Tips Otomotif

Berita Mobil

Berita Motor

Recent Posts

Kapan Filter Udara (Air Filter) Sebaiknya Diganti?

8:39 PM Add Comment
Kapan Filter Udara (Air Filter) Sebaiknya Diganti? - Dalam sistem bahan bakar terdapat satu komponen yang bernama filter udara, atau yang dalam bahasa inggris dikenal dengan air filter. Pada mesin diesel atau bensin semuanya terdapat komponen yang satu ini. 

Semua komponen pada mobil memiliki usia pakai, termasuk komponen yang satu ini. Kalau filter udara ini dilihat dari seberapa kotor dan seberapa layak untuk dipakai lagi, karena filter udara ini berperan penting dalam menyaring udara dari berbagai jenis kotoran. Maka ketika filter udara ini sudah terlalu kotor dapat menghambat aliran udara yang masuk ke dalam mesin. Terlebih lagi apabila filter udara sudah basah terkena oli, pastinya proses penyaringan udara menjadi tidak sempurna.

Kapan Filter Udara (Air Filter) Sebaiknya Diganti?
Kapan Filter Udara (Air Filter) Sebaiknya Diganti?

Apa yang terjadi jika tersumbat filter udaranya? 

Intinya akan mengganggu sirkulasi udara yang masuk, bisa saja membuat mesin kurang bertenaga, tersendat bahan bakar lebih boros dan akselerasi kurang maksimal. 

So, biar mobil kita bekerja normal dan maksimal maka langkah yang perlu kita lakukan adalah merawatnya. 

Lalu bagaimana cara merawat filter udara?
Caranya adalah dengan membersihkannya secara rutin, bersihkan dengan menggunakan udara bertekanan setiap 5000 km. Hal ini biasanya juga dilakukan setiap kali mobil di tune up. Jadi ketika mobil di tune up, otomatis filter udara ini dibersihkan. Bila tidak dibersihkan anda bisa melakukan protes ke bengkel tempat anda service, karena ini adalah bentuk perawatan standar yang dilakukan rutin (tune up).

Terus, kapan harus diganti? Apa cukup dibersihkan saja?
Ketika kita membersihkan filter udara, tidak 100 % kotorannya dapat hilang. Artinya masih ada saja kotoran yang menempel, semakin lama akan semakin banyak yang pada akhirnya filter udara akan tersumbat. Bila dibersihkan tetap saja kurang maksimal karena banyaknya kotoran yang menempel. Jadi ketika filter udara sudah sangat kotor, atau basah terkena oli maka pada saat itulah filter udara perlu diganti. 

Berdasarkan rekomendasi bengkel pada umumnya, ganti filter udara setiap 20.000 km sekali. Ganti dengan yang baru ya buka dengan yang bekas.

Ini Akibatnya Jika Tali Kipas Terlalu Kendor atau Terlalu Kencang

11:10 AM Add Comment
Ini Akibatnya Jika Tali Kipas Terlalu Kendor atau Terlalu Kencang - Semua kerusakan pada mobil pasti ada penyebabnya, salah satunya adalah karena kesalahan penyetelan ataupun tidak pernah dirawat atau diperiksa. Nah, komponen yang perlu diperiksa salah satunya adalah tali kipas, diperiksa bagaimana? Diperiksa bagaimana kondisinya, diperiksa bagaimana kekencangan atau ketegangannya?

Bagaimana kalau ketegangan tali kipas tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada? Misal terlalu kendor apakah akan berpengaruh terhadap kinerjanya?

Ini Akibatnya Jika Tali Kipas Terlalu Kendor atau Terlalu Kencang
Ini Akibatnya Jika Tali Kipas Terlalu Kendor atau Terlalu Kencang

Tentu saja hal itu berpengaruh, pabrik memberikan spesifikasi agar komponen-komponen tersebut dapat bekerja dengan baik dan lebih awet. 

Akibat jika tali kipas terlalu kendor adalah tali kipas menjadi selip. Apa akibatnya jika tali kipas selip? Tali kipas yang selip akan menimbulkan bunyi cit-cit yang ngga enak didengar, selain menimbulkan bunyi juga akan membuat tali kipas cepat aus, panas dan cepat rusak (mengeras/tidak elastis lagi). 

Lalu apa akibat jika terlalu kencang?

