Komponen-komponen Air Conditioner (AC) Mobil

5:03 AM
Komponen-komponen Air Conditioner (AC) - Pada kendaraan ac atau air conditioner memiliki fungsi utama yaitu untuk menstabilkan atau mengatur suhu di dalam kabin dalam tingkat yang nyaman (sejuk), mengatur suhu (temperatur), mengatur kelembaban, dan memurnikan udara. Untuk lebih lengkapnya tentang fungsi dari ac mobil bisa lihat di postingan yang pernah saya buat beberapa waktu yang lalu : Fungsi AC Mobil.

Komponen AC / Air Conditioner

Sebagai pembuka saya beritahu bahwa komponen dasar atau komponen utama dari sistem air conditioner mobil ini adalah kompresor, kondensor, receiver/dryer, katup ekspansi (expansion valve) dan evaporator. Ada juga komponen lain seperti unit kopling magnet (magnetic clutch) yang ada di dalam kopresor, blower untuk menghembuskan udara pada evaporator, saringan udara untuk membersihkan udara yang dihisap blower, kontrol panel, kontrol pengaman, idle up, pencegah mesin mati dan lain-lain. Pada kesempatan siang hari ini hanya akan saya bahas komponen utamanya saja. Dan berikut ini komponen utama ac mobil.

Komponen AC Mobil
Komponen AC Mobil


1. Kompresor
Komponen ac yang pertama adalah kompresor. Komponen ini adalah asal mulanya refrigerant bersirkulasi karena fungsi kompresor ini adalah hampir sama dengan pompa pada umumnya yaitu berfungsi untuk mensirkulasikan refrigerant dan menaikkan tekanan refrigran di dalam sistem AC. Dikarenakan tekanan dinaikkkan maka temperatur refrigeran juga akan naik. Kompresor ac mobil terdiri dari beberapa macam atau tipe, dan berikut ini tipe dari kompresor yang dapat dibedakan menjadi 2 bagian besar.
Tipe gerak bolak-balik:
  • Tipe Crank
  • Tipe Swash plate
  • Tipe Wobble plate
Tipe gerak putar
  • Tipe through vane
  • Tipe scroll
    2. Kondensor
    Komponen air conditioer yang kedua adalah kondensor. Fungsi dari komponen yang satu ini adalah untuk mendinginkan refrigerant yang mempunyai tekanan dan suhu yang tinggi (karena baru/setelah melalui kompresor ac mobil) dengan cara menyerap panas dari freon, kemudian meradiasikan panasnya ke udara yang melaluinya.

    Untuk mendinginkan kondensor dibuat layaknya radiator, yaitu terdapat sirip-sirip yang memperluas bidang pendinginan. Ditambah lagi terdapat kipas kondensor atau kipas ac yang fungsinya adalah membantu mendinginkan refrigerant. Di dalam kondensor refrigerant akan berubah wujud atau mengalami kondensasi dari gas menjadi cair. Semakin besar panas yang dilepaskan di kondensor akan berefek semakin besar pula refrigerant menyerap panas ketika berada di dalam evaporator. Baca lebih lanjut tentang kondensor ac mobil ini di artikel : Kondensor AC Mobil.
    Komponen air conditioner mobil
    Komponen air conditioner mobil

    3. Receiver/dryer
    Setelah melewati kondensor, refrigerant yang berwujud cairan akan menuju ke komponen ac yang ke tiga yaitu receiver/dryer. Dalam receiver atau dryer ini terdapat filter yang mempunyai fungsi yang sangat penting yaitu untuk menyaring kotoran. Selain terdapat filter di dalam receiver/dryer juga terdapat desiccant yang memiliki kegunaan untuk menyerap uap air yang ada pada sistem ac mobil.

    Uap air yang terkandung dalam refrigerant atau freon ini akan diserap oleh dessicant. Mengapa uap air tidak boleh berada pada sistem ac mobil?

    Pertanyaan yang sangat bagus, jawabanya adalah karena apabila dibiarkan terdapat uap air di dalam sistem dapat membuat kerja ac mobil bermasalah, karena apa? karena uap air ini dapat membeku dan mengeras menjadi es. Bila sudah berubah menjadi es maka es ini akan menghalangi saluran-saluran sistem ac mobil terutama saluran pada katup expansi, sehingga akan membuat sistem ac tidak berfungsi dengan baik. Gejalanya bila terdapat uap air ini adalah ac kadang dingin kadang tidak.

    Biasanya di atas receiver/dryer terdapat sight glass (kaca pengintai) yang berfungsi untuk melihat atau memeriksa jumlah refrigerant pada sistem ac mobil. Pada sebagian mobil atau kendaraan, sight glass atau kaca pengintai ini tidak terletak diatas receiver/dryer tetapi terletak pada pipa atau saluran ac. 

    4. Katup Ekspansi
    Katup ekspansi adalah terjemahan dari kata yanng berasal dari bahasa inggris yaitu expansion valve. Komponen ac yang ke empat ini berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant, setelah melalui expansion valve ini, freon akan berwujud kabut. Pada kendaraan umumnya yang dipakai adalah katup ekspansi thermal yang memungkinkan penampungan refrigeran ke dalam evaporator hanya sejumlah refrigeran yang akan diuapkan saja. AC Mobil sudah membahas jenis-jenis katup ekspansi yaitu :
    1. Katup ekspansi tipe blok 
    2. Katup ekspansi dengan kontrol tekanan dan temperatur
    3. Katup ekspansi dengan kontrol temperatur
    5. Evaporator
    Setelah tekanan refrigeran yang berbentuk cair ini diturunkan tekanannya oleh katup ekspansi, refrigerant berwujud kabut agar mudah dalam melakukan penyerapan  panas atau pengupan. Pada sistem ac mobil, terdapat komponen blower yang berfungsi untuk menghembuskan udara ke arah evaporator. Kemudian panas yang terdapat pada udara yang dihembuskan oleh blower ini, akan diserap oleh refrigerant sehingga temperaturnya refrigerant akan naik, tetapi temperatur udara yang dihembuskan blower tadi menjadi lebih dingin. Udara dingin inilah yang akan membuat ruangan menjadi sejuk dan nyaman. 

    6. Kontrol panel 
    Kontrol panel terdiri dari beberapa bagian seperti switch/saklar yang mengatur kerja dari AC, kecepatan blower, arah hembusan dan juga kontrol temperatur.

    7. Komponen lain
    Komponen ac yang lain selain yang saya sebutkan di atas diantaranya adalah magnetic clutch, kipas kondensor, blower dll.

    Share this

    Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

    Related Posts

    Previous
    Next Post »