Fungsi dan Komponen-komponen Sistem ABS Pada Rem Mobil

Fungsi dan Komponen-komponen Sistem ABS Pada Rem Mobil

11:42 AM Add Comment
Fungsi dan Komponen-komponen Sistem ABS Pada Rem Mobil - Kendaraan saat ini sudah semakin canggih, termasuk safety systemnya atau sistem keamanannya. Ada berbagai sistem yang mendukung keamanan dan keselamatan penumpang dalam berkendara seperti ABS yang ada pada sistem remnya, Air bag yang akan melindungi penumpang ketika terjadi tabrakan dan masih banyak lagi. Tentunya fitur-fitur keamanan ini diciptakan agar penumpang semakin aman dan nyaman ketika berkendara.

Nah, kali ini bisaotomotif.com akan membahas tentang sistem rem abs ini, terkait pengertinnya, fungsinya, komponennya dan juga cara kerjanya secara sederhana saja. Oke kita mulai dari fungsi ABS.
 
Sistem ABS (Anti-Lock Brake System)
ABS atau ALS (Anti Lock Brake System) adalah suatu sistem pengatur tekanan rem yang mencegah supaya roda-roda tidak mengunci (lock), walaupun pengemudi melakukan pengereman dengan gaya penuh.

Sistem ini meningkatkan pengamanan saat pengereman karena :
Roda yang tidak memblokir (saat belok) bisa memindahkan gaya ke samping

Lalu apa sih fungsi atau tujuan adanya sistem abs pada sistem rem mobil?
  • Menstabilkan mobil pada saat pengereman, bahkan di jalan yang jelek sekalipun
  • Mobil masih bisa dikemudikan, walaupun tekanan rem penuh
  • Ban lebih awet
  • Resiko selip atau kecelakaan leih kecil
Sistem ABS pada suatu rem hidraulis adalah sistem yang mulai bekerja, bila salah satu roda mulai memblokir atau mengunci. Selama roda masih berputar tekanan rem mengalir langsung dari master ke silinder roda.

Komponen-komponen ABS

Nah, berikut ini kami sebutkan beberapa komponen dari sistem ABS pada rem mobil :
 
1.    Silinder master
2.    Unit kontrol tekanan rem
3.    Komputer
4.    Sensor putaran roda    
5.    Silinder roda
6.    Lampu kontrol
7.    Sensor putaran aksel belakang

Cara Kerja Booster Rem Saat Di Rem, Bebas dan Pedal Rem Lepas Injakan

10:26 AM Add Comment
Cara Kerja Booster Rem Saat Di Rem, Bebas dan Pedal Rem Lepas Injakan - Pada sistem rem terdapat komponen yang bernama Booster Rem atau penguat tenaga sistem rem. Sesuai dengan namanya fungsinya adalah untuk memperkuat, atau memperbesar gaya pengereman, dengan begitu pengemudi tidak perlu membutuhkan tenaga yang besar untuk menginjak rem karena dibantu dengan booster rem ini.

Mungkin untuk fungsi dan bagian-bagian dari booster rem dapat anda lihat di artikel berikut ini : Fungsi dan Komponen Booster Rem.

Setelah paham tentang fungsi dan komponen-komponennya, maka selanjutnya adalah mengetahui cara kerja dari booster rem. Bagaimanakah cara kerjanya? Simak gambar dan penjelasan berikut ini.

1. Cara Kerja Saat Bebas

Cara Kerja Saat Bebas
Cara Kerja Saat Bebas
  • Tidak ada gaya tekan pedal > pegas rekasi mendorong katup pengendali ke arah katup udara menutup dan katup vakum membuka
  • Saluran vakum terbuka > ruang A berhubungan dengan ruang B
  • Tekanan diruang A > ruang B, tekanan seimbang > tidak ada rekasi gaya dorong ftorak
  • Pegas pengembali mampu menekan torak pada posisi belum bekerja

2. Cara Kerja Saat Di Rem

Cara Kerja Saat Di Rem
Cara Kerja Saat Di Rem
  • Gaya pedal rem  >  pegas reaksi   >   katup vakum menutuk saluran vakum > torak boster >  batang dorong dan torak silinder master
  • Saat katup vakum menutupsaluran vakum > katup udara membuka saluran udara akibatnya ruang A tidak ada hubungan dengan ruang A
  • Ruang A berhubungan dengan tekanan vakum dan ruang B berhubungan dengan tekanan atmosfir ( udara ). PB>PA (Tekanan di area B lebih besar daripada tekanan di area A) sehingga timbul rekasi gaya dorong kearah torak silinder master ( boster bekerja )

