Oli Kompresor Pada Sistem AC Mobil

7:33 PM
Oli Kompresor AC Mobil - Seperti oli kebanyakan, oli yang terdapat kompresor ac mobil juga memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai sistem pelumas, cuman bedanya kalau di kompresor digunakan untuk melumasi bantalan-bantalan dan permukaan yang bergesakan, apabila tidak terdapat pelumasan maka komponen-komponen yang bergesekan tadi akan lebih cepat ausnya, ditambah akan terjadi panas yang berlebihan dan suara yang kasar pada saat kompresor ac mobil dihidupkan.

Oli pada kompresor ac ini bersirkulasi melalui siklus pendinginan bersama atau bercampur dengan refrigerant/refrigerant, untuk itulah oli kompresor yang digunakan harus oli yang khusus yang direkomendasikan oleh pabrik pembuatnya. Biasanya beda refrigerant/freon maka oli kompresor yang digunakan juga berbeda.
Oli Kompresor AC Mobil
Oli Kompresor AC Mobil

Oli Kompresor yang disarankan

  1. Kompresor tipe Crank Shaft = DENSOOIL 6 atau SUNISO No. 5GS
  2. Kompresor tipe Swash Plate = DENSOOIL 6 atau SUNISO No. 5GS
  3. Kompresor tipe Trough Vane = DENSOOIL 7

Jumlah Oli Kompresor

Ketika air conditioner atau ac mobil sedang bekerja, sebagian oli kompresor akan keluar bersama-sama dengan refrigerant dan bersirkulasi di dalam siklus pendingin seperti kondensor, receiver/dryer, katup expansi, dan evaporator.

Apabila jumlah oli yang keluar dari kompresor jumlahnya sedikit, tidak  akan merugikan bagi ac mobil, malahan membuat sistem pelumasan pada katup dan komponen kompresor semakin baik. Tetapi berbeda dengan, apabila oli kompresor yang keluar dari kompresor dan bersirkulasi dalam sistem bersama freon kuantitasnya/jumlahnya terlalu banyak/berlebihan maka akan membut beberapa hal yang dapat mengganggu kinerja dari ac mobil, diantaranya sebagai berikut :
  1. Apabila ini terjadi, maka jumlah oli yang terdapat pada kompresor akan sedikit, sehingga pelumasannya tidak berlangsung secara maksimal. Kejadian ini akan membuat komponen-komponen yang bergesekan akan cepat aus, suara kasar pada kompresor, kompresor panas, dan pada sebagian kasus kompresor akan terbakar.
  2. Kuantitas oli kompresor yang keluar dari kompresor jumlahnya tidak selalu tetap/kontan, kadang-kadang juga oli kompresor ini dapat berkumpul di dalam evaporator ac mobil, maka ketika kembali ke kompresor jumlah oli yang masuk ke kompresor sangat banyak.
Karena oli berkumpul di dalam evaporator, maka akan mengganggu perpindahan panas di dalam evaporator, menyebapkan pendinginan yang dilakukan oleh sistem air conditioner mobil tidak maksimal (ac kurang dingin).

Apabila oli semuanya berada di kompresor (tidak bersirkulasi) maka kita anggap bahwa kapasitas pendinginannya yang dilakukan oleh ac adalah 100% atau pendinginannya maksimal, selanjutnya sebaliknya apabila oli ikut bersirkulasi bertambah maka kapasitas pendinginannya akan berkurang. Maka dari itu jumlah oli yang terdapat pada sistem sirkulasi ac harus tepat. Lihat postingan sebelumnya mengenai jumlah oli yang harus ditambah pada saat penggantian komponen ac. Saya kira demikian saja artikel yang singkat dan berjudul oli kompresor ac mobil.

Share this

Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

Related Posts

Previous
Next Post »