Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil

1:54 AM
Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil - Salah satu komponen yang paling utama pada sistem suspensi baik mobil maupun motor adalah shock absorber, komponen yang mempunyai nama trend shock breaker ini memiliki fungsi untuk meredam oskilasi (gerak naik turun) yang diakibatkan oleh pegas ketika menyerap getaran/oskilasi saat mobil melewati jalan yang tidak rata.

Ciri-ciri apabila shock absorber mobil ini rusak adalah ketika melewati jalan yang bergelombang, maka mobil akan terasa mentul-mentul dalam jangka waktu yang lama. Artinye peredam yang seharusnya berfungsi untuk mengurangi oskilasi gerak naik turun (mentul-mentul) tidak berfungsi. Bila dalam jangka waktu yang lama akan berakibat juga keausan yang tidak rata pada ban mobil.

Ada juga kasus dimana shock absorber rusak, kemudian ketika dibawa melewati cekungan dijalan timbul suara abnormal (duk-duk) dari sekitar roda. Kemudian setelah diganti shock absorbernya ternyata bunyi tersebut hilang. Mungkin karena shock absorbernya rusak, maka oskilasi naik turunnya besar sehingga ada bagian pada shock absorber atau komponen lainnya yang saling bertubrukan.

Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil

Cara memeriksa shock absorber mobil dibawah ini kalau bisa dilakukan secara berurutan, langkah dibawah ini hanya pemeriksaannya saja, tidak tentang cara melepas ataupun cara memperbaiki shock absorber.

1. Periksa kebocoran shock absorber
Pemeriksaan yang paling mudah dan secara visual adalah memeriksa kebocoran oli pada shock breaker, bila ditemukan kebocoran atau bekas kebocoran maka cari dan pastikan penyebap kebocoran kemudian lepas shock breaker dan ganti dengan yang baru.

Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil
Cara Memeriksa Shock Absorber Mobil
2. Periksa kerja shock breaker saat belum dilepas dari mobil
Cara memeriksa seperti ini sering dilakukan oleh para bengkel kaki-kaki mobil, cara ini juga biasa dilakukan sebelum melakukan spooring (wheel aligment). Caranya cukup mudah tetapi membutuhkan kecermatan dan pengalaman, he he. Caranya adalah dengan menggoyangkan atau menekan kebawah mobil dan perhatikan gerakan naik turunnya. Apabila gerakannya segera berhenti maka shockbreaker baik. Dan apabila gerakan naik turunnya lebih dari 3 kali maka shock absorber jelek, dan perlu diganti.

3. Periksa kerja shock absorber (sudah dilepas dari mobil)
Kalau sudah pemeriksaan ketika belum dilepas dari mobil, sekarang ketika sudah dilepas. Pemeriksaan ini dilakukang dengan cara memeriksa tahanan dari shock absorber ketika ditekan dan berikut ini merupakan cara memeriksa shock absorber :
  • Pemeriksaan ini dilakukan dalam kondisi shock absorber berdiri (arah vertikal) bukan kearah samping. Karena seperti kerjanya saat berada di kendaraan.
  • Sambil mendorong batang piston, dan periksa bahwa ia dapat bergerak dengan lembut dan juga tidak menimbulkan suara yang abnormal.
  • Tekanlah batang piston pada shock absorber, kemudian bebaskan. Shock absorber harus kembali dengan kecepatan yang konstan. Bila kembali dengan kecepatan yang tidak sama misal kadang cepat kemudian lambat maka shock absorber rusak.
    Bila ditemukan kerusakan pada shock absorber maka perlu dilakukan penggantian dengan yang baru.  

    Share this

    Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

    Related Posts

    Previous
    Next Post »