3. Cara Kerja Saat Lepas Injakan dari Pedal Rem

Cara kerja saat lepas injakann dari pedal rem
Cara kerja saat lepas injakann dari pedal rem
  • Gaya pedal rem  > pegas reaksi   >   katup vakum menutuk saluran vakum  >  torak boster  > batang dorong dan torak silinder master
  • Saat katup vakum menutupsaluran vakum >  katup udara membuka saluran udara akibatnya ruang A tidak ada hubungan dengan ruang A
  • Ruang A berhubungan dengan tekanan vakum dan ruang B berhubungan dengan tekanan atmosfir ( udara ). PB>PA (Tekanan di area b lebih besar dibandingkan dengan tekanan di area A) sehingga ada rekasi gaya dorong kearah torak silinder master ( boster bekerja )
Nah mungkin itu sedikit penjelasan tentang cara kerja, semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua.

Fungsi Booster Rem dan Komponen-komponennya

11:40 AM Add Comment
Fungsi Booster Rem dan Konstruksinya (Bagian-bagiannya) - Sudah beberapa hari ngga share nih, yaa itu karena ada sedikit masalah pada laptop dan fisik yang tidak mendukung. Salah satu komponen dari sistem rem adalah booster atau dalam bahasa indonesia memiliki arti penguat tenaga.

Itu lhoo yang terpasang master silinder di depannya, biasanya berwarna hitam. Bentuknya seperti tabung bulat. Dan komponen ini terhubung dengan intake manifold melalui selang.  Nah berikut ini gambarnya aslinya gans.

Booster Rem
Booster Rem
Gambar diatas adalah booster milik Toyota Agya. Bentuknya memang berbeda-beda setiap mobil, ada yang kecil mungil tapi ada juga yang besar. Tapi pada prinsipnya fungsinya sama yaitu untuk memperbesar gaya pengereman. Sehingga pengemudi dalam menginjak pedal lebih empuk dan lebih ringan, tidak berat (seret).

Kok bisa memperbesar? Mungkin lain kali akan kami share tentang cara kerjanya. Jadi dapat disimpulkan bahwa :

Boster adalah perlengkapan tambahan pada sistem rem yang berfungsi untuk memperbesar gaya pengereman.

Komponen - komponen BOOSTER REM 

Komponen-komponen Booster Rem
Komponen-komponen Booster Rem
Keterangan dari gambar di atas, sudah ada nomer-nomernya.. Maaf ndan bila kurang jelas..

1.    Karet diafragma
2.    Katup udara
3.    Katup vakum
4.    Tuas pendorong  
5.    Katup pengontrol vakum
6.    Tuas rekasi
7.    Torak boster
8.    Tuas pendorong
9.    Saluran vakum
10.    Katup satu arah


By : Bisaotomotif | Belajar Otomotif

Cara Kerja Silinder Roda (Wheel Cylinder) dan Nama Bagian-Bagiannya

11:39 PM Add Comment
Cara Kerja Silinder Roda (Wheel Cylinder) dan Nama Bagian-Bagiannya - Oke gan kembali lagi nih, berhubung mau tidur ngga tidur-tidur. Sekalian aja deh, posting artikel tentang wheel cylinder. Kali ini yang akan saya bahas adalah tentang cara kerjanya dan bagian-bagiannya.

Dalam rem tromol maka didalamnya terdapat wheel cylinder, wheel cylinder ini ada beberapa macam. Ada yang satu silinder roda didalamnya terdapat satu piston, ada juga yang dalam satu silinder rodanya terdapat dua piston. Tergantung dari jenis atau type rem tromol yang terdapat pada mobil tersebut.


Nah, komponen dari wheel cylinder ini sangatlah simple. Didalamnya terdapat piston, yang di bagian kepalanya terdapat karet (atau seal). Karet ini yang paling rawan rusak sehingga menyebabkan kebocoran system. Selain piston dan karet, di bagian tengah terkadang juga ada pegas. Kemudian di bagian sisi luar, piston terdapat karet yang berguna untuk melindungi silinder roda, emmm seperti mencegah kotoran dan air masuk ke silinder roda yang dapat menyebabkan karat.

