Pengertian dan Rumus menghitung piston displacement (volume langkah)

11:47 AM
Pengertian dan Cara menghitung piston displacement (volume langkah) - Piston displacement ini disebut juga dengan volume langkah. Piston displacement kayaknya dipelajari ketika kita kelas 10 smk. Volume langkah poston dapat diuku dengan mengukkur masing-masing silinder. Untuk menghitungnya pun terdapat rumus-rumus tertentu, yang bia anda dapatkan.

Piston displacement ini sering disingkat juga dengan displacement. Oke, untuk lebih paham tentang piston displacement baca ulasan berikut ini sampai akhir ya.

Pengertian piston displacemen.


Definisi dari piston displacement atau volume langkah adalah total volume silinder yang dilalui piston, yaitu dari posisi piston di garis paling bawah (tmb) sampai titik mati atas (tma). Piston displacement digunakan khusus untuk mesin yang jumlah pistonnya masih satu, sementara untuk mesin yang jumlahnya piston lebih satu tidak disebut dengan piston displacement melainkan total displacement.

Karena merupakan volume langkah, tentu semakin besar volume langkah semakin besar pula output mesin yang dihasilkan. Tentunya harus didukung dengan sistem-sistem pendukung lainnya. Untuk menghitung piston displacement perlu mengumpulkan data-data terlebih dahulu, seperti diameter silinder dan panjang langkah piston. Setelah data tersebut diketahui, baru bisa menghitung piston displacement dengan menggunakan rumus dibawah ini. Agar lebih jelas lagi tentang piston displacement, pahami juga gambar dibawah ini :
Piston displacement (volume langkah piston)
Piston displacement (volume langkah piston)
Baca juga : Fungsi dan bagian-bagian piston

Rumus piston displacement (volume langkah)

Berikut adalah rumus piston displacement :
Piston displacement (volume langkah piston)
Piston displacement (volume langkah piston)

Tentu bagi anda yang masih asing dengan rumus diatas, masih bingung apa itu L, apa itu N dll. Dan berikut adalah keterangan dari gambar rumus diatas :

V = Piston displacement / volume langkah
D = Diameter silinder
L = Panjang langkah piston dari tma ke tmb
N = Jumlah silinder

Baca juga : Sistem pendingin (cooling system) pada mobil

Nah mungkin cukup sampai sekian saja artikel yang berjudul tentang pengertian dan rumus menghitung piston displacement. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.

Share this

Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

Related Posts

Previous
Next Post »