Beberapa Akibat Sering Telat Ganti Oli Mesin Mobil

12:52 PM
Ini Akibat Jika Sering Telat Ganti Oli Mesin - Oli pada mesin suatu kendaraan baik motor maupun mobil berfungsi sebagai pelumas yang berperan untuk melumasi komponen-komponen mesin yang bergesekan dengan membentuk lapisan (oil film), mengurangi gesekan, mendinginkan, dan sebagai perapat antara torak dengan dinding silinder.

Kualitas dari sebuah oli dapat turun seiring berjalannya waktu pemakaian. Untuk itu seharusnya oli mesin diganti secara periodik. Ada berbagai jenis oli yang berada di pasaran dan masing-masing memiliki kualitas yang berbeda-beda. Semakin baik kualitasnya maka semakin lama pula jangka waktu pemakaian oli mesin.

Kebanyakan pabrik oli menyarankan olinya diganti secara periodik, ada yang menyarankan setiap 3000 km diganti, 5000 km diganti, dan ada yang 10.000 km baru diganti. Untuk lebih tepatnya bisa tanyakan pada ahlinya ketika anda pergi ke bengkel.

Lalu apa akibatnya jika sering telat ganti oli mesin?

Pemakaian oli yang sudah lama akan menurunkan kualitas oli, sehingga kualitas dari peran oli sebagai pelumas komponen mesin juga akan berkurang. Sehingga peforma mesin akan turun, bbm lebih boros dan komponen-komponen mesin yang bergesekan akan lebih cepat aus, lebih lanjut lagi akan menyebapkan panas yang berlebihan (over heating). Over heating ini akan membuat kepala silinder melengkung, dimana untuk memperbaikinya harus turun mesin dan di selep.

Komponen yang biasanya paling sering rusak karena kualitas oli yang buruk adalah bantalan-bantalan (ex : bantalan poros engkol), piston, dinding silinder, dan lain sebagainya.

Kondisi diperparah apabila telat ganti olinya sudah lama sekali, misal sudah telah 20.000 km. Dengan begitu biasanya oli juga akan berkurang, pernah ada mobil yang kehabisan oli karena telat ganti oli. Sehingga harus turun mesin karena kerusakan pada bantalan poros engkolnya.

Memeriksa Kuantitas Oli
Memeriksa Kuantitas Oli
Untuk itu mulai dari sekarang, sering-sering lah memeriksa catatan servis ganti oli anda. Dan apabila sudah jatuh tempo untuk ganti oli, jangan menunda-nunda, langsung pergi ke bengkel dan ganti oli dengan kualitas oli yang terbaik. 

Periksa juga jumlah atau kuantitas dari oli setiap bulan, jika kurang maka ditambah dengan oli yang baru sampai penuh (digaris F pada deep stick oil). Lihat di artikel ini, pemeriksaan sistem pelumas saat tune up. Jangan lupa juga untuk mengganti saringan oli, biasanya bengkel merekomendasikan mengganti filter oli setiap 20.000 km.

Share this

Seorang blogger yang ganteng, baik hati dan tidak sombong. Menjadi penulis di website bisaotomotif.com portal berita informasi otomotif mobil dan motor terbaru dan terlengkap. Kerja terus pantang mundur.

Related Posts

Previous
Next Post »