Nah, biar lebih jelas nih bisa tengok gambar di bawah ini. Ada dua gambar gan, yang atas itu cara kerja silinder roda untuk langkah tekan. Sedangkan yang bawah adalah cara kerja silinder roda untuk langkah lepas. 

Gambarnya saya jadiin satu biar irit, 😂😂😂😂. Nah sedangkan di bawahnya adalah penjelasan singkat tentang cara kerja wheel cylinder. Nama bagian-bagiannya sudah ada di gambar yaa, tinggal memperbesar aja.


Cara Kerja Silinder Roda (Wheel Cylinder)
Cara Kerja Silinder Roda (Wheel Cylinder)

Langkah tekan
Tekanan cairan rem yang di bangkitkan silinder master menekan sil karet silinder roda

Langkah lepas
Tekanan cairan rem tidak ada. Tegangan pegas pengembali sepatu rem tromol menekan sil karet silinder roda, cairan rem mengalir kembali ke silinder master.

Demikian dan terimakasih. Baca juga : Fungsi Master Silinder Pada Mobil
 

Perbandingan Rem Cakram dengan Rem Tromol

9:42 PM Add Comment
Perbandingan Rem Cakram dengan Rem Tromol - Malam minggu nih gan, daripada keluar malam-malam dingin dingin mending diem di kamar di depan laptop buka blogger, sekalian bagi-bagi ilmu dengan kalian semua. Mending nulis daripada galau nggak karuan, aahhhh.

Salah satu sistem yang memiliki fungsi vital pada kendaraan adalah sistem rem. Udah ngga usah dijelasin, pasti juga udah paham tentang fungsi rem. Yes, fungsinya pasti buat nge rem kali ya.. ha ha ha. Fungsinya buat mengurangi laju kendaraan gan, yahh intinya itu deh.

Nah, rem yang ada di roda itu umumnya terdapat dua macam. Yang satu disebut rem tromol dan yang satunya disebut dengan rem cakram. Kedua-duanya memiliki kelebihan masing-masing, biasanya di mobil MPV roda belakangnya menggunakan rem tromol sementara roda depannya menggunakan rem cakram.

Berbeda dengan mobil-mobil sport, yang umumnya semua rodanya sudah menggunakan rem cakram dengan besutan teknologi yang super cangih.

Perbandingan Rem Cakram dan Rem Tromol
Perbandingan Rem Cakram dan Rem Tromol
Sebenarnya apa sih pebedaan dari kedua jenis rem tersebut? Berikut ini adalah perbandingan dari keduanya yaitu rem cakram dengan rem tromol :


Sifat 

Rem Tromol
Rem Cakram
·        Gaya kerja
+ Memberikan kekuatan sendiri
Tidak memberi kekuatan sendiri
·        Pendinginan
-  Kurang
Baik
·        Temperatur kerja
*  Rendah
Tinggi
·        Keausan kanvas
+ Sedikit
Banyak
·        Cara menyetel
-  Manual / setengah otomatis
Otomatis
·        Waktu yang diperlukan servis
-  Lama
Cepat
·        Tempat yang perlu dan berat
*  Lebih
Kurang
 







Agar lebih jelas lagi, bisa perhatikan uraian berikut ini :
  1. Pada rem cakram diperlukan gaya hidraulis lebih tinggi untuk  mendapatkan tekanan rem yang sama besarnya, rem cakram menjadi lebih panas ( + 6000 C )
  2. Karena pendinginan rem cakram baik, maka tidak ada fading
  3. Fading sering terjadi pada rem tromol kalau panas
  • Faktor dari kanvas rem menjadi kecil
  • Gaya rem kecil









Komponen Rem Cakram Dengan Kaliper Luncur (Toyota)

5:02 PM Add Comment
Komponen Rem Cakram Dengan Kaliper Luncur (Toyota) - Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas mengenai macam macam cakram dan macam macam kaliper pada rem cakram. Nah, selanjutnya kita akan mengupas tentang komponen dari rem cakram yang menggunakan kaliper jenis luncur, terutama yang satu piston karena ini adalah tipe yang paling banyak digunakan di kendaraan toyota.

