6 Tips Aman Melepas Baterai (Aki) dari Kendaraan

7:50 PM
Tips Aman Melepas Baterai (Aki) dari Kendaraan - Bateri atau aki juga mempunyai usia pakai, biasanya usia pakai baterai dalam pemakaian normal adalah sekitar 3 tahun. Bila hanya 1 tahun, mungkin terdapat masalah pada baterai itu sendiri atau charging system mobil anda. Untuk menambah panjang usia pakai baterai, adalah dengan perawatan rutin. Tapi ada juga baterai atau aki yang tanpa perawatan, biasanya disebut dengan baterai free maintenance. Baca lebih lanjut tentang perawata aki mobil dalam artikel yang berjudul : 7 tips dan cara merawata baterai mobil

Bateri yang sering tekor adalah ciri-ciri baterai yang perlu diganti, untuk mengganti baterai tentu perlu melepas baterai dari kendaraan. Nah, bisaotomotif.com akah share mengenai tips aman agar melepas baterai atau aki dari kendaaran aman, tidak terjadi konslet atau kesalahan kerja. 

6 Tips Aman Melepas Baterai (Aki) dari Kendaraan


1. Menggunakan Kaos Tangan
Mengenakan kaos tangan adalah salah satu cara kerja aman, dengan menggunakan kaos tangan ketika melepas baterai atau pekerjaan otomotif lainnya  akan melindungi tangan kita dari cairan elektrolit baterai, benda-benda tajam yang dapat melukai tangan, dan melindungi tangan dari suhu panas.
2. Pasang vender cover dan bersihkan kotak baterai
Sebelum melepas baterai dari kendaraan, pastikan di kotak baterai tidak ada elektrolit yang tumpah. Bila ada silahkan bisa dibersihkan dengan majun sampai benar-benar kering atau bersih. Elektrolit ini sangat berbahaya, bila terkena kulit bisa melepuh, gatal-gata. Tentu akan lebih berbahaya jika sampai tertelan atau terkena mata. Untuk lebih aman lagi, pasang vender cover agar bodi terlindungi pada saat kita menurunkan aki dari kendaraan.
 
3. Melepas terminal baterai dari negatif terlebih dahulu 
Tips aman melepas bateri dari kendaraan yang ketiga adalah dengan melepas terminal baterai dari negatifnya terlebih dahulu. Ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya konsleting, ketika melepas terminal negatif baterai maka apabila kunci kita terkena bodi kendaraan (massa) tidak menyebapkan konslet, setelah terminal negati baru kemudian yang positif. Ketika positif jika kunci menyentuh bodi (massa) juga tidak konslet karena massanya sudah hilang (terminal negatif dilepas). Berbeda ketika melepas termina positif terlebih dahulu, jika menyentuh bodi maka akan terjadi konslet karena massa masih terhubung dengan bodi. 

4. Melepas pengikatnya
Melepas pengikat baterai dilakukan setelah melepas terminal pada baterai, tujuannya sama agar tidak terjadi konsleting pada baterai.

5. Mengangkat baterai
Dalam mengangkat atau melepas baterai juga harus hati-hati, jangan sampai menggores bodi kendaraan atau anda akan mengeluarkan biaya untuk memperbaiki bodi kendaraan. Bila baterai berukuran besar dan sekiranya tidak kuat, lebih baik minta tolong pada teman anda untuk membantunya.
 
6. Jangan meletakkan kunci diatas baterai atau aki
Tips Aman Melepas Baterai (Aki) dari Kendaraan
Tips Aman Melepas Baterai (Aki) dari Kendaraan
Ini yang paling sering dilupakan, dan sering terjadi di bengkel-bengkel mobil. Tindakan ceroboh seperti ini jangan sampai anda lakukan, dengan meletakkan kunci di atas baterai dapat berisiko terjadi konsleting, jika terminal positif terhubung dengan terminal negatif melalui kunci yang bersifat kondukto. Kejadian ini dapat menyebapkan baterai meledak bila konsletingnya dalam jangka waktu yang lama, maka dari itu bila terjadi konsleting yang disebabkan oleh ini, harus segera dilepaskan dan jangan ditinggal pergi.

Dengan melakukan tips aman diatas, semoga saja tidak terjadi kecelakaan kerja saat melepas baterai dari kendaraan.

Share this

Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

Related Posts

Previous
Next Post »