Jika terlalu kencang akan membuat tekanan pada bantalan menjadi berlebih, bantalan yang dimaksud adalah bantalan alternator dan pompa air. 


Gimana? Jadi kalau menyetel ketegangan tali kipas harus sesuai yaa, biar komponen lebih awet dan kerjanya pun lebih sempurna.

Cara Memerika dan Menyetel Kekencangan Tali Kipas/Fan Belt atau V Belt

10:38 AM Add Comment
Cara Memerika dan Menyetel Kekencangan Tali Kipas/Fan Belt atau V Belt - Pada beberapa kendaraan yang kipasnya belum menggunakan kipas elektrik, maka untuk menggerakkan kipas yang digunakan untuk mendinginkan mesin menggunakan belt yang terhubung dengan pully poros engkol. 

Sebenarnya walaupun kipasnya sudah menggunakan kipas elektrik, tetap ada yang namananya v-belt atau fan belt ini, fungsinya untuk menggerakkan alternator, pompa air, pompa power steering ataupun kompresor ac. Lalu bagaimana caranya untuk memeriksa kekencangan tali kipas? dan bagaimana cara menyetelnya? Berikut ini kami jelaskan prosedurnya :

Cara memeriksa ketegangan tali kipas/fan belt/v belt
Yang kami gunakan untuk menjelaskan adalah prosedur standar dari buku manual toyota, tapi secara prinsip di semua mobil sama caranya.

Memeriksa ketegangan tali kipas



Untuk memeriksa ketegangan tali kipas dapat menggunakan tangan atau menggunakan alat yang bernama spring scale, namun untuk lebih akuratnya tentunya menggunakan alat. Sementara untuk menggunakan tangan hanya orang-orang tertentu saja yang memang sudah terbiasa atau familier dengan hal tersebut. 
Berdasarkan buku manual, apabila menggunakan spring scale maka ditekan/ditarik dengan beban 10 kg, dengan spesifikasi 7 - 11 mm.

Cara menyetel kekencangan tali kipas/fan belt atau v belt

Biasanya dalam satu mobil terdapat lebih dari satu belt, bila lebih dari satu biasanya penyetelannya yang pertama terletak pada alternator, dan yang kedua terletak pada pompa power steering. Di mobil avanza contohnya, beltnya hanya ada satu buah tapi panjang dan berkelok-kelok. Penyetelannya pun hanya terdapat satu buah, tapi saya lupa namanya, wkwk.

Tertarik memiliki buku manual toyota? Bisa anda dapatkan dengan mendownload di sini : Download Buku Manual Toyota Seri K

Intinya jangan takut salah, selalu mencoba dan mencoba :v.

Baca juga : 
  1. Pengertian, Fungsi dan Tujuan Tune Up Mobil

Oli Bekas Itu Dikemanain dan Digunakan Untuk Apa? Kok laku dijual, ini nih jawabannya..

8:55 PM Add Comment
Oli Bekas Itu Dikemanain dan Digunakan Untuk Apa Ya? Kok laku dijual, ini nih jawabannya - Malam bro, malam minggu gini mimin mau post nih seputar oli bekas. Kalau kita ganti oli mobil atau motor kita, tentu kan oli bekasnya dikumpulin dan di taruh dalam tong besar. Pernah ngga sih terbesit dipikiran mas bro semua, oli bekas itu untuk apa ya? Apakah dipakai lagi? Atau dibuang? Atau buat minum ternak? wkwk kayaknya ngga mungkin ya.. :v

Jadi gini bro ceritanya, keluarga saya punya bengkel mobil bro. Setiap 2 bulan sekali biasanya satu tong penuh tuh dengan oli bekas. Dua bulan sekali juga ada mas-mas pengepul oli yang datang untuk mengambil oli bekas itu. Satu tong besar itu bisa dihargai 250 ribu bro, tergantung dari kondisi pasarannya.

Pas mas-masnya ngambil oli bekas di bengkel bapak ane, saya wawancarai tuh sepuas-puasnya. Maklum pengetahuan ane juga masih minim, jadi ane bingung oli bekas sebanyak itu dikemanain ya.. Kurang lebih seperti ini bro tanya jawab kami..

Oli Bekas
Oli Bekas


Ane : Mpun suwe mas dadi pengepul oli?
Mas-mas e: Sampun mas, nggih 5 tahunan ono.
Ane : Nek sedino biasane entuk pirang drum mas?
Mas-mas e : Ora mesti mas, tapi nek 1 drum yo ono.. Kadang 2 drum kebak.
Ane : Wah lumayan kui nek entuk 2 drum kebak.
Mas-mas e : Iyo mas, lumayan. Lha nek sampeyan niku sopo mas? Kok lagi weruh iki aku..
Ane : Kulo putrane bapak mas, emang arang nang bengkel.. Ijeh kuliah mas.
Mas-mas e : Oalah, kuliah mas jik pinter ben iso ngembangke bengkele.. Dadi karyawan bengkel i abot. Makane dadi manajere wae.
Ane : Hahahaa,, Aamiin mas.. Iyo mas nek iso tak kembangke. Lha nek oli bekas ngeneki dinggo ngopo mas?
Mas-mas e : Di daur ulang mas, dijernihke meneh njut dicampur-campuri neh ben kekentalane sesuai. Contohne GGI iki mas, oli transmisi daur ulang. Enek oli montor, oli samping ning lali jenenge aku.
Ane : Oalah, oli i yo keno di daur ulang to mas. Terani i oline dinggo meneh, dinggo mesin-mesin pabrik ko ngono kui.
Mas-mas e : Di daur ulang dipek mas, nko yo enek jik dadi pelumas mesin-mesin pabrik.
Ane : Lha nek jik marai rego oli bekas midun opo mas?
Mas-mas e : Nek mbien i oli bekas dinggo bahan bakar nang pabrik aspal mas, nek di kei oli genine dadi luih gedhe tur awet.
Ane : Payu larang mas sak drum e?
Mas-mas e : Nek dituku pabrik aspal, payu larang mas. Sak drum iso 800 ewu. Makane rego oli iso larang. Tapi nek saiki pabrik aspal ra oleh nggo oli. Kudu nggo solar ben ra ngrusak lingkungan.
Ane : Iyo bener iku mas, oli bekas cen kudu di ngono kui. Ra mungkin yo dibuang nang laut po dipendem nang lemah :v
Mas-mas e : Nglucu ae mas kowe ki. Oli i nek dipanasi iso bening dewe mas, nko regetane mendep nang ngisor.
Ane : Iyoo po mas, pengen nyobo aku.
Mas-mas e : Nek nganggo geni kompor gas kae yo ra iso mas, suwe.
Ane : Genine kudu gedhe yo mas, gowo nang gunung merapi ae mas.. He he he..
Mas-mas e : Tau ngombe oli durung mas?
Ane : Waahh waahh.. sorry mas aku ra ngelak..
Mas-mas e : M


Nah, kurang lebih seperti itu tuh percakapan kami berdua beberapa hari yang lalu. Jadi oli bekas itu di daur ulang dan dijadiin oli baru lagi yang siap digunakan. Entah untuk oli mesin atau oli transmisi. Tentunya melalui proses proses tertentu sampai oli benar-benar layak untuk digunakan dan diperjual belikan.

Oli bekas dulunya juga digunakan sebagai pembantu bahan bakar dalam pembuatan aspal, bisa membuat api menjadi lebih besar, lebih panas dan lebih awet. Oli bekas yang belum terlalu kotor, biasanya oli transmisi atau garda juga biasa digunakan sebagai pelumas mesin gergaji pada pabrik-pabrik. Intinya oli bekas ini masih memiliki segudang manfaat yang bisa dimanfaatkan. Jadi jangan dibuang, tapi dimanfaatkan untuk menjaga dan menyelamatkan lingkungan. Thanks.

Cara Kerja / Fungsi Acceleration Pump (Pompa Akselerasi)

6:40 PM Add Comment
Cara Kerja / Fungsi Acceleration Pump (Pompa Akselerasi) - Pada sistem bahan bakar yang masih konvensional, atau sistem bahan bakar yang masih menggunakan karburator maka didalamnya terdapat berbagai macam sistem yang berfungsi agar bahan bakar yang masuk ke ruang bakar efisien dan sesuai dengan kebutuhan mesin.

Salah satu sistem yang ada didalamnya adalah sistem akselerasi. Dimana sistem ini akan bekerja ketika akselerasi, mungkin bahasa mudahnya adalah angkatan atau saat pedal gas di injak secara tiba-tiba. Tentunya ini membutuhkan bahan bakar yang lebih agar dapat berakselerasi secara baik. Yang memasok tambahan bahan bakar saat akselerasi inilah yang disebut dengan sistem akselerasi.

Cara Kerja / Fungsi Acceleration Pump (Pompa Akselerasi)
Cara Kerja / Fungsi Acceleration Pump (Pompa Akselerasi)

Saat pedal gas diinjak, bensin dalam silinder pompa akan tertekan ke bawah oleh pompa plunyer. Hal ini menyebabkan bensin terdorong ke atas ke outlet stell ball dan menyemprot ke dalam venturi melalui pum jet.

Bila pedal akselerasi dibebaskan, pompa plunyer akan naik dan outlet steel ball menutup. Sedangkan inlet steel ball membuka selanjutnya bensin terhisap ke dalam silinder pompa dari ruang pelampung. Banyaknya bahan bakar yang diinjeksikan oleh setiap langkah penuh plunyer lebih kurang 0,5 cc .

Untuk lebih lanjut bisa membaca artikel berikut ini : Sistem Percepatan (Acceleration System) Pada Karburator

Fungsi dan Macam-macam Steering Gear Pada Sistem Kemudi

11:00 AM Add Comment
Fungsi dan Macam-macam Steering Gear Pada Sistem Kemudi - Pada sistem kemudi (steering system) terdapat rodak kemudi (steering wheel) yang berfungsi sebagai tempat pegangan pengemudi dalam mengendalikan kemudi (membelokkan kendaraan) dengan kata lain berfungsi untuk menerima gaya dari pengemudi untuk disalurkan ke steering column. Selain steering wheel juga terdapat streering column yang berguna untuk meneruskan tenaga dari steering wheel ke steering gear. Komponen lain ada steering gear, dan steering linkage.  Lalu apasih fungsi dari steering gear ini? Berikut ini kami jelaskan mengenai fungsi dari steering gear beserta dengan macam-macamnya :

Baca : Sistem Kemudi (Steering System) Pada Mobil

Fungsi Steering Gear

Fungsi steering gear pada sistem kemudi adalah untuk mengarahkan roda depan dan sebagai gigi reduksi untuk meningkatkan momen agar kemudi menjadi lebih ringan. Umumnya di Indonesia menggunakan steering gear tipe recirculating ball dan tipe rack and pinion, walaupun sebenarnya type steering gear ini tidak hanya 2 jenis tersebut namun kedua tipe tersebut merupakan yang paling banyak digunakan.

Di atas sudah disinggung bahwa steering gear juga sebagai gigi reduksi yang digunakan untuk meningkatkan momen, sehingga kemudi menjadi lebih ringan. Berat ataupun ringannya ini ditentukan oleh besar kecilnya perbandingan gigi atau gear ratio yang ada pada steering gear. Biasanya perbandingan gigi ini sekitar 18 : 1 sampai dengan 20 : 1. Perbandingan steering gear yang semakin besar ini akan membuat kemudi menjadi lebih ringan, namun semakin besar perbandingannya semakin banyak pula jumlah putarannya untuk sudut belok yang sama.


Macam-macam steering gear pada sistem kemudi


Fungsi dan Macam-macam Steering Gear Pada Sistem Kemudi
Fungsi dan Macam-macam Steering Gear Pada Sistem Kemudi

Ada beberapa bentuk steering gear box, diantaranya :

1. Model Worm Dan Sector Roller
Worm gear berkaitan dengan sector roller di bagian tengahnya. Gesekannya dapat mengubah sentuhan antara gigi dengan gigi menjadi sentuhan menggelinding.

2. Model Worm Dan Sector
Pada model ini worm dan sector berkaitan langsung

3. Model Screw Pin
Pada model ini pin yang berbentuk tirus bergerak sepanjang worm gear

4. Model Screw Dan Nut
Model ini di bagian bawah main shaft terdapat ulir dan sebuah nut terpasang padanya. Pada nut terdapat bagian yang menonjol dan dipasang kan tuas yang terpasang pada rumahnya.

5. Model Recirculating Ball
Pada model ini, peluru-peluru terdapat dalam lubanglubang nut untuk membentuk hubungan yang menggelinding antara nut dan worm gear.Mempunyai sifat tahan aus dan tahan goncangan yang baik

6. Model Rack And Pinion
Gerakan putar pinion diubah langsung oleh rack menjadi gerakan mendatar. Model rack and pinion
mempunyai konstruksi sederhana, sudut belok yang tajam dan ringan, tetapi goncangan yang diterima dari permukaan jalan mudah diteruskan ke roda depan.

Cara Sederhana Merawat Mobil Agar Tetap Prima dan Awet

1:18 PM Add Comment
Cara Sederhana Merawat Mobil Agar Tetap Prima dan Awet - Siapa sih yang tidak ingin mobilnya selalu dalam kondisi prima dan tanpa masalah, saya rasa semua orang pasti menginginkan hal itu. Salah satu cara agar performa maksimal adalah dengan melakukan perawatan secara rutin dan periodik. Jika mobil yang kita miliki kita perhatikan, kita rawat dengan sebaik-baiknya pasti mobil akan lebih awet dan performanya maksimal. Walaupun nanti pasti akan ada saatnya mobil rusak dan perlu diperbaiki. Namun kita bisa membuat mobil kita lebih awet, yaitu dengan melakukan perawatan rutin dan berkala.

Lalu bagaimanakah cara merawat mobil agar tetap prima dan awet? Berikut ini adalah ulasannya : 
Cara Sederhana Merawat Mobil Agar Tetap Prima dan Awet
Cara Sederhana Merawat Mobil Agar Tetap Prima dan Awet


1. Disiplin ganti oli dan filter oli
Oli merupakan pelumas bagian mesin yang bergerak, dan fungsinya sangatlah penting pada sebuah kendaraan. Cara sederhana merawat mobil yang pertama adalah dengan mengganti oli dan filter oli secara periodik dan rutin. Dengan begitu sistem pelumasan akan bekerja maksimal, dan komponen mesin yang bergerak dapat terlumasi dengan baik, sehingga kerusakan dapat diminimalisir dan pastinya akan membuat mesin mobil anda lebih awet.

Ada beberapa kasus yang mana pemilik mobil lupa tidak mengganti olinya, sampai sampai oli mesinnya tinggal sedikit (di tambah bocor), karena jumlahnya tidak mencukupi dan kualitasnya yang tidak baik menyebabkan kerusakan pada beberapa komponen seperti pada bantalan poros enngkol atau \biasa disebut dengan metal (ada metal jalan, metal duduk dan metal bulan).

Baca juga :

2. Cek Kuantitas dan Kualitas Air Radiator
Radiator sangat berperan penting dalam kinerja mesin, radiator merupakan salah satu komponen sistem pendingin yang berguna untuk mendinginkan air pendingin yang mendinginkan mesin. Pertama, cek atau periksa kuantitas (jumlah) air pendingin yang ada pada reservoir tank, pastikan berada di garis full. Kedua cek juga kuantitas dan kualitas air yang berada di radiator dengan membuka tutup radiator. Apabila jumlahnya kurang atau tidak sesuai, silahkan ditambahkan dengan air. Kemudian apabila dalam beberapa hari kemudian air masih saja habis berarti terdapat kebocoran pada sistem pendingin anda. Perbaiki segera karena keterlambatan penanganan dapat berakibat falat, salah satu dampaknya bisa membuat mesin over heating atau mesin mengalami panas yang berlebihan.


3. Bersihkan atau ganti filter udara dan saringan bahan bakar
Filter udara dan juga fuel filter adalah komponen yang sangat vital, keduanya memiliki fungsi untuk menyaring agar tidak ada kotoran yang masuk ke ruang bakar. Filter udara menyaring udara yang masuk, sementara fuel filter atau saringan bahan bakar menyaring bahan bakar dari tangki.

Filter udara dan fuel filter yang kotor bisa berakibat mesin tidak bertenaga, susah dihidupkan dan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Untuk itu bersihkan secara rutin, bila sudah terlalu kotor lebih baik diganti dengan yang baru.

4. Gunakan bahan bakar yang sesuai
Bila mobil anda sudah menggunakan fuel injection, maka lebih baik menggunakan bahan bakar jenis pertamax. Selain lebih bersih tidak mengandung timbal, juga hasil pembakarannya lebih bagus dan tidak meninggalkan kerak pada ruang bakar.

5. Servis rutin/berkala
Nah, bila anda males melakukan kelima hal tersebut secara mandiri. Anda tinggal menservis mobil anda di bengkel langganan anda. Servis rutinnya bisa berupa tune up mobil rutin atau pun hanya sekedar ganti oli. Yang pasti, servis kan mobil anda secara berkala.