langkah usaha.

Saat pengapian harus tepat, tidak boleh terlau maju ataupun terlalu mundur. Jika terlalu maju bisa jadi menyebapkan knocking (timbulnya suara seperti ketukan palu, karena tekanan maksimum pembakaran terjadi sebelum piston melewati titik mati atas. Berbeda ceritanya jika saat pengapian kita setel terlalu mundur, maka tekanan pembakaran yang maksimum akan terjadi jauh setelah piston melewati top dead center, sehingga menyebapkan kerugian langkah usaha.

Yang palin tepat adalah saat pengapiannya tepat, yang mana akan membuat tekanan pembakaran maksimum akan terjadi beberapa derajat setelah piston melewati TMA (titik mati atas). Dan usaha yang dihasilkan pun juga maksimal.

Cara Memeriksa Dan Menyetel Saat Pengapian Mobil Sesuai SOP

Memeriksa saat pengapian mobil
Memeriksa saat pengapian mobil

Cara yang akan saya bagi kali ini, saya ambil referensinya dari buku manual toyota seri k. Dan berikut ini merupakan sop memeriksa dan menyetel saat pengapian :

Langkah pertama : Perhatikan oktan selektornya, pastikan oktan selektor pada posisi yang standar. Pastikan juga celah platina sudah disetel.

Langkah kedua : Hidupkan mesin dan periksa sudut dwell dan putaran idle. Sebelum memeriksa saat pengapian, sudut dwell harus disetel terlebih dahulu dengan menyetel celah platina. Karena apabila sudut dwell disetel setelah melakukan penyetelan saat pengapian. Maka ketika saat pengapian diperiksa kembali akan berubah, merubah sudut dwell juga akan merubah saat pengapian. Kemudian putaran idle maksimal adalah 900 rpm. Jika melebihi terlebih dahulu dikecilkan terlebih dahulu, karena jika rpmnya melebihi 900 rpm maka sistem centrifugal advancenya (pengajuan pengapian) sudah bekerja sehingga data yang didapatkan tidak valid karena sudah dimajukan oleh sistem pengajuan pengapian tepatnya oleh centrifugal advancer.

Baca juga : Pengaruh sudut dwell terhadap pengapian mobil

Langkah ketiga : Sumbat kedua selang vaccum, agar vacuum advancer yang berfugnsi untuk memajukan sistem pengapian tidak bekerja. Jika mesin mau mati, besarkan sedikit rpm nya dan pastikan tidak melebihi 900 rpm.

Lankah keempat : Pasang timing light dan arahkan kearah poros engkol. Lihat dengan tegak lurus, dan catat hasilnya.

Langkah kelima : Cocokkan dengan spesifikasi yang ada pada buku manual, jika tidak sesuai maka stel saat pengapian dengan memutar distributor. Untuk memajukan saat pengapian, putar distributor berlawanan dengan arah rotor, misalnya rotor berputar searah jarum jam maka untuk memajukan saat pengapian adalah dengan cara memutar distributor berlawanan arah jarum jam. Dan juga sebaliknya jika ingin memundurkan saat pengapian.

Karena ini mengacu pada kendaraan toyota, di buku manual tertusi spesifikasi saat pengapian untuk toyota seri 5 k adalah 5 derajat sebelum tma (BTDC = before top dead center). Sebagai tambahan saja apabila didapat saat pengapian 10 derajat BTDC maka saat pengapian tersebut terlalu maju, dan perlu dimundurkan dengan cara memutar searah putaran rotor. Berbeda jika didapat 1 deraja sebelum tma maka itu terlalu mundur dan disetel dengan cara memajukannya. Jika ada yang salah, tolong dibenarkan.

0 Response to "Cara Memeriksa dan Menyetel Saat Pengapian Mobil Sesuai SOP"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel