Yuk, Ganti air radiator secara rutin agar komponen ini awet

2:47 PM
Yuk, Ganti air radiator secara rutin agar komponen ini awet - Komponen apapun itu bila dirawat dengan baik dan benar pasti usia pakainya akan lebih lama, dalam artian akan lebih awet. Salah satu yang harus anda perhatikan, ketika menservis mobil adalah kulaitas air pendingin atau air radiator.

Biasanya pemeriksaan kualitas air radiator ini terlupakan, padahal kualitas air radiator sangat mempengaruhi awet tidaknya komponen sistem pendingin. Kualitas air pendingin yang buruk akan berakibat pada timbulnya karat pada saluran-saluran maupun komponen-komponen sistem pendingin yang dilalui oleh air pendingin.

Salah satu komponen sistem pendingin yang paling sering terjadi kerusakan karena kualitas air pendingin yang buruk adalah thermostat, thermostat ini tidak akan bekerja apabila pada dinding-dindingnya dipenuhi oleh karat yang diakibatkan oleh kualitas air pendingin yang buruk.

Bengkel biasanya merekomendasikan ganti air radiator setiap 20.000 km. Agar lebih maksimal lagi, gunakan radiator coolant supaya kerja air pendingin lebih maksimal. Biasanya juga radiator coolant dilengkapi dengan zat anti karat, yang mencegah terjadinya korosi pada komponen sistem pendingin pada mobil.  

Yuk, Ganti air radiator secara rutin agar komponen ini awet
Yuk, Ganti air radiator secara rutin agar komponen ini awet


Thermostat yang berkarat tentu akan membuat kerjanya tidak maksimal, bahkan apabila benar-benar sudah parah dapat membuat thermostat tidak bekerja sama sekali. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi apabila thermostat ini macet atau rusak yaitu.

Pertama apabila thermostat macet dalam kondisi terbuka, maka air pendingin yang berada di antara mesin akan mengalir ke radiator begitu sebaliknya secara terus menerus.  Ini akan membuat air pendingin mengalami over cooling karena terus didinginkan. Dan bila di pagi hari, anda harus bersabar memanaskan mesin karena mesin akan lebih lama mencapai temperatur kerja.

Kemungkinan kedua apabila thermostat macet dalam kondisi terteutup, maka air radiator/pendingin yang berada disekitar mesin tidak dapat ke radiator untuk didinginkan (begitu juga sebaliknya), hal ini akan membuat mesin mengalami over heating. Hal ini dikarenakan air pendingin yang telah menyerap panas, tidak dapat menuju ke radiator untuk didinginkan karena terhalang oleh thermostat yang menutup.

Overheating bukan masalah sepele, karena masalah tersebut dapat mendatangkan masalah yang lebih besar yaitu kerusakan komponen mesin yang lebih luas lagi. Overheating akan membuat suara mesin abnormal, kurang bertenaga, bbm boros, mobil mogok dan lain sebagainya. 


Kerusakan yang seperti ini bisa anda cega dengan secara rutin mengganti air pendingin mobil. Dan sangat disarankan anda menggunakan radiator coolant untuk air pendinginnya.

Share this

Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

Related Posts

Previous
Next Post »