Komponen Kaliper Luncur Milik Toyota
Komponen Kaliper Luncur Milik Toyota
Nah, itu gambar sebagian besar komponen kalipernya, dan berikut ini adalah keterangan nama-namanya :
  1. Kaliper luncur
  2. Rangka tetap
  3. Balok rem
  4. Batang pengantar
  5. Bushing    
  6. Tabung pengantar
  7. Baut pengantar
  8. Karet pelindung kotoran
  9. Klip
Baca juga : Fungsi Master Silinder dan Macam-macamnya

Mungkin singkat aja yaa, ngga usah panjang-panjang.. Lagian juga sedang ngga enak badan. Buat nambah teman aja gan, bisa invite pin saya kalau mau tanya-tanya seputar otomotif : DAC1F1BF

Macam-macam Piringan dan Kaliper Pada Rem Cakram

9:41 AM Add Comment
Macam-macam Piringan dan Kaliper Pada Rem Cakram - Mobil-mobil sedang, atau mobil MPV biasanya roda depannya menggunakan rem cakram. Di Toyota Avanza misalnya, roda depannya menggunakan rem cakram sementara roda belakangnya rem cakram. Mungkin karena roda belakang digunakan juga untuk rem tangan (hand rem) kali ya, jadi sekalian. Tau dah.. 😂😂😂

Nah, kita tahu dalam rem cakram ini terdapat komponen yang benama kaliper dan piringan. Haah.. kaliper yang mana? Kaliper itu yang didalamnya terdapat piston, mudahnya yang terhubung selang rem. Kalau piringan yang mana kang? Kalau piringan itu ya ya piringan, piringan juga disebut cakram. Makanya dinamai rem cakram atau rem piringan. Piringan inilah yang berputar bersama roda, yang nantinya akan digesek oleh pad atau kampas. Nanti juga lo paham, kalau udah lihat gambarnya.

Baca juga : Fungsi Master Silinder

Oke bro, langsung aja kita awali dengan macam-macam piringan (cakram) pada rem cakram. Ada dua macam piringan yang biasa digunakan yaitu :

1. Cakram penuh
Memiliki karakteristik sebagai beriku :
  • Biasanya digunakan untuk mobil ukuran sedang, kecepatan menengah
  • Pendinginan cukup dan harganya lebih murah
2. Cakram dengan rusuk pendingin
  • Cakram jenis ini biasanya digunakan untuk mobil ukuran berat dan kecepatan tinggi
  • Pendinginannya lebih baik, namun harganya pasti lebih mahal lagi.
Macam-macam Piringan dan Kaliper Pada Rem Cakram
Macam-macam Piringan dan Kaliper Pada Rem Cakram
Nah, itu lhoo yang dinamakan piringan atau cakam. Bentuknya seperti itu, piringan tersebut lama kelamaan bisa aus. Bahkan ausnya terkadang tidak rata, bagian pinggir ausnya hanya sedikit sedangnkan yang banyak adalah bagian tengah. Sehingga timbul seperti cekungan, yang akan membuat kesusahan dalam melepasnya. Bisa juga menimbulkan bunyi yang abnormal.

Oke bro, kita lanjutin ke macam-macam kaliper yang digunakan pada rem cakram. Agak rumit kalau ini bro, karena ada banyak. Mungkin secara singkat aja kali ya.. lagi ngga enak badan. Bisa cari di buku atau di referensi lain, atau bisa menghubungi saya bila ada yang kurang jelas.

Macam-macam Kaliper Pada Rem Cakram

Dan berikut adalah macam-macam kaliper pada rem cakram. Semoga dapat bermanfaat :

1. Kaliper tetap
  • Kaliper terpasang mati pada aksel
  • Masing – masing sisi kaliper terdapat torak
  • Pad dipasang pada kaliper dengan dua buah pin
2. Kaliper luncur satu tora dan kaliper luncur dua torak
  • Konstruksi paling modern dan mudah memperbaikinya
  • Mudah sekali untuk mengganti kanvas rem
4. Kaliper berayun
  • Unit kaliper terpasang menjadi satu dengan rangka
  • Unit kaliper terpasang pada pusat putar
  • Letak kedua balok rem tidak segaris dengan sumbu torak
Baca juga : Harga Master Silinder Toyota Avanza